
JAKARTA – Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir meresmikan peluncuran aplikasi “Jokowi App” di acara #1Fest di Kuningan, Jakarta, Sabtu (17/11/2018). “Jokowi App” tersebut membuktikan bahwa TKN ingin berpesta demokrasi dalam Pemilu 2019.
“Sudah siap ‘Jokowi App’ kita launching. Ini bagian di mana kita mau menyosialisasikan kegiatan-kegiatan kami,” tutur Erick.
“Jokowi App” menampilkan ragam kanal, di antaranya kanal Kerja Jokowi, Indonesia Maju, Suaraku, Jokowi-Ma’ruf. Kanal tersebut, jelas Erick, adalah program guna mendekatkan pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin terhadap rakyat.
Dia menambahkan, aplikasi tersebut menunjukkan kegiatan TKN, menyuguhkan berita yang faktual, dan bukan menakuti rakyat.
“Ada informasi apa saja pekerjaan yang sudah dilakukan Jokowi-Jusuf Kalla selama empat tahun bersama. Lalu bagaimana juga para relawan dan pemilih bisa dekat dengan Pak Jokowi,” terang dia.
Tidak hanya informasi, lanjut Erick, masyarakat juga bisa memberikan donasi lewat aplikasi tersebut. Donasi itu dilakukan dengan ketentutuan yang sudah diatur KPU.
Erick menambahkan, pesan yang hendak disampaikan dalam aplikasi itu adalah transparansi lantaran seluruh visi misi, program, donasi, dan kegiatan bisa dicek masyarakat.
Sementara itu, Direktur Program TKN Aria Bima mengatakan, alat peraga kampanye (APK) yang menjadi simbol pasangan Jokowi – Ma’ruf Amin memiliki pesan politik yang ceria, bukan menyebarkan ketegangan.
“Narasi substansinya adalah warna-warni keceriaan. Bukan tegang, jangan serius-serius amat lah,” kata Aria.
Aria mencontohkan, ajakan untuk menikmati Pemilu 2019 yang ceria adalah dengan pengambilan warna-warna dalam baju relawan.
Terdapat warna biru tua, oranye, merah, putih, kuning, dan hijau. Dalam baju yang berwarna putih tersebut juga tertulis slogan “Fun, Unique, Memorable”.
Menurutnya, warna-warna itu merepresentasikan partai-partai yang tergabung dalam koalisi yang mendukung Jokowi-Ma’ruf.
Artinya, ada simbol kebersamaan dan gotong royong dalam koalisi dalam memenangkan pemilihan presiden 2019. “Seluruh simbol warna partai juga kami sampaikan,” paparnya.
Lebih jauh, Aria membebaskan seluruh pedagang pakaian di Indonesia untuk menjajakan baju tersebut secara bebas.
“Kami bebaskan seluruh pedagang yang mau jual. Beberapa kawan dari Pasar Senen juga sudah meminta copy desain baju relawan untuk mereka cetak sendiri,” ungkap Aria. (goek)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS









