Kamis
20 Agustus 2026 | 6 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Terima Keluhan Guru TPA/TPQ, Ning Kaka Desak Pemkot Urai Masalah Sidia

pdip-jatim-220216-khusnul-reses-2

SURABAYA – Ketua Komisi D DPRD Surabaya Khusnul Khotimah menerima keluhan dari para guru TPA/TPQ terkait aplikasi Sidia (Sistem Informasi Pendidikan Agama) saat reses jaring aspirasi masyarakat di Kelurahan Tambaksari.

Menurut Khusnul Khotimah, para guru TPA/TPQ mengalami kesulitan saat mengisi data yang diperlukan aplikasi Sidia.

“Kami memahami kesulitan yang dialami para guru TPA/TPQ ini. Apalagi aplikasi Sidia ini menjadi salah satu acuan Pemkot Surabaya dalam pencairan bantuan jasa pelayanan. Kalau saat mengisi data mereka kesulitan pasti akan menghambat pencairan jasa pelayanan atau jaspelnya,” kata Khusnul di Surabaya, Selasa (15/2/2022).

Menurutnya, aplikasi Sidia ini berisi bermacam-macam menu data. Yakni satuan pendidikan, pendidik dan tenaga kependidikan, peserta didik, NIK luar Surabaya, kegiatan belajar mengajar sebagai ganti school from home, jasa pelayanan, monitoring dan evaluasi.

Untuk mengisi data ke Sidia, sebut Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya ini, guru TPA/TPQ harus sesuai jadwal yang telah ditentukan. Sebab akses ke Sidia terjadwal oleh sistem. Jika tidak sesuai waktunya, maka akan tertutup.

“Masalah ini yang membingungkan guru TPA/TPQ yang belum sempat melakukan pemutakhiran data. Untuk mengusulkan jasa pelayanan dan isi KBM (kegiatan belajar mengajar) harus menunggu sampai jadwal yang akan datang,” jelasnya.

Masalah bukan hanya itu, lanjut Khusnul, jika para guru TPA/TPQ sudah mengirim KBM ke aplikasi Sidia ternyata hilang pasca maintenance. Apalagi jika para guru tidak memiliki backup data.

“Iya kalau guru TPA/TPQ itu masih menyimpan data dokumentasinya. Kalau tidak? Belum lagi masalah server yang hingga saat ini belum tuntas,” ujar kader Banteng yang akrab disapa Ning Kaka ini.

Karena itu, dia mendesak Dinas Pendidikan (Dindik) Surabaya segera melakukan koordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Surabaya, untuk mengurai masalah yang dikeluhkan para guru TPA/TPQ dalam mengentri data-data tersebut.

“Masalah-masalah seperti ini harus mendapat perhatian dari Pemkot Surabaya,” tegasnya.(goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Tiga Politisi Muda PDIP Tapal Kuda Masuk Nominasi Penghargaan Nasional

JEMBER – Tiga politisi muda PDI Perjuangan dari kawasan Tapal Kuda masuk nominasi penghargaan yang digelar salah ...
KRONIK

Korban TPPO Asal Jawa Barat Dipulangkan, Sinung Harap Kasus Serupa Tidak Terjadi Lagi

BONDOWOSO – Tiga perempuan asal Jawa Barat yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) ...
SEMENTARA ITU...

Doding Dorong Pedagang Pasar Melek Teknologi agar Tak Tergusur Perubahan Zaman

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi mendorong pedagang pasar tradisional beradaptasi dengan ...
LEGISLATIF

Komisi B DPRD Jember Soroti Gerobak Cinta dan Kebocoran Retribusi Pasar

JEMBER – Komisi B DPRD Jember meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat menggeser anggaran sejumlah program ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Jember Tolak Tanggung Jawab atas Utang Rp786 Miliar

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember menolak ikut bertanggung jawab atas rencana pinjaman daerah Rp786,573 ...
SEMENTARA ITU...

Kurangi Ketergantungan Impor, Trenggalek Mulai Kembangkan Bawang Putih

Trenggalek mulai mengembangkan bawang putih di Kecamatan Pule untuk mengurangi ketergantungan impor sekaligus ...