Rabu
10 Desember 2025 | 12 : 15

Wabup Achmad Fauzi Dorong Tiap Desa Punya BUMDes

pdip-jatim-wabup-sumenep

SUMENEP – Wakil Bupati Achmad Fauzi mendorong semua desa di Sumenep menjadi desa mandiri. Caranya, tiap desa memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Dorongan ini dia sampaikan mengingat anggaran dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) yang diterima masing-masing desa, cukup besar.

“Semua desa harus memiliki BUMDes, agar menjadi desa yang mandiri,” kata Achmad Fauzi, Senin (3/4/2017).

Menurut dia, DD dan ADD yang diterima desa merupakan dana stimulus dari pemerintah. Sehingga bisa saja dalam beberapa tahun kedepan program tersebut dihapus dan desa tidak lagi mendapat suntikan dana dari pemerintah.

Apalagi dalam Undang-undang nomor 6 tahun 2014 disebutkan jika BUMDes merupakan badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya milik desa sehingga hasilnya akan dinikmati desa.

“Jadi kalau misalnya DD/ADD nanti dihapus oleh pemerintah, desa tidak lagi tergantung karena sudah memiliki badan usaha,” terang dia.

Wabup yang juga Ketua Dewan Pertimbangan Cabang PDI Perjuangan Sumenep ini menjelaskan, dari 330 desa, yang tercatat memiliki BUMDes hanya 114 desa.

Namun dari jumlah tersebut yang bisa dikatakan berjalan dengan baik sekitar 10 BUMDes sementara sisanya masih dalam proses merintis.

“Jadi kalau dipersenkan sekitar 35 persen dari jumlah desa yang ada di Sumenep,” jelasnya.

Oleh karena itu, pihaknya meminta desa yang belum memiliki BUMDes segera membentuk badan usaha sesuai potensi daerah masing-masing. Sehingga anggaran DD/ADD yang diterima dapat bermanfaat dengan baik dan menjadi sumber pemasukan bagi kas desa.

“Dana Rp 1 miliar lebih itu harus dimanfaatkan dengan baik. Itu nanti juga bisa menjadi sumber pemasukan bagi desa,” ujar Fauzi.

Ke depan, Pemkab Sumenep juga berupaya agar angka kemiskinan bisa ditekan. Salah satunya dengan menciptakan lapangan kerja baru, dan mengoptimalkan pasar tradisonal sebagai pusat perekonomian di setiap kecamatan.

Selain itu, dengan memaksimalkan peran BUMDes, seperti BUMDes yang menggalakkan pengelolaan tempat wisata di setiap desa.

Saat ini ada sekitar tiga tempat wisata yang telah di kelola oleh BUMDes. Yakni Pantai Sembilan, Pantai Badur, dan wisata air terjun Air Merah. (goek)

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Titik Banjir di Kota Malang Melonjak, Ketua DPRD Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Penanganan

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang, Amityha Ratnanggani Sirraduhita menyoroti penanganan banjir di Kota Malang. ...
KRONIK

Ketua DPRD Sumenep Serius Kawal Perbaikan Jalan Rusak Penopang Mobilitas Ekonomi Warga

SUMENEP – Kondisi sejumlah ruas jalan rusak di Kecamatan Rubaru, khususnya akses masuk menuju Desa Matanair, ...
KABAR CABANG

Gaungkan Tagline PDI Perjuangan Mendengar, Erma: Kita Tidak Ingin Berikan Cek Kosong

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggaungkan tagline “PDI Perjuangan ...
LEGISLATIF

Hakordia, Puan Ajak Perempuan Indonesia Jadi Garda Terdepan Lawan Korupsi

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak seluruh perempuan Indonesia memegang peran untuk membangun budaya ...
LEGISLATIF

Masalah Mata Air dan Fasum di Giripuro, Asmadi Dorong Penyelesaiannya Berpihak Pada Kepentingan Masyarakat

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu Asmadi mengatakan, pihaknya saat ini sedang mencari solusi terkait keluhan ...
KABAR CABANG

Jaga Kebugaran Lewat Sicita Sambil Berbagi Dilakukan Banteng Sukomanunggal dan Lakarsantri

SURABAYA – Agenda menjaga kebugaran terus dilakukan kader-kader Banteng Kota Pahlawan. Pada Minggu (7/12/2025), ...