Selasa
11 Agustus 2026 | 12 : 07

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jalur Kepartaian Lahirkan Banyak Pemimpin Berkualitas

pdip-jatim---hasto-resmikan-kantor-dpc-sumenep

pdip-jatim---hasto-resmikan-kantor-dpc-sumenepJAKARTA — Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyatakan, jalur kepartaian yang selama ini ditempuh PDIP sudah melahirkan banyak pemimpin berkualitas. Salah satunya adalah Presiden Joko Widodo.

Sebelum menjadi kepala negara, Jokowi dua periode menjadi Wali Kota Solo dan satu kali menjadi Gubernur DKI Jakarta dengan diusung PDIP. Kemudian, di tingkat daerah, dari 10 kepala daerah yang tingkat keterpilihannya di atas 80 persen, sembilan di antaranya adalah yang diusung PDI Perjuangan.

Daerah-daerah itu adalah Kabupaten Ngawi, Kota Blitar, Kabupaten Kediri, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Banyuwangi, Bandar Lampung, Kota Surabaya, Sukoharjo, dan Kota Denpasar.

Hal tersebut disampaikan Hasto saat memberikan pidato pengarahan dalam acara Pendidikan Kader Pratama DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta di Wisma Sejahtera III, Sleman, Yogyakarta, Jumat (1/4/2016).

“Dari mereka itulah kita patut belajar bahwa kita prinsipnya membangun bangsa ini dengan kolektif kegotongroyongan, bukan dari individu per individu,” kata Hasto dalam keterangan tertulisnya.

Hasto mengatakan, pendidikan kader yang terus dilakukan partainya adalah untuk menanamkan semangat kolektivitas sebagai partai ideologis.

Dengan pemahaman dan semangat kolektif itulah, ketika mereka ditugaskan partai untuk duduk di eksekutif maupun di legislatif, mereka bisa punya kesadaran bahwa untuk membangun bangsa ini haruslah dengan gotong royong dan kolektivitas.

“Tidak bisa membangun suatu pemerintahan, baik itu di daerah atau di pusat jika dilakukan dengan perseorangan,” ucap Hasto.

Sebagai partai ideologis, lanjutnya, sudah tentu dalam menghadapi setiap hajatan demokrasi PDI Perjuangan menggunakan jalan kepartaian.

Dia menegaskan, hal itu bukan berarti PDI Perjuangan anti-terhadap perseorangan mengingat hal itu memang sudah diatur dalam konstitusi. Terhadap fenomena perseorangan itu, kata dia, PDI Perjuangan menjadikannya sebagai otokritik.

“Tetapi, kami meyakini bahwa jalan kepartaian itulah yang selama ini punya sejarah panjang bisa melahirkan pemimpin dari generasi ke generasi,” ujarnya. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

OLAHRAGA

Kalah 1-4 dari Jabar, Deni Wicaksono Tegaskan Peluang Banteng Jatim Masih Terbuka

SURABAYA – Kekalahan telak 1-4 dari Banteng Jawa Barat membuat langkah Banteng Jatim di Soekarno Cup 2026 langsung ...
OLAHRAGA

Aji Santoso Dorong Soekarno Cup Berkelanjutan, 400 Talenta Muda Dibuka Jalan ke Klub Profesional

SURABAYA – Lapangan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar tempat bagi pemain muda mengejar kemenangan. Di balik ...
KRONIK

Apresiasi Kegiatan Rejotangan Fun Trail Run, Erma Susanti: Pengungkit Wisata Desa

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, mengapresiasi dan mendukung ...
HEADLINE

Soekarno Cup 2026 Bidik Talenta Muda Menuju Timnas dan Level Internasional

Soekarno Cup 2026 menjadi panggung talenta muda dari 16 provinsi yang diproyeksikan menjadi cikal bakal pemain ...
HEADLINE

Soekarno Cup 2026 Dibuka, Komarudin: Dari Kota Kelahiran Bung Karno Kita Nyalakan Semangat Generasi Muda

SURABAYA – Ketua Panitia Nasional Soekarno Cup 2026, Komarudin Watubun, menegaskan pemilihan Surabaya sebagai tuan ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Dorong Kontribusi Kendaraan Listrik Disesuaikan dengan Beban terhadap Jalan

SURABAYA – DPRD Jawa Timur mendorong Pemprov Jatim menyusun kebijakan fiskal kendaraan listrik yang ...