Minggu
19 Juli 2026 | 12 : 48

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tingkatkan Kesejahteraan Kader Posyandu, Bupati Sugiri Bakal Naikkan Honor

PDIP-Jatim-Bupati-Sugiri-10092024.
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, saat menghadiri Jambore Kader Posyandu dan Kick Off Integrasi Layanan Primer di Gedung Sasana Praja Ponorogo, Senin (9/9/2024).

PONOROGO – Menjadi kader posyandu merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat. Untuk itu, Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, akan menaikkan honorarium ribuan kader posyandu yang ada di Kabupaten Ponorogo pada tahun depan.

Hal tersebut disampaikan Sugiri saat menghadiri Jambore Kader Posyandu dan Kick Off Integrasi Layanan Primer di Gedung Sasana Praja Ponorogo, Senin (9/9/2024).

“Problemnya sekarang honor kader posyandu sedang kita perbaiki. Pemerintah biar hadir honornya biar ditambahkan,” terangnya.

Ia menyebut, honor mereka selama ini berasal dari Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) puskesmas dan Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) dengan jumlah yang terbilang kecil. Untuk itu, pihaknya akan menaikkan honor kader posyandu di kelurahan dan desa pada tahun depan.

“Kader posyandu ini bukan pekerjaan tetap. Mereka juga bekerja di tempatnya masing-masing. Ada guru, PKK, apa saja. Sifatnya hanya honor tambahan mengabdi untuk Ponorogo yang lebih baik, kesehatan, dan generasi yang lebih baik,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.

Saat ditanya jumlah honor yang akan ditambah, hal tersebut akan dirumuskan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). “Akan dirumuskan pak sekda,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Ponorogo, Diah Ayu Puspitaningarti, menyampaikan bahwa ada 6.970 kader yang tersebar di 1.134 posyandu se-Ponorogo.

Honor yang diterima tiap kader pun berbeda, bergantung pada kebijakan kelurahan/desa masing-masing.

“Mudah-mudahan ke depan gapnya nggak terlalu jauh. Dari desa biasanya 50 ribu sampai 100 ribu per orang,” jelasnya.

Di kesempatan yang sama, salah satu kader posyandu di Desa Karangan, Kecamatan Badegan, Anita Susanti, mengaku bersyukur akan mendapatkan kenaikan honorarium.

Selama ini, ia mendapatkan honor Rp100 ribu per tahun dari puskesmas dan Rp50 ribu per bulan dari desa.

“Alhamdulillah, terima kasih semoga terealisasikan. Kami berharap honornya ditambah karena kerja kami juga ekstra,” terangnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Banyuwangi Ethno Carnival, Kekuatan Budaya Lokal yang Mendunia

BANYUWANGI – Pagelaran parade kostum Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) sukses menyihir ribuan pasang mata penonton, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Minta Inspektorat Perkuat Pengawasan, Dorong Pencegahan Penyimpangan Tata Kelola

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan bahwa inpspektorat memiliki peran strategis sebagai ...
KRONIK

Ketua DPRD Sumenep Minta Aspirasi Reses Menjadi Pijakan Utama dalam Penyusunan Kebijakan

SUMENEP – Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin, meminta semua aspirasi masyarakat harus jadi pijakan utama dalam ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Latih Ratusan Petani Cara Bikin Pupuk Organik

BOJONEGORO — Upaya memperkuat ketahanan pangan berkelanjutan terus digalakkan di tingkat daerah. Guna menekan ...
BERITA TERKINI

DPC Ngawi Gelar Rakor Bersama KSB PAC, Matangkan Persiapan Musran

NGAWI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama jajaran Ketua, Sekretaris, ...
KABAR CABANG

Kawal Penjaringan Ketua Ranting dan Anak Ranting, PDI Perjuangan Trenggalek Kerahkan Anggota DPRD

PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek mengerahkan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD untuk mengawal penjaringan ketua ...