Selasa
22 September 2026 | 1 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Terkendala APBD, Warga Bojoasri Lamongan Gotong Royong Bangun Jalan Bambu di Atas Genangan Banjir

IMG-20260320-WA0020_copy_769x486

LAMONGAN – Genangan air banjir tak kunjung surut di Dusun Dondomaman, Desa Bojoasri, Kecamatan Kalitengah, Lamongan beberapa bulan ini.

Upaya pemerintah menguras air dengan pompa tiada hasil. Upaya pembangunan infrastruktur pun terkendala rantai birokrasi pengalokasian APBD.

Warga pun bergotong royong membuat semacam jalan dari bambu yang melayang di atas genangan, sebagai solusi untuk bisa menunaikan tradisi unjung-unjung saat lebaran.

Demi Kenyamanan Silaturahmi Lebaran
Tanpa proposal yang berbelit, warga patungan mengumpulkan dana. Para pria bekerja di bawah terik matahari, menganyam bambu di atas air yang mulai berbau, demi memastikan sanak saudara bisa berkunjung tanpa risiko gatal-gatal atau pakaian kotor.

​Jembatan bambu di Dusun Dondomaman, Desa Bojoasri, Kecamatan Kalitengah, Lamongan kini hampir rampung.

Berdirinya jembatan ini bukan sebagai proyek megah, melainkan sebagai bukti bahwa di tengah pengabaian sistemik dan kepungan bencana, ikatan sosial masyarakat Lamongan justru semakin solid.

Bagi Afifuddin, salah satu warga setempat, jembatan bambu ini adalah harga diri. Mereka jenuh menunggu pompa pemerintah yang tak mampu mengalahkan debit air selama 120 hari terakhir.

​”Kami tak mau lebaran nanti tamu-tamu harus ‘nyemplung’ air. Jembatan ini kami bangun agar silaturahmi tidak putus. Kalau menunggu air kering, mungkin lebaran tahun depan baru bisa salaman,” sindir Afif sembari merakit bilah bambu.

“​Lubang” APBD
Terkait kritik mengenai lambatnya pembangunan fisik oleh pemerintah, Wakil Ketua DPRD Lamongan, Husen, menjelaskan adanya kendala sistemik.

Menurutnya, musibah yang terjadi di masa transisi tahun anggaran seringkali membuat penanganan fisik terkendala aturan keuangan negara.

​Namun, ia menekankan bahwa ke depan, orientasi anggaran harus digeser.

“Pemerintah harusnya menyediakan alokasi anggaran fisik khusus penanggulangan bencana. Sejauh ini memang baru penanganan korban seperti kesehatan dan bansos. Ke depan, infrastruktur darurat harus masuk skema prioritas,” jelas Husen yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Lamongan, Jumat (20/3/2026).

Langkah Cerdas dan Edukasi Mitigasi
Hal lain, Husen mengapresiasi langkah taktis masyarakat dalam menghadapi persoalan di lingkungannya.

​”Apa yang dilakukan masyarakat Desa Bojoasri merupakan langkah cerdas dalam situasi terbatas. Spirit gotong-royongnya masih sangat besar,” katanya.

“Artinya, mereka tidak gagap menghadapi situasi dan bersama-sama mencari solusi. Ini adalah bagian dari edukasi mitigasi bencana yang rill di lapangan,” imbuh Mas Husen.(mnh/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Anas Karno Dorong Sosialisasi Bunda Jelita Diperluas hingga Kelurahan dan Kader

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya Anas Karno mendorong sosialisasi Bersama Urus Kelahiran dan ...
LEGISLATIF

Festival Jaranan Trenggalek ke-30 Masuk KEN, DPRD Dorong Jaranan Makin Mendunia

TRENGGALEK – Festival Jaranan Trenggalek Terbuka (FJTT) ke-30 tahun 2026 menjadi momentum penting bagi pelestarian ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti SiLPA Rp126,22 Miliar, Minta Realisasi APBD Kota Batu Diperbaiki

BATU — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu menyoroti tingginya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) yang ...
LEGISLATIF

Syaifuddin Zuhri Dorong Pemkot Surabaya Evaluasi dan Optimalkan Pengelolaan GBT

SURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengevaluasi ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Magetan Soroti Pengadaan Videotron dan Mobil Dinas PKK 

MAGETAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan menggelar sidang paripurna dengan agenda ...
KRONIK

Tinjau Mata Air Mandhung, Bupati Lukman: Air untuk Masa Depan Bangkalan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengatakan, sumber air bukan hanya persoalan ketersediaan air pada saat ...