Rabu
13 Mei 2026 | 4 : 14

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gus Mis: Sejarah Islam dan Tionghoa Sangat Dekat

pdip-jatim-gus-mis-hasto

JAKARTA – Ketua Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Zuhairi Misrawi mengatakan bahwa sejarah Islam Nusantara dengan Tionghoa sangat erat. Bahkan, Islam sejak Nabi Muhammad SAW mendorong agar belajar hingga ke China. 

Menurut pria yang akrab disapa Gus Mis itu, sejarah perkembangan Islam nusantara sangat berkaitan dengan Tionghoa. Pria asal Madura ini mencontohkan adanya keeratan budaya Islam dengan Tionghoa dalam sebuah bangunan masjid. 

“Di Madura, ada masjid yaitu Masjid Agung Sumenep, kalau lihat dari depan itu klenteng. Itu berdiri 1987. Itu hadiah dari warga Tionghoa kepada umat muslim. Pada waktu itu, dari klenteng berubah jadi masjid hanya ditaruh beduk,” kata Gus Mis berdiskusi di perayaan Imlek 2021, yang digelar DPP PDI Perjuangan dengan tema Imlekan Bareng Banteng pada Jumat (12/2/2021).  

Menurut dia, jasa Tionghoa sangat luar biasa kepada umat muslim Indonesia. Proklamator RI Bung Karno pun merayakan Imlek. Meski Imlek sempat dilarang dirayakan terbuka saat Orde Baru, aturan itu sempat dicabut oleh Presiden Keempat RI Gus Dur. Lalu, Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri membuat Keppres yang memutuskan Imlek sebagai hari nasional. 

“Ini adalah perjuangan historis bahwa jasa etnis Tionghoa terhadap Islam Indonesia atau nusantara sangat luar biasa. Jadi PDI Perjuangan bangga hari ini merayakan Imlekan Banteng dalam rangka membangkitkan kesadaran historis kita bahwa kita bangsa taman sarinya Bhineka Tunggal Ika,” kata dia. 

Gus Mis juga mengatakan, ada hadis Nabi Muhammad SAW yang mendorong umatnya agar belajar ke China. Karena itu, Gus Mis menganggap warga Tionghoa merupakan sahabat bagi muslim. 

“Salah satu hadits nabi, tuntutlah ilmu walau ke negeri China. Bahkan Rasul dulu mengutus salah satu sahabatnya, Abu Waqqas yang sekarang kuburannya diziarahi oleh orang-orang muslim Nusantara Indonesia saat ini. Jadi panjang sejarahnya saat zaman nabi,” kata dia. (gesuri)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Rijanto Tegaskan Komitmen Jaga Toleransi Jelang Perayaan Waisak di Blitar

Rijanto menegaskan komitmen menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama jelang perayaan Waisak di Kabupaten ...
KRONIK

Program Banyuwangi Hijau Layani 23.410 Rumah Tangga, Kelola Sampah Secara Sirkular

BANYUWANGI – Program Banyuwangi Hijau yang mengelola sampah secara sirkular terus mendapatkan animo positif dari ...
LEGISLATIF

Eri Irawan Inisiasi “Sekolah Sampah”, Dorong Warga Surabaya Mulai Pilah Sampah dari Rumah

Eri Irawan menginisiasi “Sekolah Sampah” untuk mendorong warga Surabaya memilah dan mengelola sampah dari rumah. ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Pemimpin Bukan Dinilai dari Penghargaan, Tapi Dampaknya bagi Rakyat

Eri Cahyadi menegaskan pemimpin sejati tidak diukur dari penghargaan, tetapi dampaknya terhadap kesejahteraan ...
KRONIK

Sensus Ekonomi 2026, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Memberikan Data yang Benar dan Jujur

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyambut baik Sensus Ekonomi 2026 yang dilaksanakan oleh Badan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Minta Pengawasan Daycare Diperketat usai Kasus Kekerasan Anak di Yogyakarta

Novita Hardini meminta pengawasan daycare diperketat usai kasus dugaan kekerasan anak di Yogyakarta menjadi sorotan ...