Minggu
16 Agustus 2026 | 11 : 47

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tanggapi Usulan Siswa, Mas Dhito Bakal Buka Ekskul Baru di SMA Boarding School Pare

pdip-jatim-231208-masbup-1

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana berencana membuka ekstrakurikuler (ekskul) baru di SMA Dharma Wanita Boarding School Pare. Rencana tersebut menyusul permintaan dari siswa.

Menurut para siswa, ekstrakurikuler sangat diperlukan guna pengembangan minat dan bakat mereka. Terlebih, sekolah yang mereka jalankan bersistem boarding school atau asrama.

Menginap di asrama, kata para siswa, dinilai butuh kegiatan di luar belajar mengajar sehingga tidak timbul kebosanan yang berlebih. Hal ini disampaikan oleh mayoritas siswa di sekolah tersebut.

“Mas Bup, saya bosen., saya butuh mata pelajaran tambahan atau ekstrakurikuler di sekolah,” kata bupati yang akrab disapa Mas Dhito itu menirukan usulan siswa saat bertemu di acara dialog kewaspadaan nasional beberapa waktu lalu.

Menanggapi usulan tersebut, bupati muda berusia 32 tahun itu minta pihak sekolah segera membentuk ekstrakurikuler baru di sekolah yang berada di Kecamatan Pare itu.

Ada 5 ekstrakurikuler yang diminati para siswa. Mulai dari pasukan pengibar bendera (paskibra), musik, drum band, voli, dan basket. Dari 5 peminatan itu, Mas Dhito meminta agar tiap ekstrakurikuler diisi minimal 10 siswa.

Mas Dhito juga menekankan ekstrakurikuler ini bukan sekadar mata pelajaran tambahan semata. Pasalnya dari pelajaran tambahan di sekolah, membuka peluang baru bagi peserta didik untuk berkarir di masa mendatang.

“Ekstrakurikuler bukan sekadar mata pelajaran tambahan, siapa tahu tata boga (misalnya) adalah passion dari siswa,” jelas Mas Dhito.

Orang nomor satu di Kabupaten Kediri tersebut meminta agar para siswa membuat forum diskusi untuk membuat skala prioritas ekstrakurikuler mana yang akan dijalankan terlebih dahulu.

Permintaan tersebut dilakukan guna kegiatan yang dilakukan itu bisa lebih termanage dengan baik. Sehingga peminatan yang dipilih juga sesuai dan menghasilkan kemampuan baru bagi para siswa.

“Saya lebih suka (ekstrakurikuler) sedikit tapi termanage dengan baik. Daripada banyak tapi tidak teratur,” tandasnya.

Adapun dalam dialog tersebut juga membahas bagaimana peran pemuda dalam menjaga kondusifitas wilayah. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa boarding school itu terhadap kondisi Kabupaten Kediri, terutama saat pemilu. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Peringati Kemerdekaan RI, ASN Banyuwangi Bagikan Ribuan Bendera Gratis untuk Warga

BANYUWANGI – Beragam cara dilakukan warga Banyuwangi untuk memperingati Hari Kemerdekaan RI. Salah satunya, para ...
KABAR CABANG

Energi Baru Pemilu 2029: Gen Z dan Perempuan Dominasi Pengurus Ranting PDIP Mojokerto

MOJOKERTO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto merampungkan seluruh tahapan konsolidasi dan pembentukan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Dorong UMKM Trenggalek Kantongi SNI, Jadi “Jaket Pengaman” Produk

TRENGGALEK – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil VII Jawa Timur, Novita Hardini, mendorong pelaku UMKM di ...
LEGISLATIF

Anggota DPRD Jatim Ony Setiawan Dorong Penguatan UMKM dan Koperasi di Tuban

TUBAN – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi PDI Perjuangan, Ony Setiawan, menginisiasi program ...
KRONIK

Amithya Ingatkan Generasi Muda Tak Kehilangan Jati Diri di Era Digital

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mengingatkan masyarakat agar tidak kehilangan jati ...
KABAR CABANG

Pengurus Ranting Se-Kecamatan Kerek dan Soko Tuban Jalani Pelantikan

TUBAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tuban resmi memulai rangkaian pelantikan pengurus ...