Kamis
16 April 2026 | 4 : 47

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tri Rismaharini Incar Pasar Industri Kerajinan di Qatar 

pdip-jatim-risma-wartawan-101215

pdip-jatim-risma-wartawan-101215QATAR – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memanfaatkan peluang pasar kerajinan tangan di Qatar, terutama bagi produk ekspor sejumlah usaha mikro, kecil, dan menengah di daerahnya.

“Kami membina banyak UMKM dan sedang mencari peluang guna memasarkan produk mereka,” ujar Risma saat singgah di Qatar pada acara silaturahmi dengan Duta Besar Indonesia untuk Qatar, Muhammad Basri Sidehabi, sebagaimana rilis yang dikeluarkan Konsuler KBRI Qatar Boy Dharmawan di London, Inggris, Sabtu, 26 Maret 2016.

Risma, yang baru saja menerima Ideal Mother Award dari Universitas Kairo, Mesir, sangat tertarik dengan kerajinan tangan yang dijual di Dhoha, khususnya di pasar tradisional Souq Wakif yang umumnya barang impor. Selain kerajinan, dia melihat peluang bagi tenaga kerja Indonesia yang bisa bekerja di Qatar.

“Kami akan siapkan tenaga kerja untuk dikirim ke Qatar bila perlu,” katanya. Bahkan, selama tujuh jam di Dhoha, Risma menyempatkan diri bertemu dengan tenaga kerja Indonesia.

Dubes Sidehabi mengapresiasi kunjungan Risma itu. Ia menjelaskan bahwa hubungan ekonomi dan perdagangan RI-Qatar terbuka lebar. Mantan pilot F-16 pertama Indonesia itu juga mengutarakan kiprah dan kontribusi WNI di Qatar yang jumlahnya diperkirakan mencapai 40 ribu jiwa.

Selama di Qatar, Risma—yang didampingi Sekretaris Daerah Kota Surabaya Hendro Gunawan dan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana Nanis Chairani—sempat mengunjungi dua kota fenomenal, yakni Pearl dan Lusail. Kota itu dibangun dari hasil reklamasi. Bahkan hingga saat ini proses pembangunan masih berjalan.

Kota Lusail merupakan kawasan pinggiran dan penunjang Kota Dhoha, yang menjadi ajang sirkuit balap MotoGP. Selain itu, pemerintah Qatar mengalokasikan dana US$ 200 miliar untuk pembangunan berbagai sarana infrastruktur, stadion, dan jaringan kereta api guna menyukseskan pelaksanaan kejuaraan sepak bola Piala Dunia 2022.

Risma mengagumi perencanaan tata Kota Dhoha yang sangat modern dan teratur. Penegakan hukum dan sistem yang tepat, kata dia, merupakan kunci keteraturan kota dan kedisiplinan masyarakat. (tempo)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Sawah di Pakusari Terdampak Limbah, DPRD Minta Pemkab Jember Pahami UU Pengelolaan Sampah

Pemkab Jember diminta memahami UU Pengelolaan Sampah setelah limbah mencemari irigasi dan mengancam 10 hektare ...
LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...
KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...
LEGISLATIF

Indri Dukung Larangan Vape, Soroti Potensi Disalahgunakan untuk Narkotika

Indriani Yulia Mariska mendukung larangan vape karena berpotensi disalahgunakan untuk narkotika dan membahayakan ...
LEGISLATIF

Yordan Soroti Kesenjangan Antarwilayah Jadi Tantangan Utama Pembangunan Jatim

Yordan M Batara Goa menyoroti kesenjangan antarwilayah sebagai tantangan utama pembangunan Jawa Timur dalam RKPD ...
LEGISLATIF

Pastikan Keselamatan Pengendara Jalur Magetan – Sarangan, Diana Sasa Minta Peremajaan Alat Tebang Pohon Bina Marga UPT Madiun

MAGETAN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Timur melalui Bina Marga UPT Madiun ...