Sabtu
18 April 2026 | 11 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Turunkan AKI, AKB dan Stunting, Bupati Sugiri akan Beri Bendera Penanda untuk Ibu Hamil

PDIP-Jatim-Bupati-Sugiri-22052025

PONOROGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo terus berupaya untuk menurunkan angka kematian ibu (AKI), kematian bayi (AKB) dan stunting.

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, mengatakan bahwa untuk menurunkan AKI, AKB dan stunting butuh kerja sama oleh seluruh elemen lintas sektor. Pihaknya pun menargetkan angka prevalensi stunting turun 2 persen setiap tahun.

“Ini butuh kerja keroyokan semua masyarakat bertanggung jawab menekan stunting. Target saya tiap tahun turun 2 persen. Maka dengan cara mulai dari married, siapa yang hamil, melahirkan, didata by name by address,” ujar Sugiri.

Hal itu disampaikan Sugiri seusai penandatangan kesepakatan bersama menekan tiga hal tersebut melalui program Besti Pren (Bumil Sehat, Stunting Turun didampingi Pendamping Keren) dan Gebrak UKS Pren (Gerakan Bersama dan Kewirausahaan dalam Meningkatkan Upaya Kesehatan Sekolah Pelajar Keren).

Acara yang digelar di Gedung Sasana Praja Ponorogo itu dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Ponorogo, dan sejumlah organisasi masyarakat (ormas) dan keagamaan, yang ikut menandatangani nota kesepakatan, pada Kamis (22/5/2025).

Sugiri juga menjelaskan, untuk memantau masyarakat yang hamil maupun melahirkan, pihaknya melalui Dinas Kesehatan akan memberikan tanda berupa bendera yang dipasang di depan rumah.

Jika ibu hamil sehat, maka akan diberi bendera hijau. Lalu yang sedikit membutuhkan perhatian diberi bendera kuning, dan yang sangat membutuhkan perhatian khusus diberi bendera oranye.

“Nanti dikasih lampion atau bendera biar dokter, lurah, karang taruna, semuanya ngerti. Nanti kita siapkan tahun ini susu khusus stunting untuk ibu hamil,” jelas Sugiri.

“Agar semuanya paham hingga gerak serentak agar percepatan penurunan stunting siginifikan bukan karena angka saja. Bayi yang lahir biar sehat dan cerdas-cerdas, akhlaknya baik,” tandas politisi PDI Perjuangan itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Ponorogo, Diah Ayu Puspitaningarti, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan kerja sama dalam penurunan dan pencegahan kematian ibu, kematian bayi dan stunting.

“Diharapkan program ini bisa terlaksana dan terpantau secara berjenjang, mulai dari kabupaten, kecamatan sampai desa,” tandas Diah. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDI Perjuangan Sampang Bagikan Benih Jagung, Ajak Masyarakat Tanam Pendamping Beras

SAMPANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sampang mengajak masyarakat untuk menanam tanaman ...
KRONIK

Wiwin Sumrambah Imbau Warga Jombang Antisipasi Kemarau Panjang dan Perkuat Cadangan Pangan

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Wiwin Isnawati Sumrambah, mengimbau masyarakat ...
PEREMPUAN

Novita Hardini Ajak Perempuan Trenggalek Nyalakan Api Perjuangan dan Berkarya

Novita Hardini ajak perempuan Trenggalek menyalakan api perjuangan dan berkarya melalui TGX Women Summit, sekaligus ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Seksual, Soroti Kasus di Kampus

Puan Maharani menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual di kampus dan mendorong evaluasi menyeluruh ...
HEADLINE

Megawati usul Konferensi Asia-Afrika Jilid II Atasi Masalah Geopolitik

JAKARTA – Presiden Ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengusulkan ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Tegaskan Literasi Digital Perempuan Jadi Kebutuhan, Bukan Pilihan

Erma Susanti menegaskan literasi digital bagi perempuan kini menjadi kebutuhan penting untuk meningkatkan ...