Kamis
12 Maret 2026 | 5 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Temui Lansia Miskin di Banyuwangi, Segera Kontak Call Center Ini

pdip-jatim-azwar-anas-banyuwangi

BANYUWANGI – Pemkab Banyuwangi menyediakan kanal khusus pengaduan untuk warga lanjut usia (lansia). Masyarakat yang mendapati lansia miskin hidup sebatangkara, diminta langsung mengontak call center nomor 082257246373.

Lewat layanan ini, jajaran Pemkab Banyuwangi akan memberikan bantuan sesuai apa yang dibutuhkan si lansia.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, selain menyiapkan call center dan SMS center tersebut, pihaknya juga menyediakan nomor Whatsapp (WA) untuk pengaduan, yakni  0853-3653-0‎339.

Sedang pengaduan melalui surat elektronik, dialamatkan ke email kessos.setdabwi@gmail.com. “Masyarakat silakan melaporkan jika menemukan lansia seperti kondisi tersebut. Pasti akan segera kami respon,” ujar Azwar Anas, kemarin.

Anas menegaskan Pemkab Banyuwangi terus berkomitmen untuk bahu membahu mengentaskan warga lansia miskin ‎yang hidup sebatangkara. Menurut dia, lewat call center ini akan mempermudah dan mempercepat sistem pelaporan keberadaan lansia yang papa.

Pihaknya berharap, langkah ini bisa sebagai salah satu cara menumbuhkan kepedulian masyarakat pada lingkungan sekitar, untuk membantu sesama.

Selama ini, tambah Anas, Pemkab Banyuwangi menggalakkan pelayanan terhadap warga secara cepat. Dia memiliki SOP (Standard operation system) tersendiri untuk merespon setiap aduan warga, terutama tentang warga miskin yang sakit.

“SOP-nya, 4 jam semua laporan harus segera ditangani,” terang bupati dari PDI Perjuangan ini.

Laporan dari warga, langsung didistribusikan ke instansi yang terkait. Seperti pihak kecamatan maupun puskesmas untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Anas juga mengintruksikan kepala desa se-Banyuwangi setiap saat melakukan pengecekan kepada warganya yang menderita sakit untuk segera mendapatkan pelayanan.

“Anggaran dana desa cukup besar. Jadi tidak ada alasan lagi bagi pemerintah desa untuk tidak memberikan pelayanan kepada warganya yang miskin dan sakit,” terangnya.

Pemkab Banyuwangi juga bersinergi dengan berbagai pihak. Salah satunya menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk turut mengentaskan kemiskinan warga. Baznas diharapkan menjadi katup pengaman bagi warga yang perlu segera dibantu.

Baznas bisa menjadi mitra strategis pemkab dalam menangani masalah kemasyarakatan yang membutuhkan penanganan cepat. Meskipun APBD telah menyediakan anggaran yang besar, lanjut Agus, ada beberapa hal yang tidak bisa ditangani APBD dengan cepat karena terkait aturan. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

52.000 Warga Lamongan Terdampak Penonaktifan BPJS PBI, Komisi D Dorong Rakor Lintas Sektor

LAMONGAN – Sebanyak 52 ribu warga Kabupaten Lamongan terdampak penonaktifan kepesertaan Penerima Bantuan Iuran ...
LEGISLATIF

Tinjau Dua Lokasi Bencana Desa Randu Gede Dan Jabung, Diana Sasa Salurkan Sembako dan Bantuan Atap untuk Warga

MAGETAN – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Diana AV Sasa, meninjau langsung lokasi kejadian longsornya pondasi ...
KABAR CABANG

Fatayat NU Gresik Apresiasi Silaturahmi PDI Perjuangan

GRESIK – Suasana keakraban terpancar saat silaturahmi antara pihak PC Fatayat NU dengan DPC PDI Perjuangan Gresik, ...
KABAR CABANG

Konsolidasi Jelang Lebaran, Kader-kader Sidoarjo Diminta Peka dengan Dinamika Terjadi di Masyarakat

SIDOARJO – Menjelang Hari Raya Lebaran, kader-kader PDI Perjuangan Sidoarjo diminta untuk tetap responsif dengan ...
KRONIK

Diana Sasa Kunjungi Rumah Duka Bocah Ngawi yang Meninggal Tertimpa Pohon

NGAWI – Suasana haru menyelimuti kediaman pasangan Agus Triantoko (36) dan Supriyani (36) di Desa Tepas, Kecamatan ...
KABAR CABANG

Nuzulul Quran di Tuban, Kader Diminta Perkuat Kepedulian kepada Rakyat di Tengah Tekanan Ekonomi

TUBAN — Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Didik Prasetiyono, mengajak seluruh ...