Senin
10 Agustus 2026 | 1 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

33 Ketua DPD PDI Perjuangan Beri Masukan ke Presiden Jokowi

pdip jatim - jokowi mega tjahjo puan di rakernas semarang

pdip jatim - jokowi mega tjahjo puan di rakernas semarangJAKARTA — Para Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan menemui Presiden Joko Widodo, Rabu (6/5/2015) sore. Mereka memberikan masukan kepada Jokowi terkait kondisi pembangunan di daerah.

Ketua DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara, Olly Dondokambey menjelaskan, ada 33 Ketua DPD PDI Perjuangan yang hadir dalam pertemuan tersebut. Menurut dia, para pengurus daerah menyampaikan kritik terhadap pemerintah soal keterlambatan penyerapan anggaran.

Olly yang juga Bendahara Umum DPP PDI Perjuangan tersebut menilai, keterlambatan itu karena kementerian teknis belum menjalankan tugas sepenuhnya.

“Kami menyampaikan informasi bahwa ada kelambatan dalam penyerapan anggaran, karena dalam kementerian teknis belum menjalankan fungsinya sebagai pelaksanaan apa yang sudah diputuskan oleh presiden,” ujar Olly.

Dia berharap pertemuan seperti ini bisa dilakukan secara rutin. Dia memastikan PDI Perjuangan selalu siap memenuhi undangan dari kepala negara.

“Bulan depan juga kalau ada jadwal, kita datang. Akan lebih baik informasi langsung dari daerah. Berarti kita beri informasi yang benar,” jelasnya.

Ketua DPD, tambah dia, mendorong pemerintah untuk lebih cepat melakukan tindakan. Supaya, ketua DPD yang menjabat sebagai kepala daerah bisa langsung bekerja.

Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani yang ikut mendampingi pimpinan partai tingkat provinsi itu menyatakan, bahwa pertemuan antara Presiden Jokowi dengan 33 Ketua DPD PDI Perjuangan sudah dijadwalkan sejak lama. Oleh karena itu, Puan menepis bahwa partainya mendapat perlakuan istimewa untuk berkomunikasi langsung dengan presiden.

Pertemuan itu, sebut Puan, adalah inisiatif presiden untuk menampung saran dari pengurus daerah layaknya pertemuan presiden dengan gubernur, wali kota, dan bupati. “Kami makan sore sambil bicara santai, jadi tidak ada yang serius-serius,” jelas perempuan yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan non-aktif tersebut.

Menurut Puan, para pengurus daerah PDI Perjuangan di antaranya menyinggung ketersediaan pangan menjelang Lebaran. Mereka juga minta adanya sinergi antara kebijakan pusat dengan program pemerintah di 34 provinsi. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

OLAHRAGA

16 Tim Bertemu di Soekarno Cup, Komarudin: Sepak Bola Harus Jadi Ruang Persatuan Anak Muda

Komarudin Watubun menegaskan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar mengejar kemenangan, tetapi menjadi ruang ...
OLAHRAGA

Soekarno Cup Buka Jalan Talenta Pelosok, Eri: Ini Realisasi Mimpi Anak Petani dan Nelayan

Soekarno Cup 2026 membuka panggung bagi talenta muda dari pelosok, termasuk anak petani dan nelayan. Eri Cahyadi ...
HEADLINE

Said Abdullah: Soekarno Cup Jadi Wadah Talenta Muda Wong Cilik dan Pembentuk Karakter

SURABAYA – Soekarno Cup 2026 tidak sekadar menjadi ajang perebutan gelar juara bagi 16 tim dari berbagai daerah di ...
OLAHRAGA

Soekarno Cup 2026 Siapkan VAR untuk Semifinal dan Final, Jaga Sportivitas Pertandingan

Soekarno Cup 2026 menyiapkan teknologi VAR untuk semifinal dan final. Panitia juga mendatangkan wasit dari luar ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Harap Kecamatan Pakel Jadi Kandang Banteng Sejati

TULUNGAGUNG – Dalam pelaksanaan Pemilu Legislatif (Pileg) tahun 1999 hingga 2024, tercatat bahwa PDI Perjuangan ...
KRONIK

Hj. Ansari Dorong Masyarakat Perkuat Mitigasi Bencana sejak Dini

PAMEKASAN – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari, mendorong masyarakat memperkuat mitigasi bencana dan kepedulian ...