Selasa
21 Juli 2026 | 8 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Terapkan Konsep Trisakti di Kota Mojokerto

pdip-jatim-ketua-dpc-dan-wali-kota-mojokerto

pdip-jatim-ketua-dpc-dan-wali-kota-mojokertoMOJOKERTO – Wali Kota Mojokerto KH Mas’ud Yunus mengatakan, dengan penerapan Trisakti Bung Karno, PDI Perjuangan bisa lebih besar di Kota Mojokerto. Karena itu, sebagai kader PDI Perjuangan, Mas’ud Yunus menggunakan konsep Trisakti dalam menjalankan perogram pemerintahannya.

“Saya sebagai kader PDI Perjuangan yang menjabat wali kota, ingin partai ini lebih maju dan makin besar di Kota Mojokerto, dan makin dicintai warganya,” kata Mas’ud Yunus, dalam pidato di acara peringatan HUT ke-43 PDI Perjuangan, di halaman kantor DPC PDIP setempat, Minggu (24/1/2016).

Saat ini, sebut Mas’ud, warga Kota Mojokerto mayoritas cinta kepada PDI Perjuangan. Terbukti, katanya, dalam perhelatan pemilu, PDI Perjuangan selalu menang.

“Wali kotanya dari PDIP, Ketua DPRD-nya juga dari PDIP,” ujarnya.

Sejak menjabat wali kota dua tahun lalu, dia sudah menerapkan gagasan Trisakti Bung Karno sebagai implementasi ideologi negara Pancasila

Konsep Trisakti, sebut Mas’ud, berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam budaya. Menurutnya, Pancasila bisa dijalankan dalam kehidupan sehari-hari melalui gagasan presiden pertama RI tersebut.

“Trisakti itu ajaran BK yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Agar bagaimana rakyat kecil bisa terlindungi dan makin sejahtera,” papar Mas’ud.

Dengan konsep tersebut, lanjut dia, tidak boleh ada warga Kota Mojokerto yang tidak bisa makan, tidak bisa sekolah, atau tidak bisa berobat ketika sakit. “Sekarang, pemkot menggratiskan raskin, sekolah, KTP, dan naik angkot pun gratis. Mulai tahun ini, pasangan PDAM juga kami gratiskan,” terang dia.

Peringatan HUT ke-43 PDI Perjuangan di Kota Mojokerto berlangsung meriah. Ratusan kader dan simpatisan, serta masyarakat umum memadati halaman dan jalan depan kantor DPC.

Acara yang berlangsung sejak pagi itu diisi kegiatan bakti sosial. Di antaranya pembagian paket sembako, dan donor darah.

Peringatan HUT ke-43 ini juga jadi momen bagi pengurus DPC Kota Mojokerto untuk mengajak tokoh-tokoh PDI Perjuangan yang sudah lama tidak aktif. Mereka didekati kembali untuk bersama-sama membesarkan PDI Perjuangan di Kota Mojokerto.

“Kami sebut mengumpulkan kembali balung yang tercecer. Tokoh-tokoh partai, sesepuh, yang dulunya aktif, sekarang kami rangkul kembali. Bagaimana pun mereka punya jasa kepada PDI Perjuangan,” kata Febriana Meldyawati, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Mojokerto. (goek)

Ket foto: Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Mojokerto Febriana Meldyawati menyerahkan potongan tumpeng kepada Wali Kota Mas’ud Yunus.

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...
KRONIK

Dongkrak UMKM, Business Matching BEC x SCF Capai Rp 1,22 Miliar

BANYUWANGI – Kolaborasi Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang digelar Pemkab Banyuwangi dan Sekarkijang Creative ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Cup 2026, Wadah Menjaring dan Mengasah Kemampuan Atlet

GRESIK – Sebanyak 1.413 atlet resmi memulai persaingan di Bupati Gresik Cup 2026. Ajang ini sebagai wadah menjaring ...
UMKM

DPRD Kabupaten Pasuruan Kemas Produk UMKM Jadi Oleh-oleh untuk Tamu Kedinasan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan komitmen nyata ...
KRONIK

RedTalks Segera Hadir, Ajak Generasi Muda Kupas Nasionalisme di Era Modern

SURABAYA – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, makna nasionalisme terus ...
KABAR CABANG

Malam Ketika Sepak Bola Membuat Orang-orang Blitar Duduk Bersama

DINI hari biasanya identik dengan jalanan yang lengang. Tetapi Senin (20/7/2026), halaman Kantor DPC PDI Perjuangan ...