Jumat
09 Oktober 2026 | 10 : 48

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Trenggalek Punya Shelter “Rumah Aman” untuk Tampung Orang-orang Telantar

pdip-jatim-240719-rumah-aman-nggalek-1

TRENGGALEK – Kabupaten Trenggalek kini memiliki shelter (tempat singgah) khusus. Shelter yang diberi nama “rumah aman” itu untuk menampung orang-orang telantar, khususnya gelandangan dan pengemis yang kerap ditemukan di daerah itu.

“Kami siapkan (shelter), tapi saya dan kita semua tentu berharap shelter ini akan tetap kosong terus. Artinya kalau kosong tidak ada anak telantar, tidak ada orang-orang pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial yang harus kita layani. Artinya masyarakat sejahtera,” kata Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin di Trenggalek, Jumat (19/7/2024).

Shelter rumah aman itu diresmikan Bupati Arifin atau Mas Ipin sehari sebelumnya, Kamis (18/7/2024), di jalan raya Trenggalek-Tulungagung, tepatnya di Desa Karangsoko, Kecamatan Trenggalek.

Menurutnya, shelter rumah aman sementara itu bukan panti. Shelter itu menjadi sarana penampungan sementara sembari dilakukan proses identifikasi.

Apakah masyarakat pemerlu layanan sosial itu dirujuk ke panti, ke layanan tempat rehabilitasi lainnya atau dikembalikan kepada pihak keluarga ketika sudah teridentifikasi.

“Sehingga mereka punya tempat, tidak terlantung-lantung di jalan dan lain sebagainya,” imbuhnya.

Shelter rumah aman sementara itu memiliki standar operasional prosedur.

Masyarakat yang mendapatkan layanan itu ditampung selama tujuh hari dan dapat diperpanjang tujuh hari jika proses penelusuran keluarga belum ditemukan. Jika sudah ditemukan, bakal dikembalikan kepada pihak keluarga.

“Shelter ini adalah rumah aman sementara, jadi tidak berfungsi sebagai panti. Saya khawatir ketika shelter ini di-launching, kemudian masyarakat menganggap bahwa ketika ada orang yang tidak dirawat kemudian dikirim ke shelter,” kata Kepala Dinas Sosial Trenggalek, Christina Ambarwati.

Shelter dengan kapasitas delapan dipan/tempat tidur untuk kelompok perempuan, delapan tempat tidur untuk kelompok laki-laki, serta tiga kamar untuk isolasi perempuan, laki-laki dan anak berhadapan dengan hukum. Kamar-kamar ini tidak diperuntukkan bagi mereka yang sakit.

Shelter itu untuk tempat penampungan bagi mereka yang rehabilitasi medisnya rampung dan proses reintegrasi sosial atau kembali kepada pihak keluarga.

“Catatannya bukan yang sakit ya. Kalau yang sakit pasti di rumah sakit. Kalau sakit jiwa di klinik jiwa baik di Puskesmas Karanganyar maupun RSUD dr. Soedomo,” kata dia.

Kehadiran shelter itu mendapat respons positif banyak pihak. Bahkan kehadiran shelter itu mendapatkan dukungan dari Sentra Terpadu Ibu Kartini di Temanggung, semacam UPT Kemensos.

Pemkab Trenggalek juga mendapatkan dukungan anggaran lebih dari Rp740 juta untuk mengoperasionalkan shelter itu. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan Maharani: Parlemen Punya Empat Tanggung Jawab Wujudkan Pemerintahan yang Adil

TANZANIA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan parlemen memikul empat tanggung jawab utama untuk mewujudkan tata ...
LEGISLATIF

Basarah Dorong Penanganan Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan dari Hulu hingga Hilir

JAKARTA – Anggota Komisi XIII DPR RI Ahmad Basarah meminta penanganan kekerasan dan pelecehan seksual di lingkungan ...
KABAR CABANG

DPC Banyuwangi Tuntaskan Musran dan Musanran, 217 Ranting serta 840 Anak Ranting Terbentuk

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi telah menuntaskan pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah ...
LEGISLATIF

Puan di Forum IPU: Tata Kelola Pemerintahan yang Baik Haruslah Adil

Puan Maharani menegaskan di Sidang Umum IPU ke-153 bahwa tata kelola pemerintahan yang baik haruslah adil, ...
LEGISLATIF

Desak PSU Perumahan Vaganza Segera Diserahkan ke Pemkab Malang, DPRD Siap Kawal

MALANG – Komisi III DPRD Kabupaten Malang mendesak Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) Perumahan Vaganza segera ...
SEMENTARA ITU...

Prof Kyungyon Moon Apresiasi Inovasi Bupati Trenggalek, Siapkan Program Pemberdayaan Pemuda

TRENGGALEK – Inovasi Pemerintah Kabupaten Trenggalek mendapat apresiasi dari Prof. Kyungyon Moon dari Jeonbuk ...