Selasa
25 Agustus 2026 | 9 : 03

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tampil di Geotourism Festival 2024, Ipuk Paparkan Pengembangan Ekonomi Berbasis Wisata

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-10082024

BANYUWANGI – Sejak ditetapkan dan masuk dalam jejaring Unesco Global Geopark (UGG), kawasan Geopark Ijen semakin dikenal di dunia. Salah satunya, Banyuwangi diikutsertakan dalam rangkaian Geotourism Festival yang dihelat antara Indonesia dan Australia.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, didapuk berbicara di Geofest (Geotourism Festival) 2024 di Sydney, Australia pada pertengahan bulan Juli lalu.

Menurut Ipuk, Kabupaten Banyuwangi sebagai salah satu host UGG Ijen dinilai sukses mengembangkan sektor ekonomi dari keberadaan geopark berbasis gunung api aktif tersebut.

Hal tersebut kemudian menjadi succes story yang didedah di forum yang digelar oleh Australian Geoscience Council (AGC) dan Indonesian Geoparks Network (IGN) di University of Sydney yang menjadi tempat Geofest 2024 pada 18 Juli 2024 lalu.

“Iya, kami menjadi salah satu host yang diminta berbicara tentang pengembangan Geopark Ijen. Kami ingin mengabarkan kepada dunia, bahwa UGG Ijen ini mampu mengakselerasi masyarakat Banyuwangi untuk bisa menjaga alamnya sekaligus menggerakkan perekonomian,” ujar Ipuk, Sabtu (10/8/2024).

Di hadapan ratusan peserta yang terdiri atas para ilmuwan geologi, pegiat geopark dan jurnalis dari berbagai negara itu, Ipuk menguraikan tentang pengembangan ekonomi berbasis wisata alam di Banyuwangi. Gunung Ijen dengan fenomena api birunya, merupakan satu-satunya di dunia menjadi daya tarik wisatawan dari mancanegara.

“Daya tarik wisata tersebut kami kelola agar sebesar-besarnya berdampak pada ekonomi masyarakat. Di antaranya dengan melibatkan para warga sekitar destinasi menjadi pelaku utama industri wisatanya,” terangnya.

Politisi PDI Perjuangan itu mencontohkan kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi dalam membatasi hotel berbintang di sekitar kawasan utama penyokong destinasi Ijen. Di saat bersamaan, memfasilitasi warga setempat untuk mengelola homestay yang layak huni bagi wisatawan.

“Dengan dampak ekonomi yang dirasakan langsung oleh warga setempat, mendorong mereka juga turut menjaga alam sekitarnya dari kerusakan dan dampak buruk lainnya,” tegas Ipuk.

Dalam kesempatan tersebut, Ipuk dipanel langsung dengan sejumlah ilmuwan dan pemimpin UNESCO Global Geopark lainnya di dunia. Di antaranya adalah Jon Hronsky (Chair, National Geotourism Strategy, Australian Geoscience Council), Professor Phil McManus (School of Geosciences, The University of Sydney, Sydney, Australia), dan Sasha Morriss (Geo Educator and Geoscientist, Waitaki Whitestone UNESCO Global Geopark, New Zealand). (ftr/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Soekarno Cup Tak Sekadar Bola: Rp545 Juta untuk NTT, 14 Pemain Dibidik Klub Profesional

SURABAYA – Soekarno Cup 2026 tidak hanya meninggalkan cerita tentang persaingan di lapangan hijau. Di balik gebyar ...
PEMILU

Sekjen DPP PDI Perjuangan Optimistis Bidik Kursi Gubernur Jawa Timur

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menilai partainya memiliki modal ...
HEADLINE

Said Abdullah: Soekarno Cup Bukan Sekadar Cari Juara, Tapi Membangun Karakter Generasi Muda

Said Abdullah menegaskan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar mencari juara, tetapi membangun karakter, sportivitas, ...
OLAHRAGA

Kalah 1-3, Banteng Jatim Ucapkan Selamat kepada Banteng Papua Raya, Evaluasi Teamwork

SURABAYA – Tim Banteng Jatim menutup perjalanan di Soekarno Cup 2026 dengan mengakui keunggulan Banteng Papua Raya. ...
OLAHRAGA

Debut Manis di Soekarno Cup 2026, Papua Raya Rebut Podium Ketiga Usai Tekuk Banteng Jatim 3-1

Banteng Papua Raya mengakhiri debut di Soekarno Cup 2026 dengan meraih posisi ketiga setelah menaklukkan Banteng ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Kejar Manajemen Talenta ASN, 121 Pejabat Baru Bisa Kembali Dimutasi 6 Bulan Lagi

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengejar manajemen talenta ASN. Sebanyak 121 pejabat yang baru dilantik ...