Minggu
18 Oktober 2026 | 6 : 55

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tjahjo Minta Penyerapan APBD Digenjot, Ini Provinsi yang SiLPA-nya Sangat Besar

pdip-jatim-tjahjo-doorstop3

JAKARTA – Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Provinsi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi se-Indonesia menunjukkan rapot merah, hal ini terlihat dari besarnya sisa lebih perhitungan anggaran yang dihasilkan.

Melihat hal itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memerintah setiap daerah untuk menggenjot penyerapan APBD.

“Rata-rata SiLPA provinsi kita masih triliunan, hampir Rp20 triliun untuk seluruh provinsi,” kata Tjahjo Kumolo di Jakarta, Rabu (19/6/2019).

Berdasarkan laporan hasil evauasi hasil evaluasi pelaksanaan APBD Tahun 2018 terdapat SiLPA yang cukup besar di provinisi-provinsi sebagai berikut:

Provinsi DKI Jakarta Rp. 12.171.689.204.491,00

Provinsi  Jawa Barat Rp. 2.250.000.000.000,00

Provinsi Aceh Rp. 1.652.595.332.255,00

Provinsi Jawa Timur Rp. 1.526.174.869.217,00

Provinsi Jawa Tengah Rp. 686.759.423.000,00

Provinsi Bali Rp. 510.757.121.691,00

Provinsi Sumatera Utara Rp. 500.000.000.000,00

Sumatera Barat Rp. 486.422.448.521,72

Provinsi Riau Rp. 68.313.634.620,20

Provinsi Lampung Rp. 93.706.929.856,27

Provinsi DI Yogyakarta Rp. 465.119.895.321,23

Provinsi Kalimantan Tengah Rp. 202.234.441.150,72

Provinsi Sulawesi Barat Rp. 130.214.583.519,09

Provinsi Sulawesi Tengah Rp. 367.635.953.127,04

Provinsi Papua Rp. 888.119.740.276,61.

SiLPA adalah Sisa Lebih Perhitungan Anggaran, yaitu selisih lebih realisasi penerimaan dan pengeluaran selama satu periode anggaran. Jika SiLPA suatu wilayah menunjukkan angka 0 (nol) maka menunjukkan penyerapan anggaran 100 persen

Tjahjo telah meminta Pemerintah Daerah melakukan penyerapan dan merealisasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dengan tepat. Hal itu dimaksudkan agar penyerapan anggaran dan belanja program dilakukan secara efektif dan efisien.

Mantan Sekjen PDI Perjuangan ini menilai agak aneh karena menghabiskan anggaran masih sulit, “Ini menunjukkan bahwa perencanaan, penganggaran dan pelaksanaan program tidak berjalan dengan baik. Ini tolong dicermati,” tegas Tjahjo. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Masuk Sekolah Partai, Gen Z Jatim Ungkap Sisi Seru PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Tiga kader Generasi Z (Gen Z) membagikan pengalaman pertamanya terjun ke dunia politik saat mengikuti ...
KRONIK

DPP PDI Perjuangan Jadikan Video AI DPD Jatim Percontohan Nasional

SURABAYA – Inovasi pembelajaran politik berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) buatan DPD PDI ...
KABAR CABANG

Wadahi Bakat Atlet Lokal, Turnamen Catur Piala DRJ Ngawi Disambut Antusias Ratusan Peserta

NGAWI – Permainan papan catur rupanya memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat Kabupaten Ngawi. Hal ini ...
KRONIK

Risma Desak Pemulihan Air Sumur di Malang, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

MALANG – Ketua Bidang Penanggulangan Bencana DPP PDI Perjuangan Tri Rismaharini menekankan pentingnya pemulihan ...
KRONIK

Sri Untari: Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih Bisa Timbulkan Kegaduhan

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengingatkan Kementerian Koperasi agar mengkaji ...
KRONIK

PDI Perjuangan Gelar Pekan Sampah Nasional, Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Berguna

MALANG – PDI Perjuangan mengajak masyarakat dan komunitas di berbagai daerah menjadikan pengelolaan sampah sebagai ...