Minggu
01 November 2026 | 2 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jelang Musim Giling, Petani Tebu Magetan Minta Pemerintah Segera Tetapkan HPP Gula

IMG-20250501-WA0020_copy_1280x862

MAGETAN – Menjelang masa produksi tebu menjadi gula (giling), sejumlah petani tebu tergabung dalam Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Magetan dan puhak pabrik gula berkumpul di salah satu angkringan di Kawedanan, Selasa (30/4/2025).

Kedua pihak membahas sejumlah hal, termasuk harapan naiknya harga pokok penjualan (HPP) gula pada tahun ini.

Penasehat Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Magetan, Hendrad Subiyakto, menyampaikan, musim giling bakal berlangsung tak lama lagi. Di Pabrik Gula Redjosarie, misalnya, Hendrad memperkirakan dimulai pada 14 Mei 2025.

Untuk kelancaran proses giling, Hendrad meminta kepada pemkab untuk memperbaiki sejumlah titik ruas jalan yang rusak di jalur angkut tebu dari ladang ke pabrik.

Dijelaskan Anggota Fraksi PDI Perjuangan ini, pengangkutan tebu dari jalur utara, seperti Karangrejo, Kartoharjo, Karas melalui jalur Maospati-Bendo-Kawedanan.

“Ada ruas jalan yang rusak di Bendo – Kawedanan. Ini harus segera dicarikan solusi bersama, diantaranya pemkab agar segera memperbaiki jalan yang rusak,” kata Hendrad.

Selain itu, lanjut dia, agar ada perhatian terhadap timbangan tebu. “Jangan sampai truk pengangkut tebu mengantri berjam-jam bahkan sampai meluber ke jalan raya seperti tahun lalu,” katanya.

Hal tak kalah penting, Hendrad berharap pemerintah segera menetapkan HPP gula. Termasuk, kenaikan nominal pada tahun ini dibandingkan tahun lalu.

“HPP Gula tahun 2024 sebesar Rp 14.500 per kilogram, dan tahun ini kami mengusulkan 15.000 per kilogram,” kata Hendrad.

“Minimal dibeli Rp 15.000, karena kenaikan biaya produksi di lahan,” imbuhnya.

Usul kenaikan HPP didasari kekawatiran petani tebu karena pemerintah tidak membatasi kuota impor. Tanpa ada pembatasan, maka stok dalam negeri akan menumpuk sehingga bisa menjatuhkan harga gula.

Sementara itu, General Manager  PG Rejosarie, Andris Dahono Saroyo menyatakan kesiapannya pada musim giling tahun ini.

“Semangat tahun ini semoga sukses, harapannya petani dapat untung banyak, dan pabrik tidak rugi,” kata Andris Dahono Suroyo.

Andris menyampaikan dalam waku dekat, ketel akan dinyalakan untuk steam test. Dan jika pada tahun lalu tidak ada pertunjukkan wayang, maka tahun ini bakal diadakan, sehingga bisa berdampak baik pada musim giling tahun ini.

Andris memperkirakan musim giling tahun ini di PG Redjosarie,  akan menggiling sekitar 3 juta ton tebu. (rud/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Pimpin Kembali PA GMNI Jatim, Deni Wicaksono Andalkan Digital Sebarkan Gagasan Bung Karno

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Guntur Dorong Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesionalisme

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara atau ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...
HEADLINE

Deni Wicaksono Dorong Kader GMNI Isi Ruang Strategis di Lembaga Negara

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Salah Tafsir Kuota Perempuan BPD, Komisi A DPRD Jember Minta Pengisian Dievaluasi

JEMBER – Komisi A DPRD Jember menemukan dugaan salah tafsir penerapan kuota minimal 30 persen keterwakilan ...
LEGISLATIF

Dewanti Rumpoko Dorong Trans Jatim Malang Raya Terintegrasi dengan Angkot, Lindungi Pendapatan Sopir

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Dewanti Rumpoko, mendorong integrasi Bus Trans Jatim Koridor II Malang ...