Sabtu
22 Agustus 2026 | 2 : 30

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Eri Cahyadi Ajak Aisyiyah Surabaya Bersinergi Atasi Masalah Perempuan

pdip-jatim-240915-ec-aisyiyah-sby

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi menghadiri peresmian Pusat Layanan Terpadu Perlindungan dan Pemberdayaan Masyarakat (PLTP2M) di Graha Sakinah PAY Jalan Baratajaya XVIII Nomor 97 Surabaya, Sabtu (14/9/2024).

Eri mengatakan, layanan terpadu yang dibuka Aisyiyah Kota Surabaya itu, akan membantu pemerintah kota (Pemkot) untuk menyelesaikan permasalahan terkait perlindungan dan pemberdayaan perempuan.

“Layanan Terpadu Perlindungan dan Pemberdayaan Masyarakat yang diresmikan Aisyiyah Kota Surabaya, bisa bersinergi dengan Pemkot Surabaya. Karena untuk pemberdayaan dan perlindungan masyarakat, kita tidak bisa bergerak sendiri,” terang Eri Cahyadi usai acara peresmian.

Dia meyakini PLTP2M ini bisa mempercepat menyelesaian permasalahan dalam masyarakat. Sebab, akan semakin banyak titik-titik bagi warga yang ingin menyampaikan permasalahan.

“Ini adalah bagian menyelesaikan masalah yang ada di Kota Surabaya. Saya yakin dengan layanan ini, permasalahan dalam masyarakat akan bisa teratasi,” ujarnya.

Dengan adanya layanan ini, dia berharap semakin banyak masyarakat yang terbantu. Dirinya juga mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan layanan tersebut.

“Saya berharap keluarga yang ada di Surabaya semakin sakinah, mawaddah dan warahmah. Sehingga akan lebih banyak kegiatan positif yang muncul ketimbang negatifnya,” harap dia.

Ditemui di tempat yang sama, Wakil Ketua II Bidang (MHH, MEK, LLHPB) PDA Surabaya Joane Hendrawati SH MBA mengatakan, layanan PLTP2M merupakan salah satu layanan terpadu dari tiga layanan majelis Aisyiyah Kota Surabaya.

Adapun tujuan dari layanan ini, adalah kepedulian terhadap masalah yang dihadapi oleh kaum perempuan.

“Adanya program pelayanan terpadu, kita benar-benar fokus untuk pelayanan masyarakat tidak hanya terbatas di Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah saja, tetapi juga untuk masyarakat umum,” ungkapnya.

Pihaknya menargetkan, kedepannya kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) maupun bullying benar-benar dapat ditekan secara signifikan. Sehingga program yang telah direncanakan untuk perlindungan, pemberdayaan perempuan dan anak bisa tercapai.

“Kita bekerja sama dengan seluruh stakeholder terutama Dinas Sosial Kota Surabaya, serta menggelar sosialisasi secara berkala terhadap panti-panti asuhan yang ada di Surabaya khususnya perempuan dan anak,” pungkasnya. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan Desak Pemerintah Segera Intervensi Karhutla Kalimantan yang Makin Parah

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak Pemerintah segera melakukan intervensi untuk mengatasi kebakaran ...
KRONIK

Kecam Kasus Asusila di Pamekasan, Hj. Ansari PDIP Desak Korban Dikawal hingga Pulih

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, mengecam keras kasus dugaan kekerasan seksual ...
KRONIK

Mbah No, Pemulung 73 Tahun yang Berdiri Tegak di Tengah Rongsokan Saat Merah Putih Diturunkan

BANYUWANGI – Karung berisi rongsokan masih berada di samping tubuhnya. Pakaian yang dikenakannya juga jauh dari ...
MILANGKORI

Meteri Bumi di Kedungdowo, Ketika Trenggalek Menyapa Alam Menjelang Usia 832 Tahun

TRENGGALEK – Pagi di sumber air Kedungdowo, Dusun Bendogolor, Desa Wonocoyo, Kecamatan Panggul, Trenggalek, Jumat ...
HEADLINE

PDI Perjuangan Jatim Pastikan Penutupan Soekarno Cup 2026 di GBT Tetap Meriah

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur memastikan penutupan Soekarno Cup 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), ...
OLAHRAGA

Manajer Banteng Jatim Minta VAR Dioptimalkan, Evaluasi Tanpa Persoalkan Hasil

SURABAYA – Manajer Banteng Jatim FC Didik Prasetiyono meminta penggunaan Video Assistant Referee (VAR) di Soekarno ...