Kamis
23 Juli 2026 | 5 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dubes Zuhairi Misrawi Promosikan Potensi Ekspor dan Wisata Banyuwangi di Tunisia

PDIP-Jatim-Ipuk-dan-Zuhairi-Misrawi-08092024
Duta Besar Indonesia untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi, bersama rombongan dari Tunisia bertemu dengan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Kamis (5/9/2024).

BANYUWANGI – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tunisia mempromosikan berbagai potensi Banyuwangi, di antaranya pariwisata hingga potensi ekonomi wilayah yang ada di ujung timur Pulau Jawa tersebut.

Bahkan, KBRI Tunisia memfasilitasi promosi Banyuwangi dengan mengajak perwakilan pemerintahan Tunisia, kalangan jurnalis dari media ternama di Tunisia, yaitu Al-Shorouk, Al Maghreb, Tunisie Numerique, serta media lainnya berkunjung ke Banyuwangi pada 5-6 Septermber 2024.

“Banyuwangi dipilih karena selain telah berkali-kali tampil di forum internasional, juga karena memiliki potensi besar yang bisa dipromosikan di Tunisia,” ujar Duta Besar Tunisia untuk Indonesia, Zuhairi Misrawi, Jumat (6/9/2024).

Menurut Zuhairi, keindahan bentang alam Banyuwangi, seperti Kawah Ijen, Pulau Merah, Teluk Hijau, G-land dan lainnya, yang telah dikenalkan di Tunisia diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Banyuwangi.

Terlebih, selain potensi wisata, Banyuwangi juga disebutnya memiliki berbagai komoditas ekspor, seperti furnitur, kopi, beras, buah-buahan, dan lainnya yang dapat menjadi komoditas ekspor di Tunisia.

“Banyuwangi juga memiliki banyak komoditas ekspor yang diharapkan bisa menarik kerja sama investasi kedua negara,” jelasnya.

Seperti diketahui, selama di Banyuwangi rombongan dari Tunisia mengunjungi beberapa destinasi wisata, seperti Kawah Ijen, dan melihat beragam atraksi seni kebudayaan, dilanjutkan dengan meninjau langsung penerapan layanan publik di Mal Pelayanan Publik (MPP) Banyuwangi.

Sebelum menjelajahi Banyuwangi, Dubes Zuhairi bersama rombongan bertemu Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, yang menceritakan berbagai potensi pariwisata Banyuwangi.

Termasuk, di antaranya, wisata berbasis budaya yaitu tarian gandrung, barong, seblang, dan kebo-keboan yang merupakan kesenian yang dimiliki Banyuwangi sejak ratusan tahunan lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Ipuk juga menceritakan bagaimana kerukunan antarumat yang terus dirajut di Banyuwangi yang menjadi modal besar bagi Banyuwangi untuk membangun daerah, serta mengurai beberapa komoditas Banyuwangi yang telah rutin ekspor ke berbagai negara.

“Semoga kunjungan ini semakin merekatkan hubungan kedua negara,” harap politisi PDI Perjuangan itu. (ftr/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Perampingan OPD, DPRD Magetan Ingatkan Pemkab untuk Belajar dari Kesalahan Masa Lalu

MAGETAN — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan memberikan sinyal positif terhadap rencana ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Gandeng Dekopinda Rumuskan Program Agar Anak Muda Tertarik Berkoperasi

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menggandeng Dekopinda Kabupaten Kediri untuk merumuskan program yang mampu ...
LEGISLATIF

Ketua DPRD Surabaya: Banpol untuk Perkuat Pendidikan Demokrasi

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri menegaskan bantuan keuangan partai politik (banpol) merupakan ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Dorong Penguatan Perlindungan Anak, Kekerasan Harus Jadi Prioritas Penanganan

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Wara Sundari Renny Pramana mendorong penguatan kebijakan perlindungan ...
UMKM

Bupati Yani Resmikan Sentra IKM Logam Gresik, Jadi Pusat Produksi Bersama dan Magang SMK

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik resmi mengoperasikan Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Logam ...
KRONIK

Tinjau SR, Bupati Lukman Tegaskan Komitmen Pemerintah Hadirkan Pendidikan Berkualitas

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, bersama tim Balai Besar Kementerian Pekerjaan Umum (PU) meninjau lokasi ...