Kamis
14 Mei 2026 | 5 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Usung Semangat Kebangkitan Desa, Banyuwangi Siap Gelar Ethno Carnival

PDIP-Jatim-BEC.-10072024

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) siap menggelar parade kostum kolosal etnik kontemporer Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) akhir pekan ini, Sabtu 13 Juli 2024. Dengan mengusung tema Ndaru Deso:Revival of Villages, gelaran tahunan yang masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) itu, hendak menegaskan kebangkitan desa-desa di Banyuwangi dengan segala potensinya untuk memajukan daerah.

Setiap potensi dan keunikan desa-desa di Banyuwangi divisualkan melalui sebuah rancangan kostum etnik nan moderen yang menjadi ciri khas BEC. Seperti diketahui, BEC memiliki perbedaan dengan karnaval lainnya. BEC memiliki kekuatan untuk mengangkat tema yang berasal dari dalam Banyuwangi sendiri, mengingat kayanya seni tradisi dan budaya yang melingkupi Banyuwangi.

“Kita memiliki 189 desa, dan desa-desa inilah yang menjadi ujung tombak Banyuwangi. Setiap desa memiliki keunggulan dan keunikan masing-masing yang saling melengkapi untuk kemajuan Banyuwangi,” ujar Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, di Banyuwangi, Selasa, (9/7/2024).

Menurut Bupati Ipuk, BEC merupakan cara Banyuwangi menjaga warisan budaya, namun dengan pengemasan yang kekinian menyesuaikan zaman.

“Selain itu, BEC tidak sekadar tontonan dan hiburan semata. Tapi, ini menjadi panggung bagi talenta-talenta Banyuwangi untuk merawat budaya yang kita miliki dan memperkenalkannya kepada dunia,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.

Lewat BEC, Banyuwangi melibatkan talent-talent yang ada di desa yang menjadi bukti wilayah di ujung timur Pulau Jawa tersebut memberdayakan warga desa pada event besar yang digelar.

Seperti yang ditampilkan Desa Paspan, Kecamatan Glagah, memvisualisasikan warisan budaya yang dimiliki kostum bertema “Pengasepan Asal Usul Desa Paspan” dengan detail kostum dan ekspresi yang apik.

Untuk diketahui, BEC 2024 akan berlangsung selama lima hari pada 10-14 Juli 2024 yang akan diawali dengan Creative Expo yang diikuti oleh puluhan UMKM, di Lorong Bambu area Taman Blambangan.

Selanjutnya pada 10-12 Juli akan digelar Srawung Seni di Gesibu Blambangan yang menampilkan sejumlah kabupaten/kota sahabat yang hadir dan turut menampilkan seni dan tradisinya di Banyuwangi sebagai bentuk dukungan kepada event BEC.

Puncak karnaval BEC akan digelar 13 Juli. Ratusan talent yang merupakan perwakilan dari desa akan memvisualisasikan keunggulan desa dalam sebuah rancangan busana yang sangat menarik. (ftr/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

UPRINTIS Futsal League 2026 Sukses Digelar, Mas Ipin Tunggu Full Season Bulan Depan

UPRINTIS Futsal League 2026 di Trenggalek sukses digelar. Novita Hardini siapkan Full Season lebih meriah bulan ...
KRONIK

Bupati Lukman Coba Tanam Padi dengan Rice Transplanter, Dorong Modernisasi Pertanian

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan memperkuat sektor pertanian dengan modernisasi alat dan metode ...
KRONIK

Bu Risma Melayat ke Rumah Duka Sopir Ambulans Baguna Sidoarjo, Serahkan Santunan BPJS Rp 118,5 Juta

​SIDOARJO – Mantan Menteri Sosial, Tri Rismaharini, menyerahkan secara langsung santunan kematian dari BPJS ...
KRONIK

Pedagang Pasar Mangu Kerap Kirim Video Atap Bocor ke Dinas, Yang Datang Anggota Dewan

MAGETAN – Keluhan pedagang Pasar Mangu Takeran atas kerusakan fasilitas kerap disampaikan kepada pihak pengelola ...
EKSEKUTIF

Rijanto Tegaskan Komitmen Jaga Toleransi Jelang Perayaan Waisak di Blitar

Rijanto menegaskan komitmen menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama jelang perayaan Waisak di Kabupaten ...
KRONIK

Program Banyuwangi Hijau Layani 23.410 Rumah Tangga, Kelola Sampah Secara Sirkular

BANYUWANGI – Program Banyuwangi Hijau yang mengelola sampah secara sirkular terus mendapatkan animo positif dari ...