Rabu
20 Mei 2026 | 11 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wabup Probolinggo Buka Operasi Pasar, Atasi Kenaikan Harga Beras Medium

IMG-20230206-WA0043_copy_791x453

KABUPATEN PROBOLINGGO – Lonjakan harga beras khususnya medium membuat Pemkab Probolinggo ambil sikap. Melibatkan Bulog, operasi pasar murah digelar pada Senin (6/2/2023).

Operasi pasar murah beras medium ini dengan total 100 ton beras, yang diperuntukkan di 24 kecamatan se-kabupaten. Dimana harganya sebesar Rp 9.450 per kilogram sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Probolinggo, Timbul Prihanjoko membuka secara langsung seremonial yang dilangsungkan di komplek gudang Bulog, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Kanigaran.

Dalam sambutannya, Wabup  Timbul Prihanjoko mengatakan operasi pasar murah beras ini untuk menstabilkan harga.

“Juga mengembalikan inflasi termasuk meningkatkan daya beli masyarakat serta meringankan beban masyarakat,” jelas Wabup dari PDI Perjuangan ini.

Ia berharap dengan operasi pasar murah beras ini, bisa memudahkan masyarakat dalam membeli kebutuhan pokok. Sebab, beras merupakan kebutuhan utama karena bahan pokok konsumsi utama.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Bulog Probolinggo, Muhammad Ramadhan mensupport baik atas terselenggaranya operasi pasar murah beras medium ini. Dengan operasi pasar, tentunya harga beras khususnya jenis medium bisa terkontrol dan mudah di tingkat masyarakat.

“Saat ini stok beras di gudang Bulog mencapai 1100 ton. Stok ini terbilang cukup hingga musim panen raya pada akhir Maret 2023,” jelasnya.

Ia juga berharap agar operasi pasar murah beras medium ini bisa diterima masyarakat dan bisa menstabilkan harga beras yang saat ini sedang mengalami lonjakan harga.

Diketahui sejak 2 mingguan, harga beras di sejumlah daerah termasuk Kabupaten dan Kota Probolinggo mengalami lonjakan harga.

Harga beras medium, naik menjadi Rp 10 rb hingga Rp 11 rb per kilogram. Sedangkan beras premium harganya tembus Rp 12 ribu per kilogram.

Lonjakan harga beras disebabkan faktor cuaca sehingga sejumlah daerah gagal tanam dan membuat stoknya minim. (drw/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Ini, Poin-Poin Pendapat Akhir Fraksi PDIP DPRD Tulungagung terhadap 5 Raperda

TULUNGAGUNG – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung menyampaikan pendapat akhir terhadap 5 (lima) ...
KRONIK

Sengketa Lahan Warga Parsanga, H. Zainal Dorong Penyelesaian secara Dialog dan Aturan Hukum

SUMENEP – Sejumlah warga Desa Parsanga, Kabupaten Sumenep, mengadukan dugaan sengketa lahan terkait rencana ...
KRONIK

Kader Muda PDI Perjuangan Pacitan Diminta Aktif Bangun Konten Politik Kreatif

Deni Wicaksono mendorong kader muda PDIP Pacitan aktif memanfaatkan media sosial untuk kritik program pemerintah ...
SEMENTARA ITU...

Jamaah Termuda dan Tertua Satu Bus, Mas Dhito Pesan Saling Menjaga

Pemkab Kediri memberangkatkan 1.213 calon jamaah haji. Jamaah muda diminta membantu lansia selama di Tanah Suci. ...
EKSEKUTIF

Orang Tua di Gresik Diminta Kurangi Kebiasaan Main HP di Depan Anak

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengingatkan kepada para orang tua soal penggunaan gadget yang dapat ...
KABAR CABANG

Heru Minta PAC Jaga Kekompakan dan Kedekatan dengan Rakyat Pacitan 

DPD PDI Perjuangan Jatim melantik 12 PAC PDIP se-Kabupaten Pacitan periode 2026–2031. Heru Setyanto menyebut ...