NGAWI – Dua masalah kesejahteraan masyarakat jadi fokus Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, saat melaksanakan tinjauan di dua kecamatan. Di Kecamatan Kedunggalar, Wabup meninjau proses bedah rumah milik salah seorang warga. Sementara di Paron, menjenguk warga kurang mampu yang sakit.
Rumah Agus, bukan lagi tidak layak huni. Namun hampir roboh akibat lapuk dimakan usia. Dinding dari papan kayu nampak jebol di beberapa sisi. Atap rumah lebih parah. Genteng-genteng tidak tertata, membentuk lubang-lubang di langit-langit rumah.
Untuk mewujudkan rumah Agus yang layak huni, bedah rumah dilakukan seketika itu. Prosesinya dilaksanakan dengan gotong royong dari elemen masyarakat sekitar, Pemdes setempat, kecamatan, dan dibantu juga oleh relawan kemanusiaan Pesona.
Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko saat berada di lokasi bedah rumah menyampaikan, selain mewujudkan rumah layak huni, yang juga tidak kalah penting adalah memberikan motivasi agar pemilik rumah kedepannya bisa lebih maju dan produktif.
“Sekaligus yang terpenting juga memberikan motivasi kepada Mas Agus, pemilik rumah, yang masih muda, masih produktif. Agar termotivasi untuk lebih maju dan produktif lagi dalam menatap masa depan,” ucap Wabup Antok.

Menurut Ketua DPC PDI Perjuangan Ngawi itu, dengan memberikan wawasan dan motivasi kepada Agus, diharapkan kedepannya pemilik rumah tersebut bisa lebih baik lagi.
“Seorang anak muda harus memiliki semangat untuk produktif, untuk hidup yang lebih baik lagi. Tentunya dengan kerja keras, melakukan kegiatan ekonomi, semampunya,” jelas Wabup Antok, Rabu (22/12/21).
Usai melakukan tinjauan di Kedunggalar, Wabup Antok kemudian melanjutkan tinjauan di Kecamatan Paron.
Di Kecamatan Paron, tepatnya masuk Desa Jambangan, ada salah satu warga yang tengah menderita sakit. Namun, karena keterbatasan ekonomi, warga tersebut hanya dirawat seadanya.
Menjenguk warganya yang tengah terbaring lemah, Wabup Antok memberikan kepastian terkait fasilitas kesehatan. Diantaranya untuk perawatan yang layak beserta dokternya, termasuk administrasi yang kemudian bisa digunakan kembali.
Selain itu juga memberikan semangat agar warga tersebut bisa segera pulih dan bisa beraktivitas seperti sediakala. (mf/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS