Senin
26 Oktober 2026 | 2 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hari ini, Tim Saber Pungli Diumumkan

pdip-jatim-doorstop-pramono

pdip-jatim-doorstop-pramonoJAKARTA – Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, instrumen pembentukan tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) telah siap.

Peraturan presiden (Perpres) mengenai Tim Saber Pungli, rencananya akan diumumkan oleh Menko Polhukam, Jumat (21/10/2016) hari ini.

“Besok akan diumumkan, mengenai kerjanya, mengenai mekanismenya, siapa yang ditunjuk untuk pelaksana di lapangan,” kata Pramono Anung, kemarin.

Yang bertanggung jawab menjadi komando Saber Pungli, sebut Pramono, adalah Menko Polhukam, dibantu Kapolri dan juga Jaksa Agung. “Tapi nanti akan ditunjuk ketua pelaksana, yang nantinya akan disampaikan Menko Polhukam,” ujarnya.

Tim Saber Pungli, tambah Pramono, secara terus menerus akan dilakukan juga sampai di daerah-daerah. Tidak hanya hanya ke kementerian/lembaga (K/L) ataupun siapapun yang berkaitan pada pelayanan publik, tetapi juga harus ke dalam, termasuk ke kepolisian dan kejaksaan.

“Presiden juga mengingatkan ini juga kepada kepolisian dan kejaksaan, jangan main-main dalam persoalan ini karena ini cukup serius, sungguh-sungguh, dan akan dipantau secara langsung oleh Bapak Presiden,” sambung mantan Sekjen DPP PDI Perjuangan ini.

Meski di daerah ada Kajati dan Kapolda, lanjut Pramono, untuk sementara dalam waktu 3 bulan ini semua kendali dilakukan dari pusat, dan bisa masuk sampai ke daerah.

Sementara itu, saat rakor dengan gubernur se-Indonesia di Istana Negara kemarin, Presiden Jokowi menegaskan, bahwa yang namanya pungli bukan masalah soal besar kecilnya. Tapi keluhan yang sampai kepada dirinya itu memang sudah puluhan ribu banyaknya, baik yang kecil-kecil urusan Rp10 ribu, Rp50 ribu, Rp100 ribu, bahkan yang jutaan rupiah.

“Ini persoalan yang harus kita selesaikan. Jadi bukan masalah urusan Rp10 ribu tetapi pungli telah membuat masyarakat kita susah untuk mengurus sesuatu, atau misalnya di jalan dicegat, dimintai pungutan,” kata Jokowi.

Dia mengingatkan, masalah pungli itu pada akhirnya akan menimbulkan ekonomi biaya tinggi yang nanti akibatnya akan menurunkan daya saing ekonomi Indonesia.

Jokowi mengakui, pungli sudah bertahun-tahun, dan sudah dianggap sebagai hal yang normal, biasa, serta bangsa Indonesia permisif terhadap praktik itu. Karenanya, dia mengajak para gubernur untuk membicarakan langkah-langkah konkret pemberantasan pungli di daerah.

“Tidak hanya urusan KTP, tidak hanya urusan sertifikat, tidak hanya urusan izin-izin, tidak hanya urusan yang ada di jalan raya, tidak hanya urusan yang berkaitan dengan di pelabuhan, di kantor, di instansi, bahkan di rumah sakit. Apapun yang berkaitan dengan pungutan tidak resmi harus bersama-sama mulai kita kurangi dan hilangkan,” tegasnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Merah Muda Fest 2026: Belajar Memahami Sesama, Merawat Alam, dan Menumbuhkan Kepedulian

JAKARTA – Kepedulian tidak selalu dimulai dari langkah besar. Terkadang, ia tumbuh dari kesediaan mempelajari cara ...
SEMENTARA ITU...

Banteng Futsal League Ngawi: Dari Wazza yang Juara hingga Rizky yang Belajar dari Kekalahan

NGAWI – Usianya baru 14 tahun. Bangku sekolah masih menjadi kesehariannya, tetapi Minggu (25/10/2026), Wazza ...
KRONIK

Merah Muda Fest 2026, Repdem Dorong Ruang Politik bagi Anak Muda

Banu Lesmana Bagaskara menilai Gen Z bukan generasi apolitis, tetapi masih menghadapi hambatan masuk partai ...
KRONIK

Dari Sumenep ke Jakarta, Rafiq Membawa Cerita Madura dan Semangat Merawat Indonesia

JAKARTA – Perjalanan dari Sumenep menuju Jakarta bukan sekadar perpindahan dari satu kota ke kota lain bagi ...
EKSEKUTIF

Marhaen Djumadi Dorong Penguatan Pangan dan Kesejahteraan Petani Nganjuk

NGANJUK – Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menilai kebijakan pemerintah pusat terkait harga gabah membantu memberikan ...
SEMENTARA ITU...

165 Pecatur Ikuti Piala Ketua DPRD Trenggalek, Doding Bidik Atlet Berprestasi

TRENGGALEK – Sebanyak 165 pecatur dari Trenggalek dan luar daerah mengikuti turnamen terbuka catur Piala Ketua DPRD ...