Rabu
07 Januari 2026 | 10 : 19

Di Jatim, Kolaborasi Nasionalis – Religius Terbukti Bisa Menangkan Pilkada

pdip-jatim-untari-180920

SURABAYA – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengatakan, kemenangan 11 pasangan calon (paslon) yang diusung Partainya di Jatim menunjukkan kolaborasi yang kuat antara nasionalis dan religius.

Hal ini tampak dari 11 pilkada kabupaten/kota tersebut, 6 pasangan di antaranya merupakan perpaduan kader Banteng bersama calon dari kalangan Nahdliyin (NU).

“Alhamdulillah, kita berhasil menunjukkan perpaduan kalangan Soekarnois dengan NU, bisa menyatu di enam daerah yang berhasil menang di pilkada serentak kemarin,” ujar Untari, Sabtu (12/12/20).

Menurut Untari, perpaduan nasionalis dan religius ini terlihat di Kabupaten Situbondo, Kabupaten Kediri, Kabupaten Gresik, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Malang dan Kabupaten Sumenep.

Hal ini, tambah Untari, merupakan bukti bahwa perpaduan antara nasionalis dan religius benar-benar terimplementasikan dalam Pilkada 2020.

“Masyarakat juga mendukung. Terbukti mereka bisa memenangkan pilkada. Ini keinginan masyarakat agar kekuatan nasionalis dan religius bisa bersatu dalam memimpin mereka di daerahnya, tidak lain untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Ini juga, lanjut Untari, bisa menjadi catatan yang cukup indah bagi NKRI yang dimulai dari Jawa Timur. Kekuatan terbesar di Jatim untuk membawa kemakmuran masyarakat yang teridentifikasi pada kalangan nasionalis dan religius bisa dipadukan Partainya.

Sementara itu, Kepala Badan Pemenangan (BP) Pemilu DPD PDI Perjuangan Jatim, Deni Wicaksono mengatakan, pilkada kali ini sebagai bukti konsistensi PDI Perjuangan dalam memadukan nasionalis dan religius. Terbukti perpaduan ini berhasil menang di pilkada.

“Seperti di Situbondo. Dengan perpaduan calon dari PDI Perjuangan dan kalangan Nahdliyin, kita bisa menang. Padahal kita belum pernah menang di Situbondo,” ujarnya.

Deni meyakinkan kolaborasi nasionalis religius ini akan membawa kemanfaatan yang lebih lagi untuk masyarakatnya lima tahun mendatang.

“Terima kasih para ulama, kiai, pimpinan Ponpes, serta para bu Nyai, Ansor, Fatayat dan Muslimat NU yang telah memberikan rekomendasi kader-kader terbaiknya, bersama dengan PDI Perjuangan, sehingga bisa memenangkan Pilkada 9 Desember di Jatim,” ucapnya.

Ini 6 paslon perpaduan nasionalis – religius di Jatim yang berhasil menang di Pilkada 2020.

  1. Situbondo, Karna Suwandi – Khoirani (53,11%)
  2. Malang, HM. Sanusi – Didik Gatot S (45,56%)
  3. Kediri, Hanindhito Himawan – Dewi Mariya Ulfa (76,73%).
  4. Trenggalek, Nur Arifin – Syah Muhammad N (68,08%).
  5. Gresik, Fandi Achmad – Aminatun Habibah (51,32%)
  6. Sumenep, Ahmad Fauzi – Dewi Khalifah (51,87%).

(goek)

Artikel Terkini

KLIPING MEDIA

Survei LSI Denny JA: 66% Responden Tak Setuju Usulan Pilkada Lewat DPRD

JAKARTA – Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei terkait usulan pemilihan kepala daerah ...
KABAR CABANG

Instruksi Mas Dhito kepada Banteng Kabupaten Kediri: Turun ke Akar Rumput, Gandeng Pemuda!

KEDIRI – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menginstruksikan seluruh struktur ...
LEGISLATIF

Edi Cahyo Purnomo Dorong Pengentasan Kemiskinan di Jember dari 2 Sektor

JEMBER – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember Edi Cahyo Purnomo (ECP), mendorong pengentasan kemiskinan di ...
RUANG MERAH

Politik Kaum Muda

Oleh Muries Subiyantoro PADA pertengahan hingga akhir tahun 2025 lalu, muncul fenomena menarik yang patut dicermati ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jombang Rilis Kinerja 2025, Fokus Kawal Hak Rakyat

JOMBANG – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jombang merilis laporan kinerja tahun 2025. Hal itu sebagai bentuk ...
LEGISLATIF

Dua Manfaat Ini Jadi Alasan DPRD Surabaya Dukung Kebijakan Parkir Nontunai

SURABAYA – Komisi C DPRD Surabaya menilai bahwa edukasi kepada juru parkir (jukir) menjadi kunci utama dalam ...