Senin
20 April 2026 | 4 : 20

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Rakernas Akan Bahas Sinergi Pembangunan Nasional

pdip-jatim-jokowi-mega-saat-rakernas-semarang

pdip-jatim-jokowi-mega-saat-rakernas-semarangJAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dipastikan hadir pada pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDI Perjuangan di JIExpo Kemayoran Jakarta, pada Minggu (10/1/2016). Rakernas akan berlangsung hingga 12 Januari 2016.

Menurut Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah, kehadiran Jokowi dalam rakernas ini sebagai kader partai. Rakernas ini akan dibuka oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, yang sekaligus akan memberi arahan.

“Akan ada pidato politik dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri yang akan merekontruksi sistem pembangunan nasional terhadap sinergi pembangunan nasional semesta berencana,” kata Basarah di kantor DPP PDI Perjuangan, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (4/1/2016).

Selain dihadiri oleh presiden, DPP PDI Perjuangan juga mengundang jajaran menteri koordinator di Kabinet Kerja. Salah satu agendanya adalah menyamakan visi dan persepsi soal arah pembangunan nasional kedepan.

“Khususnya dalam konsepsi jangka menengah lima tahun,” ujar Basarah, di acara diskusi menyambut Rakernas dan Harlah ke-43 PDI Perjuangan itu.

Selain itu ada juga komisi yang akan menghadirkan seluruh kepala daerah baik yang sedang memerintah ataupun yang baru terpilih.

“Tujuannya agar program pemerintahan pusat dan daerah bersinergi. Sekarang masih terjadi banyak ketidaksesuaian,” ujar pria yang juga anggota Komisi III DPR itu.

Sementara itu, Asvi Warman Adam, peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia yang hadir dalam kesempatan tersebut mengatakan, program pembangunan semesta berencana diterapkan oleh Presiden Soekarno pada era 1960-1969.

Program itu diadakan dalam rangka menghadapi situasi nasional dan tekanan internasional. Program ini membuat pembangunan antardaerah di Indonesia menjadi lebih terarah.

“Ini digunakan untuk menjawab situasi nasional yang dimana banyak pemberontakan dan tekanan internasional yang menginginkan Indonesia masuk dalam satu blok yang tengah berseteru. Buktinya, implementasi itu menghasilkan pembangunan yang baik,” ujar dia.

Sedang Guru Besar Hukum Universitas Jember, Widodo Ekatjahjana menilai program nasional pembangunan semesta berencana suatu langkah yang baik di tengah tata negara yang tak punya haluan seperti sekarang ini.

“Sistem negara tidak jelas dan haluan negara tidak ada. Karena itu, jika ini diwujudkan pada Rakernas, maka ini karya besar,” jelasnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Dua Legislator Perempuan PDIP Jombang Ini Perkuat Pendidikan Keluarga dan Literasi Digital di Wonosalam

JOMBANG – Anggota Komisi IV DPR RI, Sadarestuwati, dan anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Wiwin Isnawati Sumrambah, ...
KRONIK

Tinjau Longsor di Pacitan, Diana Sasa Desak Pemerintah Konkret soal Relokasi Permanen

PACITAN – Bencana tanah longsor yang kembali menerjang Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan. Dengan kejadian yang ...
LEGISLATIF

Warga Dandangan Keluhkan Banjir, Yuzar Rasyid Bergerak Cepat Tinjau Sungai 

Yuzar Rasyid turun langsung meninjau sungai di Kediri merespons banjir musiman, sekaligus meluncurkan program ...
KABAR CABANG

Musancab PDI Perjuangan Ngawi, Gen Z Tempati Posisi-posisi Strategis di PAC

NGAWI – Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar agenda Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di ...
KABAR CABANG

Hari Kartini 2026, Yudi Meira Tegaskan Peran Perempuan Strategis di PDIP Blitar

Yudi Meira tegaskan peran strategis perempuan dalam politik PDIP Blitar pada momentum Hari Kartini 2026, dorong ...
KABAR CABANG

Tari Reco Banteng Buka Musancab PDI Perjuangan Ngawi

NGAWI – Hentakan kaki para penari memecah suasana Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, Minggu (19/4/2026). Irama ...