TRENGGALEK – Bupati Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin) menawarkan kepada para investor baik dari dalam negeri maupun luar negeri untuk berinvestasi memajukan Kabupaten Trenggalek.
Tawaran investasi ini, disampaikan langsung di hadapan sejumlah pengusaha yang usai mengikuti Senam Dahlan Iskan (SDI) di Pendopo Pemkab Trenggalek, Minggu (28/7/2024).
Mas Ipin menyampaikan, kehidupan warga Trenggalek sangat tergantung pada alam. Dimana struktur PDRB Trenggalek sangat tergantung pada sektor pertanian.
“Ada setor pertanian, sektor kehutanan, sektor ketahanan pangan, sektor kelautan. Sektor tertinggi kedua adalah industri,” sebut Mochamad Nur Arifin kepada Memorandum.
Indutri yang ada di Trenggalek, sebutnya, adalah hilirisasi dari UMKM dan sektor industri kecil yang mencapai 99 persen. Seperti industri pengolahan ikan, industri pengolahan kedelai menjadi keripik tempe, menjadi sektor olahan tempe.
Berikutnya urutan kedua terbesar adalah sektor akokodasi, jasa perhotelan. “Akomodasi untuk menopang sektor pariwisata,” jelasnya.

Pertemuan ini juga dihadiri Sekda Kabupaten Trenggalek, dan kepala OPD. “Sehingga yen wong Ngalek mau dapat rejeki. Maka harus baik-baik dengan alamnya,” imbuh Mas Ipin.
Untuk itu, kata dia, sektor ekonomi Trenggalek bisa dibangun bersama jika ekologi dan ekonomi bisa berjalan bersama. “Jadi harus baik secara ekonomi, juga baik secara ekologi juga,” tegasnya.
Sementara itu, mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan menyebutkan, di wilayah Trenggalek dengan wilayah lainnya, seperti Kediri, Magetan masih ada disparitas wilayah.
Dahlan Iskan mengingatkan saat ini, waktunya investasi ke Trenggalek. Bahwa potensi pantai selatan harus dimaksimalkan.
Dia mencontohkan Pantai Pangandaran yang menjadi contoh buruk dalam penggelolaan tempat wisata. Padahal wisatawan di Pangandaraan butuh tempat menginap yang baik.
Sebelumnya Bupati Mochamad Nur Arifin, bersama Kapolres Trenggalek AKBP Indra Ranu Dikarta, Dahlan Iskan, Khoirul Shodiq, dan ratusan peserta Senam Dahlan Iskan (SDI) menggelar senam di Pendopo Kabupaten Trenggalek. (put/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










