Senin
12 Oktober 2026 | 6 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Eri Cahyadi Ajak Aisyiyah Surabaya Bersinergi Atasi Masalah Perempuan

pdip-jatim-240915-ec-aisyiyah-sby

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi menghadiri peresmian Pusat Layanan Terpadu Perlindungan dan Pemberdayaan Masyarakat (PLTP2M) di Graha Sakinah PAY Jalan Baratajaya XVIII Nomor 97 Surabaya, Sabtu (14/9/2024).

Eri mengatakan, layanan terpadu yang dibuka Aisyiyah Kota Surabaya itu, akan membantu pemerintah kota (Pemkot) untuk menyelesaikan permasalahan terkait perlindungan dan pemberdayaan perempuan.

“Layanan Terpadu Perlindungan dan Pemberdayaan Masyarakat yang diresmikan Aisyiyah Kota Surabaya, bisa bersinergi dengan Pemkot Surabaya. Karena untuk pemberdayaan dan perlindungan masyarakat, kita tidak bisa bergerak sendiri,” terang Eri Cahyadi usai acara peresmian.

Dia meyakini PLTP2M ini bisa mempercepat menyelesaian permasalahan dalam masyarakat. Sebab, akan semakin banyak titik-titik bagi warga yang ingin menyampaikan permasalahan.

“Ini adalah bagian menyelesaikan masalah yang ada di Kota Surabaya. Saya yakin dengan layanan ini, permasalahan dalam masyarakat akan bisa teratasi,” ujarnya.

Dengan adanya layanan ini, dia berharap semakin banyak masyarakat yang terbantu. Dirinya juga mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan layanan tersebut.

“Saya berharap keluarga yang ada di Surabaya semakin sakinah, mawaddah dan warahmah. Sehingga akan lebih banyak kegiatan positif yang muncul ketimbang negatifnya,” harap dia.

Ditemui di tempat yang sama, Wakil Ketua II Bidang (MHH, MEK, LLHPB) PDA Surabaya Joane Hendrawati SH MBA mengatakan, layanan PLTP2M merupakan salah satu layanan terpadu dari tiga layanan majelis Aisyiyah Kota Surabaya.

Adapun tujuan dari layanan ini, adalah kepedulian terhadap masalah yang dihadapi oleh kaum perempuan.

“Adanya program pelayanan terpadu, kita benar-benar fokus untuk pelayanan masyarakat tidak hanya terbatas di Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah saja, tetapi juga untuk masyarakat umum,” ungkapnya.

Pihaknya menargetkan, kedepannya kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) maupun bullying benar-benar dapat ditekan secara signifikan. Sehingga program yang telah direncanakan untuk perlindungan, pemberdayaan perempuan dan anak bisa tercapai.

“Kita bekerja sama dengan seluruh stakeholder terutama Dinas Sosial Kota Surabaya, serta menggelar sosialisasi secara berkala terhadap panti-panti asuhan yang ada di Surabaya khususnya perempuan dan anak,” pungkasnya. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Dewanti Rumpoko: Keselamatan Penumpang Penyeberangan Harga Mati, Bukan Kompromi Bisnis

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur Dewanti Rumpoko menegaskan keselamatan jiwa pengguna jasa transportasi ...
LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Beber Jalur Koreksi Desil Bansos, Warga Kediri Bisa Ajukan Pemutakhiran Data

KEDIRI – Anggota Komisi B DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mengingatkan warga agar memeriksa data kesejahteraan yang ...
KRONIK

RSUD Blambangan Raih Tiga Penghargaan NHR, Bupati Ipuk: Tolok Ukur Berbenah Tingkatkan Layanan

BANYUWANGI – RSUD Blambangan Banyuwangi meraih tiga penghargaan dalam ajang National Hospital Ranking (NHR) yang ...
KRONIK

Bupati Fauzi Upayakan Pemulangan 9 Nelayan Sumenep yang Ditahan di Australia

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk mengupayakan pemulangan sembilan ...
HEADLINE

HUT ke-81 Jatim, Deni: Pembangunan Berhasil Jika Rakyat Ikut Maju dan Merasakan Manfaatnya

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono menegaskan keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari ...
KRONIK

Ratusan Kendaraan Dinas “Raib”, Andi PDIP Sebut Pemda Berpotensi Tanggung Kewajiban Pajak

BONDOWOSO – Sebanyak 409 kendaraan dinas milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab0) Bondowoso tidak diketahui ...