Jumat
18 September 2026 | 8 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Terbatas, Jumlah Guru untuk Anak Disabilitas Kota Probolinggo

IMG-20250909-WA0004_copy_583x394

KOTA PROBOLINGGO — Masalah keterbatasan guru pendidik khusus (GPK) di sekolah PAUD dan TK yang memiliki peserta didik disabilitas menjadi perhatian anggota DPRD Kota Probolinggo.

Dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Probolinggo, Wakil Ketua DPRD Santi Wilujeng Prastyani mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi tersebut.

Menurut Santi, sapaan akrabnya, banyak sekolah PAUD/TK yang memiliki peserta didik disabilitas menghadapi masalah keterbatasan dalam hal guru khusus.

Bahkan, prasarana dan fasilitas pendidik di sekolah-sekolah ini masih belum memadai.

“Saya sangat prihatin melihat kondisi ini. Guru khusus masih terbatas, sehingga satu guru harus membimbing dua murid disabilitas sekaligus. Hal ini tentu sangat memberatkan,” ujar Legislator PDI Perjuangan ini Selasa, (9/9/2025).

Dalam kesempatan menjadi narasumber di Dinas Pendidikan, Santi mendapat banyak keluhan dari guru PAUD yang merasa kesulitan dalam membimbing anak-anak disabilitas tanpa dukungan yang cukup.

Oleh karena itu, Santi menekankan pentingnya penambahan tenaga pendidik khusus di sekolah PAUD dan TK inklusi di Kota Probolinggo. Selain itu, Santi juga meminta agar honor guru reguler yang merangkap sebagai pendidik khusus juga turut ditingkatkan demi meningkatkan kualitas pendidikan bagi anak-anak disabilitas.

“Semoga usulan ini bisa masuk dalam rekomendasi Banggar DPRD Probolinggo tahun ini,” pungkas Santi.

Dengan adanya tambahan guru khusus dan peningkatan honor bagi guru reguler yang merangkap sebagai pendidik khusus, Santi berharap anak-anak disabilitas di Probolinggo dapat mendapatkan hak pendidikan yang lebih layak dan setara.

Hal ini merupakan langkah penting dalam memastikan bahwa setiap anak memiliki akses yang sama terhadap pendidikan yang berkualitas sesuai dengan potensi dan kebutuhannya. (drw/hs)

 

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Said Abdullah: Soekarno Run Jangan Berhenti Jadi Kompetisi Lari

SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah ingin Soekarno Run BWX di Banyuwangi tidak berhenti ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Penerima Bansos Tak Lagi Semata Mengacu Desil, Muskel Jadi Penentu Prioritas

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan penentuan penerima bantuan sosial (bansos) di Kota Surabaya ...
EKSEKUTIF

P-APBD 2026 Kabupaten Malang Disepakati, Sanusi Tekankan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

MALANG – Pemerintah Kabupaten Malang bersama DPRD Kabupaten Malang menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ...
LEGISLATIF

95 Persen Peternak di Lamongan Tak Punya Legalitas, Terkendala Rumitnya Perizinan PBG

LAMONGAN – Berbagai aturan justeru menyulitkan peternak dalam mengakses program pemerintah hingga akses perbankan. ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tak Ingin Bantuan Intan Berhenti di Bansos, Dorong Usaha Menjahit

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tak ingin bantuan kepada Intan, ibu yang menjadi tulang punggung keluarga ...
KRONIK

Hari Kesadaraan Nasional, Bupati Ipuk: Birokrat Harus Peka

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memimpin upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional (HKN) di ...