Sabtu
29 Agustus 2026 | 11 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ada Indikasi Aparat Tak Netral di Pemilu 2024, Hasto: Akan Muncul Gerakan Arus Balik dari Masyarakat

pdip-jatim-240210-sekjen

BLITAR – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, di Jawa Timur ada indikasi aparat penegak hukum terlibat penggalangan dukungan untuk pasangan capres-cawapres nomor urut 2 secara masif.

Hal itu disampaikan Hasto Kristiyanto, usai mendampingi Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri nyekar Makam Bung Karno di Kota Blitar, Jumat (9/2/2024).

Menurut Hasto, pihaknya telah bertemu dan mendapat laporan dari seluruh pimpinan struktural partai PDI Perjuangan di wilayah Jawa Timur bahwa terdapat indikasi tidak netralnya aparat penegak hukum.

Baca juga: Hasto Optimis Pasangan Ganjar-Mahfud Juga Akan Menang di Kawasan Tapal Kuda Jatim

“Bahwa disampaikan ada pergerakan masif yang dilakukan oleh oknum Polri dan juga TNI. Ada beberapa operasi khusus yang bertujuan untuk mengintimidasi kepala daerah,” ungkapnya.

Hasto memberi contoh yang terjadi di Sidoarjo, ada indikasi terjadinya operasi khusus dengan menyandera Bupati Sidoarjo dan dipaksa untuk memberikan dukungan ke paslon 02. Menurutnya hal serupa juga terjadi di Gresik.

Selain itu, lanjut dia, juga ada upaya dari Polri untuk mengundang kepala dinas, kepala desa dan lain sebagainya, agar mendukung paslon 02.

“Mereka ditekan dengan cara dicari kelemahannya, yang kemudian diintimidasi dan dipaksa untuk mendukung paslon tertentu. Bahkan juga ada opsus-opsus yang bertujuan memenangkan partai tertentu dengan memberikan target 200 sampai dengan 300 suara per desa,” terang Hasto.

Meski demikian, pihaknya tetap meyakini bahwa kekuatan kebenaran rakyat tidak bisa dibungkam dan dikendalikan oleh kekuatan apapun. Sehingga kedepan dia percaya justru akan muncul pergerakan arus balik dari masyarakat.

“Maksudnya yakni masyarakat yang berani menyuarakan kebenaran, begitu juga termasuk TNI dan Polri yang masih memegang teguh prinsip netralitas, pasti akan bergerak dan membuat kekuatan arus balik yang besar,” jelasnya.

Kekuatan arus balik itu, urai Hasto, contohnya adalah sudah mulai adanya pernyataan sikap yang dilakukan oleh guru besar dari banyak universitas.

Menurut Hasto, bahwa guru besar memiliki dasar ilmu pengetahuan yang jelas sehingga memiliki kapabilitas untuk berbicara pada ruang atau mimbar bebas menyampaikan kritik terhadap kondisi kebangsaan terkini yang sedang terjadi.

“Guru besar itu bertindak berdasarkan ilmu pengetahuan itu sendiri, yang juga berdasarkan pada moral dan etika. Sehingga perguruan tinggi tidak bisa dibungkam oleh kekuatan apapun dan manapun. Sama dengan rakyat,” pungkasnya. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Pamekasan Gelar Futsal Cup 2026, Rebutkan Piala MH Said Abdullah dan Tabanas

PAMEKASAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan menggelar Turnamen Futsal Cup 2026 antar-Pimpinan Anak Cabang ...
LEGISLATIF

Novita Hardini: Event di Daerah Jangan Cuma Ramai, UMKM Lokal Harus Ikut Panen

NGAWI — Event yang digelar di daerah jangan berhenti menciptakan keramaian. Anggota Komisi VII DPR RI Novita ...
KRONIK

Wujud Kepedulian, Hj. Ansari Salurkan 116 Unit Bantuan ATENSI Kemensos di Pamekasan

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, menyalurkan 116 unit bantuan alat bantu fisik bagi ...
KABAR CABANG

Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Pucanglaban Dikukuhkan, Komitmen Besarkan PDI Perjuangan

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung mengukuhkan pengurus Ranting dan ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Ajak Generasi Muda Terlibat Kelola Sampah

SURABAYA — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan terus melakukan sosialisasi dan mengajak berbagai elemen ...
KABAR CABANG

DPC Tuban Salurkan 15.000 Liter Air Bersih ke Senori, Minta Pemkab Tak Lambat Respon Kekeringan

TUBAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tuban menerjunkan tim Badan Penanggulangan Bencana ...