Minggu
16 Agustus 2026 | 11 : 49

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Agar Lebih Sejahtera, Mas Dhito Dorong Guru Non-ASN Punya Usaha Mandiri

pdip-jatim-231201-masnup-guru-2

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mendorong guru non-ASN (aparatur sipil negara) di wilayahnya untuk memiliki usaha.

Dorongan yang dia sampaikan di acara Pagelaran Kentrung Modern Kala Senja di Bumi Panjalu, pada Rabu (29/11/2023) lalu itu untuk meningkatkan kesejahteraan guru.

Menurut Mas Dhito, sapaan akrabnya, Pemerintah Kabupaten Kediri berencana akan menaikkan insentif bagi guru non-ASN tersebut.

Pihaknya juga menginginkan guru non formal itu punya kemandirian berwirausaha agar tidak bergantung terus menerus dengan kenaikan insentif yang telah diberikan.

“Ada nggak guru-guru yang punya usaha? Ada nggak guru-guru yang ingin pelatihan usaha?” tanya Mas Dhito, dalam keterangannya kepada media, Jumat (1/12/2023).

Mas Dhito juga minta Dinas Pendidikan untuk menginventarisir berapa jumlah guru di Kabupaten Kediri yang telah berusaha.

Kemudian, bagi guru yang belum mempunyai usaha, bupati muda itu mendorong agar guru mampu menciptakan usaha baru.

Dengan jumlah tersebut, katanya, bisa diketahui program apa yang cocok diberikan kepada para guru tersebut. Baik program, bantuan alat, atau pun modal usaha.

Meski demikian, saat dialog di acara yang dihadiri ratusan guru tersebut, Mas Dhito berharap agar para guru bisa menentukan kebutuhan prioritas untuk usaha yang sedang dijalankan.

“Butuhnya apa bukan inginnya apa. Jangan sampai minta modal tapi ternyata butuhnya (prioritasnya) bukan itu,” tegasnya.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri Mokhamat Muksin menjelaskan, pagelaran seni tersebut merupakan perpaduan antara seni tari, drama, dan musik yang mengambil lakon Jimat Lontar Nyi Girah.

Pagelaran ini, katanya, merupakan tindak lanjut dari program magang Guru Agama Hindu dan Guru Seni Budaya di Bali pada April 2023 lalu.

Sedangkan harga tiket yang dikenakan untuk melihat agenda di Taman Totok Kerot itu nantinya akan dirupakan pementasan berkelanjutan. Sehingga harapannya dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

“Para guru juga ingin menyumbangkan PAD walaupun kecil, doa mereka dengan PAD ini kesejahteraan guru juga terangkat,” terang Muksin. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Peringati Kemerdekaan RI, ASN Banyuwangi Bagikan Ribuan Bendera Gratis untuk Warga

BANYUWANGI – Beragam cara dilakukan warga Banyuwangi untuk memperingati Hari Kemerdekaan RI. Salah satunya, para ...
KABAR CABANG

Energi Baru Pemilu 2029: Gen Z dan Perempuan Dominasi Pengurus Ranting PDIP Mojokerto

MOJOKERTO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto merampungkan seluruh tahapan konsolidasi dan pembentukan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Dorong UMKM Trenggalek Kantongi SNI, Jadi “Jaket Pengaman” Produk

TRENGGALEK – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil VII Jawa Timur, Novita Hardini, mendorong pelaku UMKM di ...
LEGISLATIF

Anggota DPRD Jatim Ony Setiawan Dorong Penguatan UMKM dan Koperasi di Tuban

TUBAN – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi PDI Perjuangan, Ony Setiawan, menginisiasi program ...
KRONIK

Amithya Ingatkan Generasi Muda Tak Kehilangan Jati Diri di Era Digital

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mengingatkan masyarakat agar tidak kehilangan jati ...
KABAR CABANG

Pengurus Ranting Se-Kecamatan Kerek dan Soko Tuban Jalani Pelantikan

TUBAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tuban resmi memulai rangkaian pelantikan pengurus ...