Kamis
24 September 2026 | 12 : 02

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Penjaringan Ditutup, Ini 5 Sosok Bakal Cawali yang Mendaftar di DPC PDI Perjuangan Kota Mojokerto

pdip-jatim-240517-ilustrasi-pilkada

MOJOKERTO – Jumlah pelamar bakal calon Wali Kota (bacawali)-Wakil Wali Kota (bacawawali) Mojokerto melalui PDI Perjuangan resmi berjumlah lima orang. Dua sosok turut meramaikan bursa pencalonan kepala daerah (cakada) beberapa saat menjelang penutupan masa penjaringan.

Rambo Garudo, kader Banteng turut mengambil formulir pendaftaran penjaringan bacalon yang dibuka DPC PDI Perjuangan Kota Mojokerto sejak 30 April lalu.

Lalu, Lukman Sugiharto Wijaya, pengacara yang juga putra menantu Wali Kota Mojokerto periode 2013-2018, KH Masud Yunus yang ikut ambil bagian di hari terakhir pendaftaran penjaringan tersebut.

Dua figur turut meramaikan persaingan dalam mendapatkan rekomendasi pencalonan PDI Perjuangan di Pilwali, 27 November nanti.

Dalam pengambilan formulir, baik Rambo maupun Lukman disambut langsung Ketua DPC PDIP Kota Mojokerto, Santoso Bekti Wibowo.

Keduanya mengisi dan langsung mengembalikan formulir beberapa jam jelang penutupan. Kedua bacalon ini sama-sama memilih mendaftar di posisi wakil walikota.

Menurut Santoso, Rambo ini kader terbaik PDI Perjuangan Kota Mojokerto saat ini. Di Pileg 2024 kemarin, juga meraih suara terbanyak.

Sementara Mas Lukman adalah orang profesional yang memiliki banyak pengalaman di bidang hukum. Jadi saat ini total figur yang mendaftar sebagai bacakada ada lima orang.

“Tiga sosok memilih posisi wali kota, dan dua sosok memilih posisi wakil wali kota,’’ ungkap Santoso, dilansir dari radarmojokerto, kemarin.

Setelah ditutup, DPC PDI Perjuangan langsung melaporkan hasil pendaftaran penjaringan ke DPD Jatim dan DPP PDI Perjuangan.

Hasil laporan nantinya akan dievaluasi sebelum menginjak pada tahapan penjaringan selanjutnya, yakni psikotes yang akan berjalan Juni-Juli nanti.

Setelah itu, DPP PDI Perjuangan akan mengumumkan sosok yang dianggap pantas mendapat rekom maju di kontestasi Pilwali. ’’Informasinya rekom akan turun antara Juli-Agustus, atau setelah psikotes berjalan,’’ jelasnya.

Terpisah, Rambo Garudo mengaku keikutsertaannya kali ini sebagai bentuk pengabdian terhadap tanah kelahirannya.

Meski sempat gagal saat pencalonan sebagai wakil wali kota di Pilwali 2018 lalu, Rambo mengaku hal tersebut sebagai konsekuensi.

Dan keikutsertaannya kembali di penjaringan tak lepas dari perintah partai yang harus dilaksanakan.

Praktis, resiko apapun harus dia terima, termasuk keputusan harus mundur dari jabatan sebagai anggota DPRD Kota Mojokerto terpilih berdasarkan hasil Pileg 2024 lalu.

Dirinya sukses meraih 2.568 suara dan dinobatkan sebagai calon terepilih dengan suara terbanyak di Kota Onde-Onde. ’’Salah satu jihad di politik kan banyak tempatnya, salah satunya di pemilihan kepala daerah. Nah, kami ikuti prosesnya,’’ ujar Rambo.

Pihaknya juga berharap, kader PDI Perjuangan harus ada yang mewakili kontestasi Pilwali, 27 November nanti, baik sebagai wali kota atau wakil wali kota.

Apalagi, PDIP Kota Mojokerto memiliki golden ticket, atau berhak mencalonkan sendiri sosok yang pemimpin daerah tanpa berkoalisi dengan partai lain.

Dengan begitu, maka kader PDIP bisa mengabdi untuk daerah dengan tulus guna memperbaiki dan memajukan Kota Mojokerto menjadi lebih baik lagi. ’’Baik saya pribadi atau partai, ada yang bisa mewakili yang nantinya menjadi kepala daerah atau wakil kepala daerah,’’ tandas Direktur salah satu rumah sakit swasta ini.

Lukman Sugiharto saat dikonfirmasi juga menegaskan keikutsertaannya sebagai bentuk ikhtiar agar bisa berkontribusi secara politik dalam mengembangkan Kota Mojokerto. Dengan mendaftar sebagai bacakada di PDIP, pihaknya siap menerima keputusan keputusan yang akan direkomendasikan pimpinan tertinggi partai berlogo banteng moncong putih tersebut.

’’Kami siap tegak lurus atas keputusan tersebut. Yang mana, secara mutlak keputusan yang akan direkomendasi adalah kewenangan pimpinan tertinggi PDI Perjuangan,’’ tegasnya.

Sebelumnya, tiga sosok telah mengambil dan mengembalikan formulir pendaftaran penjaringan bakal calon kepala daerah melalui PDIP. Ketiganya sama-sama memilih sebagai calon wali kota, mulai dari petahana Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, RM Bramastyo Kusumonegoro dan Rachmawati Peni Sutantri.

Kemudian disusul dua sosok muda yang mendaftar sebagai calon wakil wali kota di hari terakhir pendaftaran, Senin (20/5/2024). (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Turun Langsung ke Rubaru, Ketua TP PKK Sumenep Tekankan Pencegahan Stunting

SUMENEP – Upaya percepatan penurunan angka tengkes (stunting) di Kabupaten Sumenep terus digencarkan melalui ...
KRONIK

Pimpin Rakor Stunting, Bupati Lukman: Data Harus Selaras dengan Kondisi Faktual Lapangan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menekankan bahwa keberhasilan penanganan stunting membutuhkan data yang ...
KRONIK

Pasar Banyuwangi mulai Diserahterimakan, Bupati Ipuk Turun Tangan Dengar Keluhan Pedagang

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengecek penyerahterimaan lapak untuk pedagang di Pasar ...
BERITA TERKINI

Sri Untari Dorong Lintas Sektor Cegah Kenakalan Remaja, Guru BK Disiapkan Wadah Aman

MALANG — Pencegahan kenakalan remaja dinilai tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah. Anggota Komisi E DPRD Jawa ...
BERITA TERKINI

557.868 Ton Pupuk Bersubsidi Belum Tersalur, Renny Dorong Pengawasan dengan Lima Ukuran

SURABAYA — Sebanyak 557.868,9 ton atau 26,36 persen pupuk bersubsidi dari total alokasi 2.115.951 ton di Jawa Timur ...
LEGISLATIF

Eddy Paripurna Desak Bongkar Aktor di Balik Peredaran 1.048 Ton Udang Impor

SURABAYA — Peredaran 1.048 ton udang impor yang diduga tidak sesuai peruntukan di sejumlah wilayah Jawa Timur ...