Senin
01 Juni 2026 | 5 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tingkatkan Kesejahteraan Kader Posyandu, Bupati Sugiri Bakal Naikkan Honor

PDIP-Jatim-Bupati-Sugiri-10092024.
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, saat menghadiri Jambore Kader Posyandu dan Kick Off Integrasi Layanan Primer di Gedung Sasana Praja Ponorogo, Senin (9/9/2024).

PONOROGO – Menjadi kader posyandu merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat. Untuk itu, Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, akan menaikkan honorarium ribuan kader posyandu yang ada di Kabupaten Ponorogo pada tahun depan.

Hal tersebut disampaikan Sugiri saat menghadiri Jambore Kader Posyandu dan Kick Off Integrasi Layanan Primer di Gedung Sasana Praja Ponorogo, Senin (9/9/2024).

“Problemnya sekarang honor kader posyandu sedang kita perbaiki. Pemerintah biar hadir honornya biar ditambahkan,” terangnya.

Ia menyebut, honor mereka selama ini berasal dari Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) puskesmas dan Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) dengan jumlah yang terbilang kecil. Untuk itu, pihaknya akan menaikkan honor kader posyandu di kelurahan dan desa pada tahun depan.

“Kader posyandu ini bukan pekerjaan tetap. Mereka juga bekerja di tempatnya masing-masing. Ada guru, PKK, apa saja. Sifatnya hanya honor tambahan mengabdi untuk Ponorogo yang lebih baik, kesehatan, dan generasi yang lebih baik,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.

Saat ditanya jumlah honor yang akan ditambah, hal tersebut akan dirumuskan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). “Akan dirumuskan pak sekda,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Ponorogo, Diah Ayu Puspitaningarti, menyampaikan bahwa ada 6.970 kader yang tersebar di 1.134 posyandu se-Ponorogo.

Honor yang diterima tiap kader pun berbeda, bergantung pada kebijakan kelurahan/desa masing-masing.

“Mudah-mudahan ke depan gapnya nggak terlalu jauh. Dari desa biasanya 50 ribu sampai 100 ribu per orang,” jelasnya.

Di kesempatan yang sama, salah satu kader posyandu di Desa Karangan, Kecamatan Badegan, Anita Susanti, mengaku bersyukur akan mendapatkan kenaikan honorarium.

Selama ini, ia mendapatkan honor Rp100 ribu per tahun dari puskesmas dan Rp50 ribu per bulan dari desa.

“Alhamdulillah, terima kasih semoga terealisasikan. Kami berharap honornya ditambah karena kerja kami juga ekstra,” terangnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Harlah Pancasila Jadi Momentum Konsolidasi, DPC PDIP Kota Blitar Perkuat Barisan Kader

BLITAR – DPC PDI Perjuangan Kota Blitar menggelar upacara bendera memperingati Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2026, ...
UMKM

Ketika UMKM Kue Jadul dan Komunitas Gowes Bertemu di Ecopark Randuagung

GRESIK – Pemerintah Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, meluncurkan Pasar Ahad Jajanan Jadul di Ecopark Desa ...
KABAR CABANG

Upacara Harlah Pancasila, Kader Banteng Kota Madiun Diingatkan Tidak Melupakan Sejarah

MADIUN – DPC PDI Perjuangan Kota Madiun menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, ...
KABAR CABANG

Harlah Pancasila, DPC Sidoarjo Gelar Upacara Bendera dan Beri Penghargaan kepada Penanam Bibit Sukun

SIDOARJO – Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Sidoarjo menggelar upacara bendera di kantor sekretariat, Jl Jati ...
HEADLINE

Upacara Hari Lahir Pancasila, PDI Perjuangan Jatim Ingatkan Pesan Persatuan Bung Karno

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak kader menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam ...
EKSEKUTIF

HUT Surabaya ke-733, Armuji Paparkan Capaian dan Tantangan Pembangunan Kota

SURABAYA – Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Surabaya Armuji mengakui pembangunan Kota Surabaya belum sepenuhnya ...