Jumat
30 Oktober 2026 | 7 : 40

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Ipuk Perkuat Bisnis Rintisan Anak Muda dengan Jagoan Banyuwangi

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-12092024
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, berdiskusi dengan paserta Program Jagoan Banyuwangi, Rabu (11/9/2024).

BANYUWANGI – Jagoan Banyuwangi, program inkubasi wirausaha anak-anak muda terus dihelat Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani. Program itu mengajak anak-anak muda Banyuwangi yang tengah merintis usaha untuk meningkatkan kualitasnya.

Program Jagoan Banyuwangi terdiri atas Jagoan Tani -inkubasi untuk subsektor pertanian; Jagoan Digital (sub sektor TIK) dan Jagoan Bisnis untuk sub sektor lainnya.

Dalam program tersebut, bisnis yang tengah dirintis para peserta Jagoan Banyuwangi, dimatangkan dan dikurasi oleh sejumlah pakar sebagai mentor-mentor untuk bisa naik kelas.

“Setiap tahun kami gelar, dan terus kami perbaiki konsep-konsep inkubasi yang bermanfaat bagi usahawan muda ini,” ujar Bupati Ipuk, Rabu (11/9/2024).

“Seperti tahun ini, kami libatkan mereka yang tengah merintis usaha, bukan lagi yang masih ide bisnis. Kita berikan mentoring, lalu usaha mereka dikurasi dan dipantau terus oleh mentor agar bisa berkembang bisnisnya,” lanjut politisi PDI Perjuangan itu.

Salah satu usaha yang kemarin ditampilkan peserta adalah Cantika Leather yang memproduksi tas dan dompet berbahan dasar kulit asli. Produk kriya buatan UMKM itu memiliki kekhasan dengan tampilan yang kental filosofi budaya Indonesia.

Keunikan karyanya tersebut membawa Dinar Laila, sang perintis usaha Cantika Leather, menjadi salah satu peserta terbaik dalam inkubasi Jagoan Bisnis.

“Banyak hal baru yang saya dapatkan selama mengikuti kegiatan ini. Selain ilmu, saya juga mengenal banyak teman baru yang memiliki passion sama. Ini menjadi kesempatan bagi saya untuk memperluas jejaring,” ujar Dinar.

Feri Anwar, peserta Jagoan Tani, juga mengungkap hal serupa. Dia mengaku mendapatkan banyak wawasan untuk pengembangan usahanya.

“Mentornya benar-benar membantu. Apa kekurangan di bisnis kami diberikan saran dan solusi. Ini sangat mendukung kemajuan usaha kami,” ujar Feri.

Feri sendiri memiliki usaha di bidang pengolahan dan pemasaran produk perikanan. Seperti rambak dari kulit ikan salmon (salmon fish skin), sambal cumi, keripik cumi pedas, dan rambak kulit cumi.

Ada juga produk camilan seperti keciput mini, cipiran manis, dan sale pisang. Produknya, kini sudah dipasarkan hampir di seluruh pusat oleh-oleh di wilayah Banyuwangi.

Program mencetak wirausahawan ini menyediakan hadiah uang untuk modal mengembangkan usaha senilai total Rp75 juta.

Selain hadiah uang, pemenang difasilitasi internship untuk pematangan program. Setelah itu dapat sertifikat BSSN yang bisa menambah portofolio yang bisa dimanfaatkan untuk menjadi trainer atau saat memasuki ke dunia kerja.

Berikut para pemenang Jagoan Banyuwangi 2024. Pemenang program Jagoan Bisnis: Nabila Cake Cookies and Bakery, Cantika Leather, Yubilant Beauty and Spa, Letak Furniture, dan It’s Madeena.

Sementara pemenang Jagoan Digital: Fery Yundara Putera, Roy Hairul Anam, Adi Keminggris, Adi Nugroho, serta David Mahbubi, dan pemenang Jagoan Tani: Chika Chocomold, Anggi Jamur, Pawonkoe, Oreng Oseng, dan Bolo Kopi (ftr/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Museum Penataran Expo 2026 Angkat Warisan Budaya Takbenda, Pemkab Blitar Luncurkan Reservasi Online

BLITAR – Museum Penataran Expo 2026 menjadi upaya Pemerintah Kabupaten Blitar mengenalkan kekayaan warisan budaya ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Larang Pungutan Perpisahan Siswa SD-SMP Negeri Surabaya, Dispendik Tegur Kasek

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melarang sekolah negeri membebani orang tua murid dengan pungutan ...
KRONIK

Wabup Ngawi Pastikan Bantu Perbaikan Rumah Rusak Terdampak Angin Kencang

NGAWI – Hujan disertai angin kencang menerjang Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Kamis (29/10/2026) petang. Cuaca ...
KRONIK

Peternak Ayam Terpuruk, Sonny Desak Pemerintah Kendalikan Harga Telur dan Pakan

BANYUWANGI – Kondisi peternak ayam petelur yang terus merugi akibat rendahnya harga telur dan tingginya biaya pakan ...
KRONIK

Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi Wajibkan ASN Kenakan Baju Adat Keraton Selama Tiga Hari

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengajak berbagai elemen masyarakat ikut melestarikan budaya lokal ...
SEMENTARA ITU...

Lepas 10 Atlet Sambo Bojonegoro ke Kejurprov Jatim 2026, Pembina Incar Tiket Porprov dan PON

BOJONEGORO – Sebanyak 10 atlet olahraga beladiri Sambo asal Kabupaten Bojonegoro resmi diberangkatkan untuk berlaga ...