Senin
17 Agustus 2026 | 9 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Temui Lansia Miskin di Banyuwangi, Segera Kontak Call Center Ini

pdip-jatim-azwar-anas-banyuwangi

BANYUWANGI – Pemkab Banyuwangi menyediakan kanal khusus pengaduan untuk warga lanjut usia (lansia). Masyarakat yang mendapati lansia miskin hidup sebatangkara, diminta langsung mengontak call center nomor 082257246373.

Lewat layanan ini, jajaran Pemkab Banyuwangi akan memberikan bantuan sesuai apa yang dibutuhkan si lansia.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, selain menyiapkan call center dan SMS center tersebut, pihaknya juga menyediakan nomor Whatsapp (WA) untuk pengaduan, yakni  0853-3653-0‎339.

Sedang pengaduan melalui surat elektronik, dialamatkan ke email kessos.setdabwi@gmail.com. “Masyarakat silakan melaporkan jika menemukan lansia seperti kondisi tersebut. Pasti akan segera kami respon,” ujar Azwar Anas, kemarin.

Anas menegaskan Pemkab Banyuwangi terus berkomitmen untuk bahu membahu mengentaskan warga lansia miskin ‎yang hidup sebatangkara. Menurut dia, lewat call center ini akan mempermudah dan mempercepat sistem pelaporan keberadaan lansia yang papa.

Pihaknya berharap, langkah ini bisa sebagai salah satu cara menumbuhkan kepedulian masyarakat pada lingkungan sekitar, untuk membantu sesama.

Selama ini, tambah Anas, Pemkab Banyuwangi menggalakkan pelayanan terhadap warga secara cepat. Dia memiliki SOP (Standard operation system) tersendiri untuk merespon setiap aduan warga, terutama tentang warga miskin yang sakit.

“SOP-nya, 4 jam semua laporan harus segera ditangani,” terang bupati dari PDI Perjuangan ini.

Laporan dari warga, langsung didistribusikan ke instansi yang terkait. Seperti pihak kecamatan maupun puskesmas untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Anas juga mengintruksikan kepala desa se-Banyuwangi setiap saat melakukan pengecekan kepada warganya yang menderita sakit untuk segera mendapatkan pelayanan.

“Anggaran dana desa cukup besar. Jadi tidak ada alasan lagi bagi pemerintah desa untuk tidak memberikan pelayanan kepada warganya yang miskin dan sakit,” terangnya.

Pemkab Banyuwangi juga bersinergi dengan berbagai pihak. Salah satunya menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk turut mengentaskan kemiskinan warga. Baznas diharapkan menjadi katup pengaman bagi warga yang perlu segera dibantu.

Baznas bisa menjadi mitra strategis pemkab dalam menangani masalah kemasyarakatan yang membutuhkan penanganan cepat. Meskipun APBD telah menyediakan anggaran yang besar, lanjut Agus, ada beberapa hal yang tidak bisa ditangani APBD dengan cepat karena terkait aturan. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

HUT ke-81 RI, Yudi Meira dan Syahrul Alim Ajak Warga Kota Blitar Perkuat Gotong Royong

HUT ke-81 RI, Yudi Meira dan Syahrul Alim mengajak warga Blitar memperkuat persatuan, gotong royong, dan kerja ...
KABAR CABANG

Keturunan Ki Ronggo Gelar Tasyakuran HUT RI di Makam Leluhur

BONDOWOSO – Tanggal 17 Agustus memiliki arti khusus bagi Kabupaten Bondowoso. Selain diperingati sebagai Hari ...
LEGISLATIF

Renny: Penurunan Kemiskinan Harus Jadi Pijakan Kebijakan, Bukan Sekadar Statistik

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Wara Sundari Renny Pramana meminta capaian penurunan angka ...
KRONIK

Warga Pleret Upacara Detik-detik Proklamasi di Dam, Kibarkan Merah Putih Raksasa

KABUPATEN ​PASURUAN – Pemandangan berbeda terlihat dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia ...
SEMENTARA ITU...

Anton: Keterlibatan Warga dalam HUT Kemerdekaan Bentuk Nyata Cinta Indonesia

Anton Kusumo menilai keterlibatan warga dalam HUT ke-81 Kemerdekaan RI merupakan bentuk nyata kecintaan kepada ...
KABAR CABANG

JJS HUT RI ke-81, PDI Perjuangan Pamekasan: Sehat Bersama, Kompak Bergotong Royong

PAMEKASAN – DPC PDI Perjuangan Pamekasan memperingati HUT ke-81 RI dengan menggelar jalan-jalan sehat (JJS) di Desa ...