Sabtu
23 Mei 2026 | 2 : 07

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Trenggalek Punya Shelter “Rumah Aman” untuk Tampung Orang-orang Telantar

pdip-jatim-240719-rumah-aman-nggalek-1

TRENGGALEK – Kabupaten Trenggalek kini memiliki shelter (tempat singgah) khusus. Shelter yang diberi nama “rumah aman” itu untuk menampung orang-orang telantar, khususnya gelandangan dan pengemis yang kerap ditemukan di daerah itu.

“Kami siapkan (shelter), tapi saya dan kita semua tentu berharap shelter ini akan tetap kosong terus. Artinya kalau kosong tidak ada anak telantar, tidak ada orang-orang pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial yang harus kita layani. Artinya masyarakat sejahtera,” kata Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin di Trenggalek, Jumat (19/7/2024).

Shelter rumah aman itu diresmikan Bupati Arifin atau Mas Ipin sehari sebelumnya, Kamis (18/7/2024), di jalan raya Trenggalek-Tulungagung, tepatnya di Desa Karangsoko, Kecamatan Trenggalek.

Menurutnya, shelter rumah aman sementara itu bukan panti. Shelter itu menjadi sarana penampungan sementara sembari dilakukan proses identifikasi.

Apakah masyarakat pemerlu layanan sosial itu dirujuk ke panti, ke layanan tempat rehabilitasi lainnya atau dikembalikan kepada pihak keluarga ketika sudah teridentifikasi.

“Sehingga mereka punya tempat, tidak terlantung-lantung di jalan dan lain sebagainya,” imbuhnya.

Shelter rumah aman sementara itu memiliki standar operasional prosedur.

Masyarakat yang mendapatkan layanan itu ditampung selama tujuh hari dan dapat diperpanjang tujuh hari jika proses penelusuran keluarga belum ditemukan. Jika sudah ditemukan, bakal dikembalikan kepada pihak keluarga.

“Shelter ini adalah rumah aman sementara, jadi tidak berfungsi sebagai panti. Saya khawatir ketika shelter ini di-launching, kemudian masyarakat menganggap bahwa ketika ada orang yang tidak dirawat kemudian dikirim ke shelter,” kata Kepala Dinas Sosial Trenggalek, Christina Ambarwati.

Shelter dengan kapasitas delapan dipan/tempat tidur untuk kelompok perempuan, delapan tempat tidur untuk kelompok laki-laki, serta tiga kamar untuk isolasi perempuan, laki-laki dan anak berhadapan dengan hukum. Kamar-kamar ini tidak diperuntukkan bagi mereka yang sakit.

Shelter itu untuk tempat penampungan bagi mereka yang rehabilitasi medisnya rampung dan proses reintegrasi sosial atau kembali kepada pihak keluarga.

“Catatannya bukan yang sakit ya. Kalau yang sakit pasti di rumah sakit. Kalau sakit jiwa di klinik jiwa baik di Puskesmas Karanganyar maupun RSUD dr. Soedomo,” kata dia.

Kehadiran shelter itu mendapat respons positif banyak pihak. Bahkan kehadiran shelter itu mendapatkan dukungan dari Sentra Terpadu Ibu Kartini di Temanggung, semacam UPT Kemensos.

Pemkab Trenggalek juga mendapatkan dukungan anggaran lebih dari Rp740 juta untuk mengoperasionalkan shelter itu. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Pastikan Siswa Boarding School Gratis di Kediri Tetap Dapat Akses Beasiswa Kuliah

Mas Dhito memastikan lulusan SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School tetap mendapat akses beasiswa kuliah sebagai ...
EKSEKUTIF

Pameran Pendidikan Lamongan 2026, Wabup Dirham Sampaikan IPM di Atas Rata-rata Nasional

LAMONGAN – Pameran Pendidikan Lamongan 2026 Dibuka, Mas Dirham mengapresiasi semua insan pendidikan dan stakeholder ...
KRONIK

Hangat dan Akrab, Megawati Bertemu Sri Sultan HB X di Kraton Jogja

Megawati Soekarnoputri dan Sri Sultan HB X menggelar pertemuan hangat selama 3,5 jam di Kraton Yogyakarta dengan ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Dorong Pemkab Bangun Edukasi Sampah Rumah Tangga

Krisis sampah Jember capai 1.300 ton/hari. Anggota DPRD Jember Tabroni desak Pemkab bangun edukasi sampah dari ...
KRONIK

Sidak Pelaksanaan Haji, Ansari PDIP Minta Jemaah Aktif Koordinasi dan Laporkan Keluhan Pelayanan

MEKKAH – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, meminta para jemaah untuk aktif menjalin koordinasi ...
SEMENTARA ITU...

Jawara Tiban Jawa Timur Berangkat ke Lampung, Bawa Misi Silaturahmi dan Persatuan Budaya

Puluhan jawara tiban dari Jawa Timur berangkat ke Lampung Timur untuk lawatan budaya dengan misi mempererat ...