Kamis
17 September 2026 | 5 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkot Didorong Ambil Alih Proyek Underpass Satelit

pdip-jatim-syaifuddin-zuhri-01

pdip-jatim-syaifuddin-zuhri-01SURABAYA – DPRD Surabaya mendesak pemerintah kota mengambil alih pembangunan Underpass Darmo Satelit. Pasalnya, setelah peletakan batu pertama oleh Wali Kota Tri Rismaharani September 2015 lalu, sampai sekarang belum ada kegiatan pembangunan underpass.

Ketua Komisi C DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mengatakan, pihak Real Estate Indonesia (REI) yang digandeng pemkot dalam pelaksananaan proyek, ternyata belum melakukan kegiatan apapun.

Padahal, ungkapnya, sebelumnya REI pernah menyatakan, bahwa proses lelangnya selesai 2015, dan di awal 2016 sudah masuk pelaksanaan. “Dan yang paling mengecewakan kami, ternyata belakangan ada info jika dananya belum terkumpul,” kata legislator yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya itu, kemarin.

Seperti diketahui, proyek underpass di Jalan Mayjen Sungkono itu dibangun untuk mengurai kemacetan di kawasan padat lalu lintas tersebut. Pembangunan underpas yang diperkirakan mencapai 466 meter ini dianggarkan sebesar Rp 80 miliar ditanggung para pengembang di bawah koordinasi DPD REI Jatim.

Menurut Ipuk, sapaan Syaifuddin, jika pengembang tidak mampu, seharusnya disampaikan sejak awal. “Kami akan ambil alih, karena ini menyangkut grand design tata kota,“ tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perancangan dan Pemanfaatan Dinas PU Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Kota Surabaya, Ganjar Siswo Pramono menyatakan, pihaknya berkomitmen membangun underpass sejak tahun lalu. Bahkan, mereka sudah menyiapkan anggaran pembangunan dari APBD.

Namun, karena pihak REI menawari kerja sama, ungkap Ganjar, penganggaran dibatalkan. DPUBMP, sebutnya, pun sudah menyiapkan detail engineering design (DED) proyek underpass Satelit.

Sampai sekarang, tambah dia, pemkot terus menagih komitmen REI, karena tenggat waktu perjanjian kerja sama tinggal tiga bulan.

Jika tidak ada gelagat baik, pada Juni depan pemkot akan memutus kerja sama dengan REI. Kemudian menganggarkan pembangunan underpass melalui PAK, dan mengerjakannya secara multiyear. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Sadarestuwati: Padi MSP 65 Bisa Jadi Salah Satu Solusi Swasembada Pangan

JOMBANG – Padi MSP 65 atau GP 65 Bogor yang dikembangkan di lahan demplot Kabupaten Jombang menunjukkan hasil di ...
HEADLINE

Padi MSP 65 Panen 10 Ton per Hektare di Jombang, Ganjar Minta Uji Coba 3-4 Kali

JOMBANG – Padi GP 65 Bogor atau MSP 65 yang diuji coba di Kabupaten Jombang mencatat hasil panen rata-rata sekitar ...
HEADLINE

Wabup Ngawi Terus Pantau Kebakaran Lereng Utara Lawu, Sekat Bakar Dibuat untuk Melokalisir Api

NGAWI – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lereng utara Gunung Lawu wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, ...
KRONIK

Wakil Ketua DPRD Magetan Datangi Posko Penanganan Kebakaran Lereng Gunung Lawu, Suppport Petugas Pemadam Api

​MAGETAN — Wakil Ketua DPRD Magetan, Suyatno, menyambangi Posko Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) ...
LEGISLATIF

Fery Sudarsono Ikut Pasang Paving Bersama Warga Desa Bener

MADIUN – Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono tak sekadar datang melihat kerja bakti. Ia ikut turun langsung ...
SEMENTARA ITU...

Tantri Bararoh Pimpin PA GMNI Kabupaten Malang, Komitmen Kawal Nasib Kaum Marhaen  

MALANG – Tantri Bararoh resmi memimpin Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional ...