Selasa
04 Agustus 2026 | 12 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Said Abdullah: Ganjar-Mahfud Jadi Penerus Dwi Tunggal Soekarno-Hatta

pdip-jatim-231019-ganjar-mahfud-1

“Ganjar Pranowo – Mahfud MD tipologi eksekutorial, keduanya tegas mengambil sikap keberpihakan terhadap rasa keadilan. Ganjar pengurai benang kusut, Mahfud pemikir yang mendobrak status quo”

JAKARTA – Menko Polhukam Mahfud MD resmi ditunjuk sebagai calon wakil presiden (cawapres) Ganjar Pranowo, kemarin. Hal itu diumumkan langsung oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri bersama seluruh ketua umum partai politik pengusung dan Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo.

Ketua DPP PDI Perjuangan MH Said Abdullah mengatakan, terdapat beberapa pertimbangan strategis dalam penunjukan Mahfud MD.

“Sebagaimana disampaikan Ibu Mega, salah satu pertimbangan beliau dalam memilih Pak Mahfud MD karena wawasannya di bidang hukum sangat luas, integritas, pengalaman, dan keberanian beliau sebagai pendekar hukum,” ungkap Said Abdullah di Jakarta, Kamis (19/10/2023).

Baca juga: Ungkapan Syukur Masyarakat Madura, Siap Menangkan Ganjar – Mahfud ‘Tretan Dibik’ di Pilpres 2024

Said mengatakan, pernyataan tersebut sekaligus menyiratkan pandangan Megawati terkait urgensi pembenahan hukum nasional yang perlu diseriusi. Dia menilai banyak kasus hukum yang mencederai rasa keadilan rakyat, sehingga menurutnya perlu kehadiran ‘ratu adil’ yang memihak masyarakat.

“Banyak kasus hukum yang mencederai rasa keadilan rakyat, tajam ke bawah, tumpul ke atas, hukum dipakai alat sandera oleh berbagai kekuatan politik. Dewi Lustitia sebagai dewi keadilan dipaksa membuka penutup mata, yang membuat keadilan jadi memihak,” katanya.

“Saya melihat ada kebutuhan hadirnya ‘ratu adil’ di benak hati rakyat. Aspirasi itu ditangkap kuat oleh Ibu Mega. Dan dengan kewenangan beliau sebagai Mandataris Kongres Partai dipergunakannya untuk memenuhi harapan rakyat,” sambung pria yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur itu.

Said menambahkan, para ketua umum partai menganggap sosok Mahfud MD mampu melengkapi Ganjar Pranowo. Keduanya dinilai akan menjadi penerus pasangan dwi tunggal, Soekarno-Hatta.

“Ganjar Pranowo – Mahfud MD tipologi eksekutorial, keduanya tegas mengambil sikap keberpihakan terhadap rasa keadilan. Ganjar pengurai benang kusut, Mahfud pemikir yang mendobrak status quo,” terangnya.

Said menjelaskan Ganjar adalah pribadi yang telaten membersamai dalam menyelesaikan setiap persoalan yang dihadapi masyarakat. Di sisi lain, kata dia, Mahfud mampu mendobrak persekongkolan dan status quo di dalam kekuasaan.

Menurut Ketua Banggar DPR RI ini, Mahfud kerap menggunakan langkah seribunya Gus Dur untuk membuat perubahan-perubahan dari dalam, dari dulu hingga kini.

“Ganjar orator layaknya Bung Karno, (sementara) Mahfud pemikir layaknya Bung Hatta. Ganjar gemati dan bergumul dengan massa rakyat, kehadirannya senantiasa dinanti dan berpeluk erat dengan rakyat bawah. Mahfud menjadi oase di kalangan cerdik pandai. Pikiran-pikirannya menggerakkan pembaharuan di kalangan intelektual,” urai Said.

Dia menekankan duet Ganjar dan Mahfud akan saling melengkapi dan menyempurnakan niat ibadah untuk membawa RI menjadi tanah dan negeri yang dijanjikan.

Soal rekam jejak, Said mengatakan Ganjar adalah seorang nasionalis dan Mahfud seorang yang religius.

Baik Ganjar maupun Mahfud sama-sama terlahir dari rakyat jelata, dan bukan keturunan priayi. Keduanya merangkak dari bawah dan menjalani pasang-surutnya kehidupan.

“Ganjar dibesarkan dari keluarga polisi berpangkat rendah yang sederhana, namun penuh disiplin. Mahfud lahir dari keluarga santri yang membawakan Islam Wasathiyah,” jelasnya.

“Saat mahasiswa, Ganjar digembleng di GMNI, menyerap seluruh pemikiran dan gerak juang Bung Karno. Mahfud MD ditempa di HMI, namun kental dengan tradisi nahdliyahnya. Ganjar Pranowo dididik oleh Ibu Mega, dan Mahfud MD dibesarkan oleh Gus Dur. Kita ketahui, Ibu Mega dan Gus Dur adalah pemimpin terdepan gerakan reformasi. Kini anak didinya bersatu,” papar Said.

Tak hanya itu, dia menegaskan Ganjar dan Mahfud merupakan sosok ‘singa’ parlemen pada zamannya dengan pemikiran yang kritis dan konstruktif. Keduanya dinilai mampu membuktikan menjadi bagian dari kekuasaan, namun tidak tergoda oleh manisnya kekuasaan.

“Beliau berdua tidak mabuk kekuasaan. Komitmen terhadap anti suap, menegaskan perlawanannya terhadap tindakan korupsi. Perang melawan korupsi bukan lagi janji, sepak terjangnya membuktikan keduanya bukanlah pepesan kosong dalam hal itu,” terangnya.

Said menilai pengalaman penugasan Ganjar-Mahfud juga sangat lengkap. Ganjar Pranowo pernah menjadi anggota DPR, lalu kemudian diamanatkan sebagai Gubernur Jawa Tengah.

Selama dua periode memimpin Jateng, lanjut dia, Ganjar sukses mengentaskan kemiskinan sampai 1 juta warganya. Hal ini dinilai Said menjadi arsip sejarah yang membanggakan dalam kepemimpinan ganjar.

“Mahfud MD pernah menjadi menteri semasa Presiden Gus Dur, menjadi anggota DPR, menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi (MK). Semasa menjadi Ketua MK, beliau pula yang membongkar skandal korupsi yang melibatkan hakim konstitusi Akil Mochtar. Saat menjadi Menkopolhukam saat ini, beliau pula yang mengungkapkan kasus kasus kakap, korupsi di pajak, bea cukai, kasus Ferdi Sambo, dan lainnya,” terangnya.

“Rekam jejak keduanya menjadi kado manis buat rakyat pada pemilu nanti. Harapan akan lahirnya ratu adil yang kita nanti-nantikan,” pungkas Said. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Minta Camat Bentuk Satgas Kesehatan untuk Kawal Program Prioritas

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meminta seluruh camat membentuk Satuan Tugas (Satgas) Kesehatan ...
LEGISLATIF

Fuad Benardi: Rekomendasi DPRD soal BUMD Kini Ada di Tangan Gubernur

SURABAYA – Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur, Fuad Benardi, menegaskan tindak lanjut seluruh rekomendasi DPRD ...
KRONIK

Winarno Tampung Aspirasi Masyarakat Desa Ringinpitu, Jalan Rusak hingga RTLH

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung, Winarno, menggelar kegiatan reses di Desa ...
LEGISLATIF

DPRD Kota Madiun Siap Kawal Warga yang Keberatan atas Perubahan Data Desil

DPRD Kota Madiun siap mengawal warga yang keberatan atas perubahan data desil agar dapat ditinjau kembali sesuai ...
KRONIK

Bupati Fauzi Koordinasi dengan Menhub, Pastikan Penanganan Korban KM Mutiara Sentosa II Maksimal

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menerima kunjungan Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Dudy ...
LEGISLATIF

PDI Perjuangan Jember: Efisiensi Anggaran Lebih Masuk Akal daripada Menambah Utang

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember menyatakan menolak rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember ...