Minggu
06 April 2025 | 1 : 38

Vaksinasi Perdana di Banyuwangi, Anas yang Pertama Disuntik

pdip-jatim-anas-divaksin-280121

BANYUWANGI – Vaksinasi Covid-19 tahap pertama di Banyuwangi dimulai serentak di 60 fasilitas kesehatan pemberi layanan vaksinasi, Kamis (28/1/2021).

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mendapat kesempatan pertama disuntik vaksin Covid-19 produksi Sinovac (CoronaVac) oleh vaksinator dr Rifky Yudiar Abrori, dokter di Puskesmas Klatak.

Selain para tenaga kesehatan, Bupati Anas termasuk 10 tokoh di Banyuwangi yang mendapatkan vaksinasi setelah lolos pemeriksaan.

Para tokoh Banyuwangi yang turut divaksin dalam pencanangan tersebut yakni Dandim 0825 Banyuwangi Letkol Inf Yuli Eko Purwanto, Wakapolresta Banyuwangi AKBP Kusumo Wahyu, Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Joko Setiyono.

Juga perwakilan Kejaksaan Negeri Banyuwangi, Rois Syuriyah NU KH Lukman Hakim, tokoh agama Pendeta Anang Sugeng, dan perwakilan tokoh perempuan Ketua TP PKK Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Anas mengikuti prosedur sebelum divaksin dengan mendatangi meja-meja yang menjadi alur vaksinasi sesuai keputusan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19.

Dimulai dari meja pendaftaran dan verifikasi data, lalu dilanjut ke anamnesa atau pemeriksaan kesehatan fisik sederhana seperti diukur tekanan darah.

Seusai divaksin, Anas diwajibkan menunggu 30 menit untuk melihat apakah ada Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) atau tidak.

“Saya bersyukur, tidak ada reaksi apapun. Ini bukti bahwa vaksin aman dan halal. Jadi jangan takut. Kalau soal disuntik, ya seperti disuntik pada umumnya, hanya clekit sebentar,” ucapnya.

Anas mengaku tidak ada persiapan khusus. “Santai saja, ini vaksinasi biasa. Vaksinnya juga telah diteliti para ilmuwan, dicek MUI, dicek BPOM. Insya Allah dengan vaksinasi ini akan membantu kekebalan kita,” ujar dia.

Untuk itu, Anas menegaskan pada masyarakat untuk tidak perlu takut dan ragu. Sebab, dirinya bersama Forkopimda sudah membuktikan bahwa vaksin aman.

“Alhamdulillah semua seger-seger saja, jadi masyarakat nggak perlu takut atau ragu,” jelasnya.

Terkait vaksinasi Covid-19 ini, sebelumnya Anas mengajak seluruh tenaga kesehatan untuk terus bekerja dengan penuh semangat di masa pandemi. 

“Masa pandemi ini tentunya membuat kerja bapak/ibu lebih berat dan sulit daripada hari biasanya. Untuk itu, Pemkab Banyuwangi berterima kasih atas kerja keras bapak/ibu dokter, perawat, dan semua petugas  dalam penanganan pandemi Covid-19 ini,” ujar Anas kepada perwakilan tenaga kesehatan.

“Jasa yang Bapak/Ibu berikan tersebut tidak hanya berarti bagi para pasien dan keluarga, tapi juga bernilai pahala yang besar di hadapan Allah SWT,” katanya.

“Kita berdoa dan yakin, vaksinasi ini akan lancar dan sukses, pada saatnya nanti hingga setahun ke depan akan terbentuk herd immunity atau kekebalan komunal ketika 70-80 persen populasi sudah divaksin,” imbuh Anas. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

H Suyatno Hadiri Pengajian dan Halal Bihalal di Yayasan Al Hikmah, Panekan

MAGETAN – Wakil Ketua DPRD Magetan yang juga sekretaris DPC PDI Perjuangan, H. Suyatno menghadiri acara Pengajian ...
KRONIK

MH Said Abdulah Gelar Syawalan dan Silaturahmi Perjuangan

SUMENEP – Ketua Banggar DPR RI sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, MH Said Abdullah, menggelar menggelar ...
SEMENTARA ITU...

Pengurus DPC Magetan Unjung-unjung Lebaran ke Sejumlah Sesepuh Partai

MAGETAN – Sejumlah pengurus DPC PDI Perjuangan Magetan berkunjung ke rumah sejumlah senior dan sesepuh Banteng. ...
KRONIK

Bupati Ipuk Dampingi Kapolda Jatim, Tinjau Arus Balik di Pelabuhan Ketapang

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mendampingi Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, ...
LEGISLATIF

Said Abdullah: Pemerintah RI Perlu Dorong WTO Sehatkan Perdagangan Internasional

JAKARTA – Badan Anggaran (Banggar) DPR RI minta pemerintah segera mengambil langkah-langkah setelah Presiden ...
LEGISLATIF

Prihatin 2 Warga Jember Disinyalir Jadi Korban TPPO, Indi Naidha Tekankan Pentingnya Sosialisasi Soal Kerja di LN

JEMBER – Sekretaris Komisi D DPRD Kabupaten Jember Indi Naidha, SH menyatakan prihatin atas munculnya informasi dua ...