Sabtu
08 Agustus 2026 | 5 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

10 dari 476 SD Negeri di Ngawi Bakal Dilebur

IMG-20250510-WA0020

NGAWI – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Ngawi, Bambang Sri Saloko mendukung upaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk melakukan regruping di sejumlah sekolah dasar negeri.

Legislator Banteng dari Dapil 6 tersebut mengatakan, jika ditinjau dari rencana penyatuan lembaga pendidikan tingkat dasar merupakan langkah yang efisien. Terlebih bagi SD negeri yang kekurangan siswa.

“Komisi II mendukung upaya regruping SD Negeri oleh Dindik Ngawi. Jika melihat SD Negeri yang siswanya minim, memang kurang efektif jika dipertahankan,” kata Bambang Saloko, Sabtu (10/5/2025).

Tahun 2025 ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngawi berencana menyatukan 10 lembaga SD Negeri. Dari sejumlah itu, akan diregruping menjadi 5 lembaga.

Alasan untuk regruping sekolah dasar, diantaranya karena faktor jarak gedung sekolah yang terlalu dekat. Sehingga, dengan adanya regruping diharapkan dapat mengefisienkan lembaga maupun SDM tenaga kependidikan.

Meskipun demikian, Bambang Saloko juga menyoroti jumlah siswa SD Negeri yang turun setiap tahun. Masyarakat dinilai lebih memilih menyekolahkan anak-anaknya ke SD swasta.

Legislator PDI Perjuangan itu mendorong agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngawi melakukan evaluasi dan pencermatan terhadap fenomena itu. Termasuk agar SDM tenaga kependidikan membuat inovasi sehingga minat masyarakat kembali tinggi terhadap SD Negeri saat penerimaan siswa baru dibuka.

“Agar kemudian mutu pendidikan di lembaga SD Negeri tetap terjaga dan selalu ditingkatkan,” ucapnya.

Sebagai informasi, Kabupaten Ngawi memiliki 476 sekolah dasar negeri yang berada di bawah naungan Dindik. Pelaksanaan rencana regruping tinggal menunggu legalitas formal berupa SK dari Bupati Ngawi. (and/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Anang Maruf dan Yusuf Ekodono Gabung Soekarno Cup, Dorong Talenta Pelosok Naik Panggung

Legenda Timnas Indonesia Anang Maruf dan Yusuf Ekodono bergabung di Soekarno Cup 2026 karena ingin memperluas ...
LEGISLATIF

19 Daerah Jatim Darurat Kekeringan, Fraksi PDIP Dorong Mitigasi Berkelanjutan

Sebanyak 19 daerah di Jatim berstatus darurat kekeringan. Fraksi PDIP DPRD Jatim meminta pemerintah mengubah pola ...
KRONIK

Pelatihan Pupuk Organik di Kanor Bojonegoro, Solusi Petani Tekan Biaya dan Rawat Tanah

BOJONEGORO – Tingginya harga pupuk kimia yang mengerek beban biaya produksi memicu gerakan kemandirian tani di ...
HEADLINE

Soekarno Cup Bukan Sekadar Sepak Bola, tapi Membangun Karakter Bangsa

Said Abdullah menegaskan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar kompetisi sepak bola, tetapi sarana membangun karakter ...
SEMENTARA ITU...

Dukung PKDI Lumajang di Cup II 2026, Agus Wicaksono Targetkan Juara

LUMAJANG — Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, H. Agus Wicaksono SSos, hadir langsung ...
KABAR CABANG

Musran dan Musranran se Kecamatan Sumbergempol Selesai, Targetkan Penambahan Kursi DPRD Tulungagung

TULUNGAGUNG – Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musranran) PDI Perjuangan se-Kecamatan ...