Senin
17 Agustus 2026 | 8 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tren Keromantisan Bapak-bapak di Ngawi Meningkat, KDRT Menurun

IMG-20250623-WA0020_copy_615x419

NGAWI – Angka kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) menurun seiring peningkatan kualitas peran bapak sebagai penjaga keharmonisan rumah tangga. Hal itu disampaikan Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono usai melepas pasukan Kirab Bangga Kencana dalam rangka menyambut Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2025.

Pelepasan dilakukan di halaman Pendopo Wedya Graha, pada Senin sore (23/6/2025).

Kirab Bangga Kencana 2025 mengusung lima program unggulan (Quick Win) dari BKKBN, yaitu Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), Lansia Berdaya (SIDAYA), dan Super Apps tentang Keluarga. Kelima program ini akan diimplementasikan di tingkat daerah.

Bupati Ony menyoroti pentingnya program GATI, yang menjadi inovasi baru untuk mendorong peran lebih aktif seorang ayah dalam rumah tangga. Selama ini, intervensi pemerintah masih berkisar pada peran ibu atau perempuan. Seperti halnya terkait kesehatan ibu hamil, hingga upaya menekan angka kematian ibu dan bayi.

“GATI ini hadir untuk memperkuat peran ayah sebagai kepala rumah tangga. Selama ini, kebijakan pemerintah lebih banyak menyasar peran ibu,” ujar Bupati Kader PDI Perjuangan tersebut.

Menurutnya, GATI akan memperkuat peran ayah tidak hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai pendamping tumbuh kembang anak dan penjaga keharmonisan keluarga.

“Output-nya adalah terwujudnya keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. Salah satu indikatornya bisa dilihat dari menurunnya angka kekerasan dalam rumah tangga (KDRT),” jelasnya.

Di Kabupaten Ngawi, program GATI akan terintegrasi dengan Rumah Ayem, sebuah inisiatif pemerintah daerah yang berlaku di tingkat desa. Rumah Ayem memiliki fokus pada pencegahan dan penanganan kasus KDRT di wilayah masing-masing.

“Kalau di Kabupaten Ngawi tinggal melanjutkan saja melalui Rumah Ayem. Hanya berubah istilah dan bertambah indikator saja,” pungkas Bupati Ony.

Setelah pelepasan secara simbolis oleh Bupati Ony, pasukan kirab Bangga Kencana 2025 melanjutkan perjalanan ke Provinsi Jawa Tengah, dan selanjutnya menuju Jakarta. (and/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Keturunan Ki Ronggo Gelar Tasyakuran HUT RI di Makam Leluhur

BONDOWOSO – Tanggal 17 Agustus memiliki arti khusus bagi Kabupaten Bondowoso. Selain diperingati sebagai Hari ...
LEGISLATIF

Renny: Penurunan Kemiskinan Harus Jadi Pijakan Kebijakan, Bukan Sekadar Statistik

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Wara Sundari Renny Pramana meminta capaian penurunan angka ...
KRONIK

Warga Pleret Upacara Detik-detik Proklamasi di Dam, Kibarkan Merah Putih Raksasa

KABUPATEN ​PASURUAN – Pemandangan berbeda terlihat dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia ...
SEMENTARA ITU...

Anton: Keterlibatan Warga dalam HUT Kemerdekaan Bentuk Nyata Cinta Indonesia

Anton Kusumo menilai keterlibatan warga dalam HUT ke-81 Kemerdekaan RI merupakan bentuk nyata kecintaan kepada ...
KABAR CABANG

JJS HUT RI ke-81, PDI Perjuangan Pamekasan: Sehat Bersama, Kompak Bergotong Royong

PAMEKASAN – DPC PDI Perjuangan Pamekasan memperingati HUT ke-81 RI dengan menggelar jalan-jalan sehat (JJS) di Desa ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ajak Warga Kediri Berempati dan Doakan Korban Gempa NTT

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengajak masyarakat Kabupaten Kediri bersama-sama berempati dan ...