Senin
22 Juni 2026 | 4 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Di Jatim, Kolaborasi Nasionalis – Religius Terbukti Bisa Menangkan Pilkada

pdip-jatim-untari-180920

SURABAYA – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengatakan, kemenangan 11 pasangan calon (paslon) yang diusung Partainya di Jatim menunjukkan kolaborasi yang kuat antara nasionalis dan religius.

Hal ini tampak dari 11 pilkada kabupaten/kota tersebut, 6 pasangan di antaranya merupakan perpaduan kader Banteng bersama calon dari kalangan Nahdliyin (NU).

“Alhamdulillah, kita berhasil menunjukkan perpaduan kalangan Soekarnois dengan NU, bisa menyatu di enam daerah yang berhasil menang di pilkada serentak kemarin,” ujar Untari, Sabtu (12/12/20).

Menurut Untari, perpaduan nasionalis dan religius ini terlihat di Kabupaten Situbondo, Kabupaten Kediri, Kabupaten Gresik, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Malang dan Kabupaten Sumenep.

Hal ini, tambah Untari, merupakan bukti bahwa perpaduan antara nasionalis dan religius benar-benar terimplementasikan dalam Pilkada 2020.

“Masyarakat juga mendukung. Terbukti mereka bisa memenangkan pilkada. Ini keinginan masyarakat agar kekuatan nasionalis dan religius bisa bersatu dalam memimpin mereka di daerahnya, tidak lain untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Ini juga, lanjut Untari, bisa menjadi catatan yang cukup indah bagi NKRI yang dimulai dari Jawa Timur. Kekuatan terbesar di Jatim untuk membawa kemakmuran masyarakat yang teridentifikasi pada kalangan nasionalis dan religius bisa dipadukan Partainya.

Sementara itu, Kepala Badan Pemenangan (BP) Pemilu DPD PDI Perjuangan Jatim, Deni Wicaksono mengatakan, pilkada kali ini sebagai bukti konsistensi PDI Perjuangan dalam memadukan nasionalis dan religius. Terbukti perpaduan ini berhasil menang di pilkada.

“Seperti di Situbondo. Dengan perpaduan calon dari PDI Perjuangan dan kalangan Nahdliyin, kita bisa menang. Padahal kita belum pernah menang di Situbondo,” ujarnya.

Deni meyakinkan kolaborasi nasionalis religius ini akan membawa kemanfaatan yang lebih lagi untuk masyarakatnya lima tahun mendatang.

“Terima kasih para ulama, kiai, pimpinan Ponpes, serta para bu Nyai, Ansor, Fatayat dan Muslimat NU yang telah memberikan rekomendasi kader-kader terbaiknya, bersama dengan PDI Perjuangan, sehingga bisa memenangkan Pilkada 9 Desember di Jatim,” ucapnya.

Ini 6 paslon perpaduan nasionalis – religius di Jatim yang berhasil menang di Pilkada 2020.

  1. Situbondo, Karna Suwandi – Khoirani (53,11%)
  2. Malang, HM. Sanusi – Didik Gatot S (45,56%)
  3. Kediri, Hanindhito Himawan – Dewi Mariya Ulfa (76,73%).
  4. Trenggalek, Nur Arifin – Syah Muhammad N (68,08%).
  5. Gresik, Fandi Achmad – Aminatun Habibah (51,32%)
  6. Sumenep, Ahmad Fauzi – Dewi Khalifah (51,87%).

(goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Haul Bung Karno, PDIP Kediri Libatkan 60 Gen Z dan Gen Alpha dalam Doa Lintas Agama

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menggelar doa lintas agama memperingati Haul Bung Karno dengan melibatkan 60 ...
KABAR CABANG

Soekarno Fun Walk Tulungagung 2026, Ribuan Masyarakat Lintas Generasi Tumpah Ruah

TULUNGAGUNG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar Soekarno Fun Walk 2026 dengan titik start dan ...
KABAR CABANG

PAC Takeran Magetan Gotong Royong Mengecat Tugu Pancasila

MAGETAN – Dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno dan Hari Lahir Pancasila, sejumlah kader pimpinan anak cabang ...
KABAR CABANG

Peringati Haul Bung Karno, PDIP Trenggalek Gelar Semaan Alquran dan Doa Bersama

DPC PDI Perjuangan Trenggalek memperingati Haul Bung Karno ke-56 dengan semaan Alquran, doa bersama, dan tumpengan ...
KABAR CABANG

PDIP Jember Gelar 1 Juta Sholawat untuk Bung Karno dan Kedamaian Negeri

DPC PDI Perjuangan Jember menggelar gerakan 1 Juta Sholawat untuk Bung Karno dan Kedamaian Negeri dalam rangka ...
LEGISLATIF

Romy Soekarno Tampung Aspirasi Warga Blitar, Soroti Teknologi Sampah hingga Industri Lokal

Anggota DPR RI Romy Soekarno menyerap aspirasi masyarakat Blitar terkait modernisasi industri kecil, pengelolaan ...