Jumat
09 Oktober 2026 | 9 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Agar Lebih Sejahtera, Mas Dhito Dorong Guru Non-ASN Punya Usaha Mandiri

pdip-jatim-231201-masnup-guru-2

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mendorong guru non-ASN (aparatur sipil negara) di wilayahnya untuk memiliki usaha.

Dorongan yang dia sampaikan di acara Pagelaran Kentrung Modern Kala Senja di Bumi Panjalu, pada Rabu (29/11/2023) lalu itu untuk meningkatkan kesejahteraan guru.

Menurut Mas Dhito, sapaan akrabnya, Pemerintah Kabupaten Kediri berencana akan menaikkan insentif bagi guru non-ASN tersebut.

Pihaknya juga menginginkan guru non formal itu punya kemandirian berwirausaha agar tidak bergantung terus menerus dengan kenaikan insentif yang telah diberikan.

“Ada nggak guru-guru yang punya usaha? Ada nggak guru-guru yang ingin pelatihan usaha?” tanya Mas Dhito, dalam keterangannya kepada media, Jumat (1/12/2023).

Mas Dhito juga minta Dinas Pendidikan untuk menginventarisir berapa jumlah guru di Kabupaten Kediri yang telah berusaha.

Kemudian, bagi guru yang belum mempunyai usaha, bupati muda itu mendorong agar guru mampu menciptakan usaha baru.

Dengan jumlah tersebut, katanya, bisa diketahui program apa yang cocok diberikan kepada para guru tersebut. Baik program, bantuan alat, atau pun modal usaha.

Meski demikian, saat dialog di acara yang dihadiri ratusan guru tersebut, Mas Dhito berharap agar para guru bisa menentukan kebutuhan prioritas untuk usaha yang sedang dijalankan.

“Butuhnya apa bukan inginnya apa. Jangan sampai minta modal tapi ternyata butuhnya (prioritasnya) bukan itu,” tegasnya.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri Mokhamat Muksin menjelaskan, pagelaran seni tersebut merupakan perpaduan antara seni tari, drama, dan musik yang mengambil lakon Jimat Lontar Nyi Girah.

Pagelaran ini, katanya, merupakan tindak lanjut dari program magang Guru Agama Hindu dan Guru Seni Budaya di Bali pada April 2023 lalu.

Sedangkan harga tiket yang dikenakan untuk melihat agenda di Taman Totok Kerot itu nantinya akan dirupakan pementasan berkelanjutan. Sehingga harapannya dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

“Para guru juga ingin menyumbangkan PAD walaupun kecil, doa mereka dengan PAD ini kesejahteraan guru juga terangkat,” terang Muksin. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Said Abdullah Dukung Rumah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani di Malang untuk Pendidikan Karakter

MALANG – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah mendukung pembangunan Rumah Tahfidz Al-Qur’an Puan ...
LEGISLATIF

Tinjau Talud Penahan Banjir Sungai Temon, Doding Rahmadi Targetkan Rampung Akhir Desember

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi meninjau progres pembangunan talud penahan banjir di ...
KRONIK

Konsolidasi di Kabupaten Malang, Said Abdullah Ingatkan Kader Jaga Amanah Rakyat

MALANG – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah mengingatkan pentingnya membangun paradigma baru ...
HEADLINE

Said Abdullah: Kedekatan Partai dengan Rakyat Harus Hadir Setiap Hari, Bukan Hanya Saat Pemilu

MALANG – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah menegaskan kedekatan partai politik dengan rakyat ...
KRONIK

Luncurkan Teman Lansia, Bupati Ipuk Pastikan Warga Senior Rentan Tak Luput dari Layanan

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus memperkuat perhatian kepada warga lanjut usia (lansia), ...
LEGISLATIF

Amithya Soroti Urgensi Retreat Kepala Sekolah Kota Malang di Tengah Efisiensi Anggaran

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita meminta Pemerintah Kota Malang mengkaji ulang ...