“Orang yang kerja di museum itu harus memiliki empati dan passion. Karena kerja di museum itu adalah kerja-kerja senyap”
JAKARTA – Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri didampingi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim meninjau Museum Nasional seusai kebakaran pada Sabtu (17/9/2023) lalu.
Saat mengunjungi Museum Nasional, Megawati tampak didampingi Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. Tiba di Museum Nasional, Ketua Umum PDI Perjuangan itu disambut Mendikbud, Kepala Badan Riset dan Inovasi (BRIN) Laksana Tri Handoko, Wakil Kepala BRIN Laksamana Madya Amarulla Octavian, dan Sejarawan Bonnie Triyana.
Kepada Nadiem, Megawati minta agar fasilitas dan keamanan museum di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat tersebut diperbaiki.

Megawati mengatakan pemerintah harus menjaga museum yang merupakan bagian dari merawat peradaban. Megawati juga mendorong kerja sama antara BRIN dan Museum Nasional dalam upaya mengembangkan riset dan penelitian di bidang permuseuman.
“Orang yang kerja di museum itu harus memiliki empati dan passion. Karena kerja di museum itu adalah kerja-kerja senyap,” kata Megawati, Selasa (19/9/2023).
Saat berkeliling melihat lokasi kebakaran, Megawati menyinggung soal perlu adanya knowledge creation agar ada produksi pengetahuan atas setiap objek yang ada di museum.
Ketua Dewan Pengarah BRIN itu juga banyak bertanya dan memberi masukan ke Mendikbud Nadiem sembari melihat sejumlah objek yang menjadi sisa kebakaran.

Dia berharap musibah kebakaran ini harus jadi momentum perbaikan museum. “Bekas kebakaran itu tetap harus dikumpulkan,” ucap Megawati yang pernah jadi sukarelawan di Museum Nasional pada 1972 itu.
Diberitakan, kebakaran Museum Nasional terjadi pada Sabtu (16/9/2023) malam. Bangunan yang terbakar adalah Gedung A. Polisi juga telah mengamankan CCTV di Museum Nasional.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Museum dan Cagar Budaya (MCB) Ahmad Mahendra mengatakan ada 817 koleksi yang berada dan dipamerkan pada enam ruangan terdampak kebakaran.
“Secara keseluruhan, total koleksi dan benda bersejarah yang disimpan di Museum Nasional Indonesia sendiri sebanyak 194 ribu koleksi. Terdapat 817 koleksi yang berada dan dipamerkan pada enam ruangan yang terdampak,” kata Ahmad Mahendra dalam siaran pers Kemendikbudristek, Selasa (19/9/2023). (goek)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










