Minggu
18 Oktober 2026 | 1 : 51

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDI Perjuangan akan Berdayakan UMKM dan Pelaku Kesenian dalam Pilkada Kota Malang

pdip-jatim-221216-riandiana

MALANG – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang, I Made Riandiana Kartika mengatakan, pihaknya akan melakukan pemberdayaan UMKM untuk kebutuhan kampanye Pilkada 2024.

Menurutnya, pelaku usaha UMKM juga berhak merayakan pesta demokrasi dalam Pilkada Kota Malang.

Terkait ini, dirinya telah berbicara dengan Hari Cahyono, bakal calon walikota yang diusung PDI Perjuangan untuk berkolaborasi dengan para pelaku usaha kecil di Kota Malang.

Saat ini, PDI Perjuangan sedang menyusun rencana kegiatan kampanye. Made menyatakan prosesnya dalam tahap penyelarasan keinginan pasangan calon (paslon) dan partai.

“Yang jelas ini adalah pesta demokrasi dan kami berharap pesta ini untuk semua termasuk UMKM di Kota Malang. Kami ingin setiap kegiatan atau kampanye kami didesain seperti pesta rakyat,” ujar Made, dikutip dari suryamalang, Minggu (8/9/2024).

Saat mendaftarkan Heri Cahyono dan Ganis Rumpoko ke KPU Kota Malang, ungkap Made, PDI Perjuangan memesan ratusan mangkok bakso. Hal seperti itu menurutnya akan dilakukan kembali saat kampanye.

“Terus pembuatan kaos atribut dan lain-lain. Saya sudah sampaikan ke HC dan Ganis agar jangan tergantung pada perusahaan besar saja. Semua rata. Itu bagian dari upaya kami merangkul. Pemasangan juga diserahkan kepada masyarakat jadi tidak tergantung pada satu atau dua orang saja,” paparnya.

“Intinya sepakat Kami ingin menggerakkan perekonomian di kota Malang muaranya semua kan peningkatan PAD dan kesejahteraan masyarakat sehingga masyarakat bisa merasakan efek dari Pilkada 2024 Kota Malang, termasuk pelaku kesenian,” sambung dia.

Menurut Made, pelaku kesenian juga harus diberikan ruang. Di masa Pilkada 2024, para pelaku kesenian membutuhkan ruang untuk tampil. Penampilan kesenian itu selain meramaikan Pilkada juga menghibur masyarakat.

“Grup Jaranan dan Bantengan, mereka terbuka untuk tampil. Biarkan menjadi penghibur masyarakat dan tidak berpihak ke mana-mana,” kata Made.

Kelompok kesenian, komunitas, ataupun masyarakat tidak perlu dipolitisir. Made menginginkan kelompok masyarakat bisa berada di posisi yang berimbang, sekalipun mereka punya pilihan. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

DPP PDI Perjuangan Jadikan Video AI DPD Jatim Percontohan Nasional

SURABAYA – Inovasi pembelajaran politik berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) buatan DPD PDI ...
KABAR CABANG

Wadahi Bakat Atlet Lokal, Turnamen Catur Piala DRJ Ngawi Disambut Antusias Ratusan Peserta

NGAWI – Permainan papan catur rupanya memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat Kabupaten Ngawi. Hal ini ...
KRONIK

Risma Desak Pemulihan Air Sumur di Malang, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

MALANG – Ketua Bidang Penanggulangan Bencana DPP PDI Perjuangan Tri Rismaharini menekankan pentingnya pemulihan ...
KRONIK

Sri Untari: Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih Bisa Timbulkan Kegaduhan

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengingatkan Kementerian Koperasi agar mengkaji ...
KRONIK

PDI Perjuangan Gelar Pekan Sampah Nasional, Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Berguna

MALANG – PDI Perjuangan mengajak masyarakat dan komunitas di berbagai daerah menjadikan pengelolaan sampah sebagai ...
KRONIK

Hasto Ajak Anak Muda Rawat Mangrove, Pelestarian Lingkungan Harus Berkelanjutan

MALANG – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak generasi muda terlibat langsung dalam ...