Kamis
16 April 2026 | 12 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tingkatkan Kesiagaan Warga, Agustin Sosialisasikan Pencegahan Stunting dan Demam Berdarah

PDIP-Jatim-Agustin-Poliana-12122021

SURABAYA – Anggota komisi C DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim), Agustin Poliana, menggelar sosialisasi pencegahan stunting dan demam berdarah di BG Junction Mall Lantai P8, Minggu (12/12/2021).

Dalam gelaran tersebut, ia bersama segenap kader kesehatan dan Juru Pemantau Jentik (Jumantik) dari 5 Kelurahan di Kecamatan Krembangan, Surabaya, berkumpul menyatukan visi guna menekan angka stunting dan demam berdarah di wilayah masing-masing.

“Tempo hari disampaikan kementerian BKKBN, bahwa kasus stunting ini sampai menyentuh masyarakat ke bawah. Nah, supaya itu tidak terjadi, ya bagaimana upaya kita melakukan pendekatan sejak dini pada masyarakat kita,” ujarnya.

Upaya tersebut dilakukan bersamaan dengan berbagai program yang telah diluncurkan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Sehingga seluruhnya dapat berkesinambungan mewujudkan zero stunting di Kota Pahlawan.

“Ini tugas kita, DPRD provinsi, wali kota, dan kabupaten agar bisa mensosialisasikan bahwa stunting itu kita lawan bersama. Sebagai kader Partai, kader lingkungan, kader kesehatan itu harus bersama bahu membahu menekan angka stunting di tiap Kecamatan,” ucap perempuan yang akrab disapa Titin ini.

Bukan hanya sosialisasi, dalam kesempatan tersebut anggota Fraksi PDI Perjuangan itu juga menampung beberapa aspirasi dari para warga. Salah satunya terkait kurang meratanya fasilitas alat peraga yang saat ini hanya ada 5 di Surabaya.

“Ada beberapa kendala yang disampaikan, yakni belum meratanya untuk peralatan terkait stunting tadi. Semua anggaran untuk mencegah stunting masuk ke kecamatan. Untuk itu, Wali Kota Surabaya menyatakan siap membantu. Nanti di Tahun 2022 kita usulkan,” jelasnya.

Dari kegiatan tersebut, ia berharap masyarakat dapat semakin tanggap mencegah stunting serta demam berdarah. Kemudian sosialisasi dapat diteruskan hingga mencakup 31 kecamatan di Surabaya.

“Upaya inilah yang kita lakukan terus-menerus, yang akan kita lakukan di 31 kecamatan. Sehingga para kader kesehatan ini benar-benar maksimal bekerja, bagaimana supaya tidak ada stunting di wilayah kita masing-masing,” tuturnya.

“Saya harap warga Krembangan tidak ada yang kena stunting dan demam berdarah, sehingga Krembangan jadi lebih baik. Ini kewajiban kita, bagaimana anak Krembangan jadi lebih baik,” pungkasnya. (nia/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...
KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...
LEGISLATIF

Indri Dukung Larangan Vape, Soroti Potensi Disalahgunakan untuk Narkotika

Indriani Yulia Mariska mendukung larangan vape karena berpotensi disalahgunakan untuk narkotika dan membahayakan ...
LEGISLATIF

Yordan Soroti Kesenjangan Antarwilayah Jadi Tantangan Utama Pembangunan Jatim

Yordan M Batara Goa menyoroti kesenjangan antarwilayah sebagai tantangan utama pembangunan Jawa Timur dalam RKPD ...
LEGISLATIF

Pastikan Keselamatan Pengendara Jalur Magetan – Sarangan, Diana Sasa Minta Peremajaan Alat Tebang Pohon Bina Marga UPT Madiun

MAGETAN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Timur melalui Bina Marga UPT Madiun ...
UMKM

Cerita Warsito, Kader Banteng Ngawi Merintis Usaha Greenhouse Anggur

NGAWI – Kesuksesan tidak melulu diukur dari gelimang harta yang melimpah ruah. Menemukan kepuasan batin dalam ...