Senin
03 Agustus 2026 | 4 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ribuan Santri Ponpes di Malang Deklarasikan Dukungan untuk Paslon SaLaf

pdip-jatim-241113-santri-dukung-salaf

MALANG – Ribuan santri alumni pondok pesantren (ponpes) Salaf mendeklarasikan dukungan kepada pasangan calon yang diusung PDI Perjuangan dan PKB di Pilbup Malang 2024, Sanusi dan Lathifah Shohib di Turen, Malang, Senin (11/11/2024).

Diketahui, Ponpes Salaf merupakan pesantren yang menerapkan pendidikan agama yang berbasis metodologi pendidikan tradisional yang tersebar di daerah Jawa Timur. Seperti Ponpes Ganjaran, Annur Bululawang, Pondok Gading, Lirboyo, Sidogiri dan Ploso.

Deklarasi dukungan ini digagas oleh Pengasuh Ponpes Manabiul Huda di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, yakni Kiai Syafaat Muhammad. Mereka menilai paslon nomor urut 1 inu memiliki komitmen keberpihakan pada santri.

“Kami memandang keduanya punya kesamaan visi misi dalam memperjuangkan kemajuan, terutama bagi kalangan santri,” jelas Gus Syafaat sapaan akrabnya.

Gus Syafaat menambahkan jika selama ini kedua sosok paslon ini juga memiliki kedekatan dengan kalangan santri Nahdliyin tanpa harus menunggu momen-momen politik. Sebab itulah, di Pilbup 2024 ini, mereka mempercayakan kepemimpinan Pemkab Malang kepada mereka berdua.

“Abah Sanusi sendiri itu kan santri dari Pondok Raudlatul Ulum Ganjaran Gondanglegi. Mulai MI, MTS hingga Madrasah Aliyah. Lalu, Bu Lathifah juga keturunan Pesantren Jombang dan Lirboyo. Kami kira sudah tidak bisa diragukan lagi soal pandangan kesantriannya,” terangnya.

Mendapat dukungan tersebut, Calon Bupati Malang Sanusi menuturkan apresiasi atas dukungan yang diberikan. Ia berjanji jika terpilih nanti, komitmennya dalam mengembangkan dunia pondok pesantren di Kabupaten Malang akan lebih digenjot lagi.

Nantinya, lanjut dia, dirinya sudah tidak lagi akan berfokus pada pendidikan agama saja, tetapi juga mendukung pemberdayaan ekonomi berbasis pesantren, penguatan karakter santri hingga kesejahteraan tenaga pendidiknya.

“Saya yakin jika santri memiliki peran besar dalam pembangunan. Mereka berperan besar dalam pembentukan karakter generasi yang tidak hanya berakhlak, tapi juga berdaya saing global,” terangnya.

“Tentu saja, perhatian kami kepada para santri ini akan kami lebih masifkan lagi, baik dari segi regulasi maupun dukungan anggaran. Seperti saat ini yang sudah saya lakukan dengan meningkatkan insentif guru ngaji,” tegasnya. (ull)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Yordan Batara Goa Dorong Guru Tanamkan Moderasi Beragama dalam Pembelajaran

Ketua Bapemperda DPRD Jatim Yordan Batara Goa mendorong guru mengintegrasikan moderasi beragama dalam pembelajaran ...
SEMENTARA ITU...

Pemkab Blitar Usulkan Barongan Kucingan Blitaran Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

Pemkab Blitar mengusulkan Barongan Kucingan Blitaran menjadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia sebagai upaya ...
KRONIK

Bupati Fauzi Buka Rangkaian Lomba HUT Kemerdekaan, “Sekali Merdeka, Tetap Merdeka”

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menggelar apel gabungan di halaman Kantor Pemkab setempat, pada ...
KRONIK

Deni Wicaksono Sebut Putusan MK Soal MBG Selaras Aspirasi PDI Perjuangan

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Deni Wicaksono, memberikan dukungan penuh terhadap putusan Mahkamah ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Bangkalan Distribusikan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

BANGKALAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bangkalan mendistribusikan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah yang ...
KRONIK

HUT ke-11 Asosiasi BPD, Erma Harap Semakin Solid dan Inspiratif

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, mengucapkan selamat HUT ke-11 ...