Sabtu
11 Juli 2026 | 12 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

33 Ketua DPD PDI Perjuangan Beri Masukan ke Presiden Jokowi

pdip jatim - jokowi mega tjahjo puan di rakernas semarang

pdip jatim - jokowi mega tjahjo puan di rakernas semarangJAKARTA — Para Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan menemui Presiden Joko Widodo, Rabu (6/5/2015) sore. Mereka memberikan masukan kepada Jokowi terkait kondisi pembangunan di daerah.

Ketua DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara, Olly Dondokambey menjelaskan, ada 33 Ketua DPD PDI Perjuangan yang hadir dalam pertemuan tersebut. Menurut dia, para pengurus daerah menyampaikan kritik terhadap pemerintah soal keterlambatan penyerapan anggaran.

Olly yang juga Bendahara Umum DPP PDI Perjuangan tersebut menilai, keterlambatan itu karena kementerian teknis belum menjalankan tugas sepenuhnya.

“Kami menyampaikan informasi bahwa ada kelambatan dalam penyerapan anggaran, karena dalam kementerian teknis belum menjalankan fungsinya sebagai pelaksanaan apa yang sudah diputuskan oleh presiden,” ujar Olly.

Dia berharap pertemuan seperti ini bisa dilakukan secara rutin. Dia memastikan PDI Perjuangan selalu siap memenuhi undangan dari kepala negara.

“Bulan depan juga kalau ada jadwal, kita datang. Akan lebih baik informasi langsung dari daerah. Berarti kita beri informasi yang benar,” jelasnya.

Ketua DPD, tambah dia, mendorong pemerintah untuk lebih cepat melakukan tindakan. Supaya, ketua DPD yang menjabat sebagai kepala daerah bisa langsung bekerja.

Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani yang ikut mendampingi pimpinan partai tingkat provinsi itu menyatakan, bahwa pertemuan antara Presiden Jokowi dengan 33 Ketua DPD PDI Perjuangan sudah dijadwalkan sejak lama. Oleh karena itu, Puan menepis bahwa partainya mendapat perlakuan istimewa untuk berkomunikasi langsung dengan presiden.

Pertemuan itu, sebut Puan, adalah inisiatif presiden untuk menampung saran dari pengurus daerah layaknya pertemuan presiden dengan gubernur, wali kota, dan bupati. “Kami makan sore sambil bicara santai, jadi tidak ada yang serius-serius,” jelas perempuan yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan non-aktif tersebut.

Menurut Puan, para pengurus daerah PDI Perjuangan di antaranya menyinggung ketersediaan pangan menjelang Lebaran. Mereka juga minta adanya sinergi antara kebijakan pusat dengan program pemerintah di 34 provinsi. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Minta Pengaturan Fasilitasi Reses Diperjelas

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim meminta pengaturan fasilitasi reses dalam Raperda dirumuskan lebih jelas agar ...
KOLOM

Politik yang Tumbuh dari Tradisi Belajar

DI tengah politik yang semakin cepat bergerak, ukuran keberhasilan seorang politisi kerap disederhanakan pada ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Bantu 7.380 Siswa Keluarga Prasejahtera, Eri: Jangan Ada Anak Putus Sekolah karena Biaya

Pemkot Surabaya menyalurkan bantuan pendidikan kepada 7.380 siswa dari keluarga desil 1 hingga 5 untuk memastikan ...
EKSEKUTIF

Pemkab Lumajang dan FKUB Perkuat Kolaborasi, Rawat Kerukunan demi Stabilitas Daerah

LUMAJANG – Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, terus memperkuat kolaborasi bersama Forum Kerukunan Umat ...
KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Kota Blitar Rutin Gelar Dapur Umum Gotong Royong Setiap Tanggal 10

DPC PDI Perjuangan Kota Blitar rutin menggelar Dapur Umum Gotong Royong setiap tanggal 10 sebagai aksi sosial untuk ...
LEGISLATIF

Eko Herdiyanto Kawal Pembaruan Data Bansos di Kota Malang agar Tepat Sasaran

Ketua Komisi D DPRD Kota Malang Eko Herdiyanto akan mengawal pembaruan data bansos dan mendorong verifikasi ...