Sabtu
26 September 2026 | 6 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Warga Lumajang Mengadukan Jalan Rusak kepada Cawabup Mas Yudha

IMG-20241111-WA0002_copy_698x442

Warga Lumajang Mengadukan Jalan Rusak kepada Cawabup Mas Yudha

LUMAJANG – Masyarakat mengadukan jalan rusak yang ada di Kabupaten Lumajang kepada Yudha Adji Kusuma, Calon Wakil Bupati Lumajang dan kepada Tri Rismaharini, Calon Gubernur Jawa Timur.

Pengaduan disampaikan dalam acara Konsolidasi Pemenangan Pilkada 2024 di Lapangan Desa Kraton, Minggu (10/11/2024).

Yudha Adji Kusuma menegaskan bahwa dirinya bersama Bunda Indah berkomitmen untuk memprioritaskan pembenahan jalan yang rusak yang ada di Kabupaten Lumajang.

Bahkan, setiap kali keliling, dirinya dan bunda Indah telah melakukan kontrak politik yang disaksikan oleh tokoh masyarakat, pendukung, dan masyarakat lainnya.

“Bahwa ini menjadi program prioritas kami ketika nantinya kami diberikan amanah menjadi bupati dan wakil bupati Lumajang. Bahwa ini aspirasi masyarakat yang harus sesegera mungkin untuk dibenahi,” ujar mas Yudha, sapaan akrabnya.

Kata Yudha, persoalan jalan yang rusak harus ada komunikasi yang baik antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat. Maka dari itu, jalan rusak yang menjadi kewenangan kabupaten, akan segera diselesaikan oleh bunda Indah-mas Yudha.

“Sementara untuk jalan yang masuk dalam kewenangan provinsi, maka ini harus koordinasi dan komunikasi dengan bu Risma dan gus Hans jika nantinya terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur,” tambahnya.

Sejalan dengan itu, Tri Rismaharini menegaskan bahwa dirinya juga memiliki program prioritas yang sama. Katanya, saat ini jalan provinsi sudah tidak layak dan sudah overload.

“Saat ini saya lihat, jalan provinsi sudah overload, karena campur antara angkutan barang, angkutan manusia, dan pengendara sepeda motor. Maka dari itu, kesimpulannya adalah perlu terobosan dengan dibangunkannya jalan baru untuk akses utama,” papar Risma, sapaan akrabnya.

Lebih lanjut, Risma menjelaskan mengapa dirinya ingin membangun jalan baru, bukan jalan tol. Katanya, banyak pengendara angkutan barang yang masih merasa berat dengan tarif tol, sehingga mereka masih memilih menggunakan jalan bawah.

“Ditambah lagi, ketika saya ke Banyuwangi harus melewati bukit-bukit yang meliuk-liuk. Maka saya bersma gus Hans, jika nantinya terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur akan membangun jalan terowongan untuk mempercepat akses ke Banyuwangi,” jelasnya.

Mantan Meteri Sosial itu menegaskan bahwa perlu adanya komunikasi dan pembagian peran antara pemerintah pusat, provinsi dan daerah. Sehingga, akses-akses jalan nantinya bisa dibangun dengan baik dan akses yang cepat dan mudah. (Ndy/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kenangan Didik Nurhadi Bersama Guruh Soekarnoputra: Pesan PIP hingga Tolak Politik Uang

Didik Nurhadi mengenang kedekatannya dengan Guruh Soekarnoputra sejak 2014 sebagai Ketua BAGUS. Ia mengingat pesan ...
KRONIK

Geger Benda Purbakala Hilang, DPRD Sebut Jember Darurat Cagar Budaya

JEMBER – Dua batu yoni hilang dari Situs Pocangan, Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, Jember. Ketua Komisi B DPRD ...
LEGISLATIF

Komisi III DPRD Ngawi Pantau Pembangunan Pasar Beran

NGAWI – Pembangunan Pasar Beran di Desa Beran, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, mendapat perhatian dari Komisi III ...
SEMENTARA ITU...

Pemkot Surabaya Libatkan Gen Z dalam Refleksi Perobekan Bendera 2026

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melibatkan Generasi Z (Gen Z), mulai pelajar SMP hingga SMA, dalam ...
KRONIK

Fraksi PDIP DPRD Jatim Berduka, Renny: Kibarkan Bendera Partai Setengah Tiang untuk Guruh Soekarnoputra

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Guruh Soekarnoputra. ...
KABAR CABANG

Guruh Soekarnoputra Wafat, DPC PDI Perjuangan Kota Madiun Sampaikan Duka Cita 

MADIUN – Kabar duka menyelimuti keluarga besar PDI Perjuangan. Mohammad Guruh Irianto Sukarnoputra atau yang ...