Jumat
17 April 2026 | 1 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tingkatkan Kesejahteraan Kader Posyandu, Bupati Sugiri Bakal Naikkan Honor

PDIP-Jatim-Bupati-Sugiri-10092024.
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, saat menghadiri Jambore Kader Posyandu dan Kick Off Integrasi Layanan Primer di Gedung Sasana Praja Ponorogo, Senin (9/9/2024).

PONOROGO – Menjadi kader posyandu merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat. Untuk itu, Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, akan menaikkan honorarium ribuan kader posyandu yang ada di Kabupaten Ponorogo pada tahun depan.

Hal tersebut disampaikan Sugiri saat menghadiri Jambore Kader Posyandu dan Kick Off Integrasi Layanan Primer di Gedung Sasana Praja Ponorogo, Senin (9/9/2024).

“Problemnya sekarang honor kader posyandu sedang kita perbaiki. Pemerintah biar hadir honornya biar ditambahkan,” terangnya.

Ia menyebut, honor mereka selama ini berasal dari Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) puskesmas dan Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) dengan jumlah yang terbilang kecil. Untuk itu, pihaknya akan menaikkan honor kader posyandu di kelurahan dan desa pada tahun depan.

“Kader posyandu ini bukan pekerjaan tetap. Mereka juga bekerja di tempatnya masing-masing. Ada guru, PKK, apa saja. Sifatnya hanya honor tambahan mengabdi untuk Ponorogo yang lebih baik, kesehatan, dan generasi yang lebih baik,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.

Saat ditanya jumlah honor yang akan ditambah, hal tersebut akan dirumuskan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). “Akan dirumuskan pak sekda,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Ponorogo, Diah Ayu Puspitaningarti, menyampaikan bahwa ada 6.970 kader yang tersebar di 1.134 posyandu se-Ponorogo.

Honor yang diterima tiap kader pun berbeda, bergantung pada kebijakan kelurahan/desa masing-masing.

“Mudah-mudahan ke depan gapnya nggak terlalu jauh. Dari desa biasanya 50 ribu sampai 100 ribu per orang,” jelasnya.

Di kesempatan yang sama, salah satu kader posyandu di Desa Karangan, Kecamatan Badegan, Anita Susanti, mengaku bersyukur akan mendapatkan kenaikan honorarium.

Selama ini, ia mendapatkan honor Rp100 ribu per tahun dari puskesmas dan Rp50 ribu per bulan dari desa.

“Alhamdulillah, terima kasih semoga terealisasikan. Kami berharap honornya ditambah karena kerja kami juga ekstra,” terangnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

BERITA TERKINI

Said Abdullah: Pers Harus Jadi Pilar Keempat Demokrasi dan Kontrol Kekuasaan

Saat menerima penghargaan PWI Jatim di HPN 2026, Said Abdullah menegaskan pers harus menjadi pilar keempat ...
HEADLINE

PWI Jatim Anugerahi Said Abdullah, Dinilai Sukses Kelola Kebijakan Fiskal

MH Said Abdullah menerima penghargaan dari PWI Jawa Timur pada puncak Hari Pers Nasional 2026 di Surabaya, atas ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta OPD Surabaya Publikasikan Output dan Outcome Program ke Publik

Eri Cahyadi meminta OPD Surabaya mempublikasikan output dan outcome program untuk meningkatkan transparansi dan ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Terima Penghargaan KWP Awards 2026, Tekankan Peran Media Kawal Kinerja DPR

Puan Maharani menerima penghargaan KWP Awards 2026 dan menegaskan peran penting media dalam mengawal serta ...
LEGISLATIF

Sawah di Pakusari Terdampak Limbah, DPRD Minta Pemkab Jember Pahami UU Pengelolaan Sampah

Pemkab Jember diminta memahami UU Pengelolaan Sampah setelah limbah mencemari irigasi dan mengancam 10 hektare ...
LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...