Minggu
09 Agustus 2026 | 1 : 51

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wabup Probolinggo Buka Operasi Pasar, Atasi Kenaikan Harga Beras Medium

IMG-20230206-WA0043_copy_791x453

KABUPATEN PROBOLINGGO – Lonjakan harga beras khususnya medium membuat Pemkab Probolinggo ambil sikap. Melibatkan Bulog, operasi pasar murah digelar pada Senin (6/2/2023).

Operasi pasar murah beras medium ini dengan total 100 ton beras, yang diperuntukkan di 24 kecamatan se-kabupaten. Dimana harganya sebesar Rp 9.450 per kilogram sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Probolinggo, Timbul Prihanjoko membuka secara langsung seremonial yang dilangsungkan di komplek gudang Bulog, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Kanigaran.

Dalam sambutannya, Wabup  Timbul Prihanjoko mengatakan operasi pasar murah beras ini untuk menstabilkan harga.

“Juga mengembalikan inflasi termasuk meningkatkan daya beli masyarakat serta meringankan beban masyarakat,” jelas Wabup dari PDI Perjuangan ini.

Ia berharap dengan operasi pasar murah beras ini, bisa memudahkan masyarakat dalam membeli kebutuhan pokok. Sebab, beras merupakan kebutuhan utama karena bahan pokok konsumsi utama.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Bulog Probolinggo, Muhammad Ramadhan mensupport baik atas terselenggaranya operasi pasar murah beras medium ini. Dengan operasi pasar, tentunya harga beras khususnya jenis medium bisa terkontrol dan mudah di tingkat masyarakat.

“Saat ini stok beras di gudang Bulog mencapai 1100 ton. Stok ini terbilang cukup hingga musim panen raya pada akhir Maret 2023,” jelasnya.

Ia juga berharap agar operasi pasar murah beras medium ini bisa diterima masyarakat dan bisa menstabilkan harga beras yang saat ini sedang mengalami lonjakan harga.

Diketahui sejak 2 mingguan, harga beras di sejumlah daerah termasuk Kabupaten dan Kota Probolinggo mengalami lonjakan harga.

Harga beras medium, naik menjadi Rp 10 rb hingga Rp 11 rb per kilogram. Sedangkan beras premium harganya tembus Rp 12 ribu per kilogram.

Lonjakan harga beras disebabkan faktor cuaca sehingga sejumlah daerah gagal tanam dan membuat stoknya minim. (drw/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Tulungagung Harap Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Besuki Tingkatkan Kemenangan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Jajaran Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Besuki resmi terbentuk. ...
LEGISLATIF

Andreas Dorong Masyarakat Melek Keuangan agar Tak Jadi Korban Penipuan Digital

MALANG – Anggota Komisi XI DPR RI Andreas Eddy Susetyo mendorong masyarakat memperkuat literasi keuangan di tengah ...
SEMENTARA ITU...

Lewat Dramasoka Pendekar Caping Gunung, Rijanto Ajak Warga Guyub Bangun Blitar

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mengajak masyarakat memperkuat persatuan dan gotong royong sebagai modal utama ...
LEGISLATIF

Anggota Dewan Ratih Damayanti Bantu Warga Tak Mampu yang Koma 3 Hari dan Terkendala BPJS

LUMAJANG – Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Lumajang yang juga menjabat sebagai anggota Komisi D DPRD Kabupaten ...
KABAR CABANG

DPC Tuban Gelar Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan

TUBAN– DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tuban terus mematangkan rencana perlindungan sosial bagi kader. Sebagai langkah ...
OLAHRAGA

Anang Maruf dan Yusuf Ekodono Gabung Soekarno Cup, Dorong Talenta Pelosok Naik Panggung

Legenda Timnas Indonesia Anang Maruf dan Yusuf Ekodono bergabung di Soekarno Cup 2026 karena ingin memperluas ...