Sabtu
11 Juli 2026 | 12 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dukung RiLis Dua Periode, Ratusan Pedagang Pasar Induk Sumbangkan Hasil Dagangan

PDIP-Jatim-Sugiri-Sancoko-24102024

PONOROGO – Bak air mengalir, dukungan dari berbagai elemen masyarakat terus berdatangan untuk pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko-Lisdyarita (RiLis).

Kali ini, dukungan datang dari para pedagang yang berada di pasar grosir/induk (eks RSUD Ponorogo) untuk pasangan petahana itu dalam melanjutkan dua periode kepemimpinan Kota Reog.

Menariknya, mereka membawa hasil dagangannya berupa sayuran hingga buah untuk disumbangkan ke Posko Perdjoeangan Kemenangan Rakyat di Jalan HOS Cokroaminoto, Kabupaten Ponorogo.

Ketua Pasar Induk Ponorogo, Imam Syaifudin, mengungkapkan, dengan kepemimpinan RiLis, pedagang pasar grosir dan obrok merasa sangat diperhatikan dalam berbagi hal. Di antaranya lokasi berjualan yang kondusif, aman serta nyaman.

“Para pedagang pasar grosir dan obrok serentak satu suara mendukung paslon Kang Giri-Lisdyarita dua periode,” ujarnya.

Sementara itu, Sugiri Sancoko mengatakan, dengan adanya dukungan dari pedagang pasar induk, tentunya menambah semangat untuk kembali melanjutkan amanah rakyat.

“Ya, sudah sewajarnya, sahabat mendukung sahabat. Kita ingin pasar induk ini menjadi pusat (pasar) grosir besar di Ponorogo,” ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan itu menambahkan, pasar induk masih tahap uji coba dalam 2 tahun terakhir ini. Maka hal ini sudah menjadi program RiLis agar pasar induk segera ditetapkan sebagai pusat (pasar) grosir besar, karena perdagangannya juga mencakup daerah lain antara lain dari Madiun, Ngawi, Purwantoro, Wonogiri bahkan Solo.

“Sehingga dengan demikian, tiga pasar di Ponorogo, baik Pasar eks stasiun, Pasar Legi dan Pasar Induk semakin ‘hidup’ sebagai sumbu dan peputaran perekonomian,” ungkapnya.

Jika mendapat amanah kembali, tambah Sugiri, apa yang menjadi aspirasi masyarakat akan dipenuhi. Termasuk, nantinya revitalisasi pasar induk.

“Ya, kurang lebih anggaran revitalisasi Rp2-3 miliar, untuk mempercantik pasar induk, baik pagar maupun fasilitas umum,” tuturnya.

“Seperti inginnya pedagang, pasar induk dapat legalitas sebagai (pasar) pusat grosir, nanti juga dilakukan penataan ulang tempat pedagang. Tempatnya luas, para pedagang jangan khawatir tak kebagian tempat friends (kawan),” tandasnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Minta Pengaturan Fasilitasi Reses Diperjelas

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim meminta pengaturan fasilitasi reses dalam Raperda dirumuskan lebih jelas agar ...
KOLOM

Politik yang Tumbuh dari Tradisi Belajar

DI tengah politik yang semakin cepat bergerak, ukuran keberhasilan seorang politisi kerap disederhanakan pada ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Bantu 7.380 Siswa Keluarga Prasejahtera, Eri: Jangan Ada Anak Putus Sekolah karena Biaya

Pemkot Surabaya menyalurkan bantuan pendidikan kepada 7.380 siswa dari keluarga desil 1 hingga 5 untuk memastikan ...
EKSEKUTIF

Pemkab Lumajang dan FKUB Perkuat Kolaborasi, Rawat Kerukunan demi Stabilitas Daerah

LUMAJANG – Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, terus memperkuat kolaborasi bersama Forum Kerukunan Umat ...
KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Kota Blitar Rutin Gelar Dapur Umum Gotong Royong Setiap Tanggal 10

DPC PDI Perjuangan Kota Blitar rutin menggelar Dapur Umum Gotong Royong setiap tanggal 10 sebagai aksi sosial untuk ...
LEGISLATIF

Eko Herdiyanto Kawal Pembaruan Data Bansos di Kota Malang agar Tepat Sasaran

Ketua Komisi D DPRD Kota Malang Eko Herdiyanto akan mengawal pembaruan data bansos dan mendorong verifikasi ...