Jumat
26 Juni 2026 | 4 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hari ini, Tim Saber Pungli Diumumkan

pdip-jatim-doorstop-pramono

pdip-jatim-doorstop-pramonoJAKARTA – Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, instrumen pembentukan tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) telah siap.

Peraturan presiden (Perpres) mengenai Tim Saber Pungli, rencananya akan diumumkan oleh Menko Polhukam, Jumat (21/10/2016) hari ini.

“Besok akan diumumkan, mengenai kerjanya, mengenai mekanismenya, siapa yang ditunjuk untuk pelaksana di lapangan,” kata Pramono Anung, kemarin.

Yang bertanggung jawab menjadi komando Saber Pungli, sebut Pramono, adalah Menko Polhukam, dibantu Kapolri dan juga Jaksa Agung. “Tapi nanti akan ditunjuk ketua pelaksana, yang nantinya akan disampaikan Menko Polhukam,” ujarnya.

Tim Saber Pungli, tambah Pramono, secara terus menerus akan dilakukan juga sampai di daerah-daerah. Tidak hanya hanya ke kementerian/lembaga (K/L) ataupun siapapun yang berkaitan pada pelayanan publik, tetapi juga harus ke dalam, termasuk ke kepolisian dan kejaksaan.

“Presiden juga mengingatkan ini juga kepada kepolisian dan kejaksaan, jangan main-main dalam persoalan ini karena ini cukup serius, sungguh-sungguh, dan akan dipantau secara langsung oleh Bapak Presiden,” sambung mantan Sekjen DPP PDI Perjuangan ini.

Meski di daerah ada Kajati dan Kapolda, lanjut Pramono, untuk sementara dalam waktu 3 bulan ini semua kendali dilakukan dari pusat, dan bisa masuk sampai ke daerah.

Sementara itu, saat rakor dengan gubernur se-Indonesia di Istana Negara kemarin, Presiden Jokowi menegaskan, bahwa yang namanya pungli bukan masalah soal besar kecilnya. Tapi keluhan yang sampai kepada dirinya itu memang sudah puluhan ribu banyaknya, baik yang kecil-kecil urusan Rp10 ribu, Rp50 ribu, Rp100 ribu, bahkan yang jutaan rupiah.

“Ini persoalan yang harus kita selesaikan. Jadi bukan masalah urusan Rp10 ribu tetapi pungli telah membuat masyarakat kita susah untuk mengurus sesuatu, atau misalnya di jalan dicegat, dimintai pungutan,” kata Jokowi.

Dia mengingatkan, masalah pungli itu pada akhirnya akan menimbulkan ekonomi biaya tinggi yang nanti akibatnya akan menurunkan daya saing ekonomi Indonesia.

Jokowi mengakui, pungli sudah bertahun-tahun, dan sudah dianggap sebagai hal yang normal, biasa, serta bangsa Indonesia permisif terhadap praktik itu. Karenanya, dia mengajak para gubernur untuk membicarakan langkah-langkah konkret pemberantasan pungli di daerah.

“Tidak hanya urusan KTP, tidak hanya urusan sertifikat, tidak hanya urusan izin-izin, tidak hanya urusan yang ada di jalan raya, tidak hanya urusan yang berkaitan dengan di pelabuhan, di kantor, di instansi, bahkan di rumah sakit. Apapun yang berkaitan dengan pungutan tidak resmi harus bersama-sama mulai kita kurangi dan hilangkan,” tegasnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Salurkan Bantuan untuk Anak-Anak Yatim, Bupati Lukman: Tanggung Jawab Kita Bersama

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan memanfaatkan 10 Muharram 1448 Hijriah untuk menebarkan ...
LEGISLATIF

Evi Dwitasari DPRD Ponorogo Ajak Masyarakat Tak Ragu Ikut Sensus Ekonomi

PONOROGO – Wakil Ketua DPRD Ponorogo, Evi Dwitasari, mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi yang ...
EKSEKUTIF

Job Fair Blitar 2026 Libatkan 43 Perusahaan, Pemkab Blitar Perluas Akses Kerja bagi Pencari Kerja

Pemerintah Kabupaten Blitar menggelar Job Fair 2026 yang diikuti 43 perusahaan pada 25–26 Juni. Bupati Rijanto ...
KRONIK

PAC PDI Perjuangan Talango Rayakan Kemuliaan 10 Muharram Bersama Anak Yatim

SUMENEP – PAC PDI Perjuangan Kecamatan Talango memberikan santunan pada anak yatim, pada Rabu (24/6/2026), ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Siapkan Buku “Bung Karno: Aku Arek Suroboyo” Jadi Materi Wajib SD-SMP

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan 1–2 jam pelajaran khusus tentang Bung Karno bagi siswa SD dan SMP melalui ...
KABAR CABANG

Puluhan Muralis Siap Corat Coret Dinding Kantor DPC Lamongan

LAMONGAN – Puluhan muralis atau seniman mural bakal melukis di dinding kantor sekretariat DPC PDI Perjuangan ...