Minggu
25 Oktober 2026 | 9 : 49

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Catatan Seskab Pramono Anung Selama 2015

pdip-jatim-pramono-anung-seskab

pdip-jatim-pramono-anung-seskabJAKARTA – Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, 2015 adalah tahun penuh tantangan untuk pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Hal itu jadi salah satu catatan Pramono Anung sejak menjadi Seskab menggantikan Andi Widjajanto pada Agustus 2015.

“2015 memang tahun penuh tantangan, karena persoalan konsolidasi politik. Juga masih adanya dua kubu di parlemen pada waktu itu, KMP dan KIH,” kata Pramono kepada wartawan, di Gedung III Setneg, Jakarta Pusat, Rabu (30/12/2015).

Mantan Sekjen DPP PDI Perjuangan itu juga menyebutkan adanya bencana kabut asap yang menyita perhatian publik dan pemerintah selama 3-4 bulan. Bencana itu bahkan menjadi sorotan internasional.

Kinerja pemerintah makin terlihat setelah Presiden Jokowi merombak kabinetnya pada Agustus 2015. Peningkatan kinerja paling terlihat, kata Pramono, terjadi di sektor ekonomi.

Membaiknya kondisi ekonomi nasional itu, sebut Pramono, setelah dikeluarkannya delapan paket kebijakan. Terbitnya paket kebijakan itu dikomandoi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution.

“Di ujung tahun, persoalan ekonomi mengalami rebound. Indonesia menjadi tempat yang baik untuk berinvestasi,” ucap Pramono.

Pada semester pertama, sebut Pramono, pertumbuhan 4,67%, lalu naik 4,73%, kemudian naik lagi menjadi 4,8% lebih, dan terakhir sudah 5%. Menurut dia angka ini menunjukkan titik terbawah tantangan ekonomi sudah dilalui. Ini merupakan buah dari 8 paket kebijakan ekonomi yang diluncurkan pemerintah.

Dia yakin kondisi ekonomi nasional akan semakin membaik pada 2016. Hal itu dia sampaikan menyusul meningkatnya pembangunan infrastruktur.

“Fokusnya pada pembangunan infrastruktur, mengubah konsumsi menjadi produksi. Mudah-mudahan 2016 membaik, indikasinya permintaan semen dan baja meningkat,” jelasnya.

Berarti perombakan kabinet kemarin berdampak positif? “Ya masyarakat yang memberikan penilaian,” tegas pria asli Kediri itu.

Terkait dengan wacana reshuffle kabinet jilid II yang kini berkembang di masyarakat, Pramono Anung berpendapat, hal itu tidak mengganggu kinerja kabinet. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Megawati di Merah Muda Fest: Anak Muda Harus Kritis dan Bertanggung Jawab atas Masa Depan Bangsa

JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mendorong generasi muda berani berpikir kritis, ...
SEMENTARA ITU...

Hujan Tak Surutkan Semangat, Ribuan Warga Blitar Ikuti Jalan Sehat Hari Santri

BLITAR – Hujan rintik-rintik tak menyurutkan semangat ribuan warga Kabupaten Blitar mengikuti Jalan Sehat Hari ...
SEMENTARA ITU...

Doding Rahmadi Dukung Gantangan Perkutut Trenggalek, Berpotensi Gerakkan Ekonomi Lokal

TRENGGALEK – Gantangan burung perkutut di Kabupaten Trenggalek berpotensi berkembang menjadi penggerak ekonomi ...
KRONIK

Kanang: Banteng Futsal League Mbah Kung Cup Bagian dari Konsolidasi Partai

NGAWI – Banteng Futsal League Mbah Kung Cup 2026 menjadi bagian dari konsolidasi PDI Perjuangan untuk memperkuat ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Dorong Kemloko Jadi Agropolitan, Kembangkan Potensi Wisata Koi

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Erma Susanti, mendorong masyarakat Desa Kemloko, Kecamatan ...
KRONIK

Gandrung Sewu 2026, saat Keanggunan Tradisi Berpadu dengan Kemegahan Teknologi Pertunjukan

BANYUWANGI – Pagelaran tari kolosal Gandrung Sewu 2026, yang perdana digelar malam hari berlangsung megah, di ...