Kamis
11 Juni 2026 | 7 : 14

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Targetkan Nol Putus Sekolah di Trenggalek, Novita Hardini Sosialisasikan Wajar 13 Tahun

pdip jatim 251014 nh pip

TRENGGALEK – Anggota DPR RI sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini terus menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan akses pendidikan bagi seluruh anak di daerahnya.

Melalui kegiatan Sosialisasi Wajib Belajar (Wajar) 13 Tahun, Novita berharap tidak ada lagi angka putus sekolah di Trenggalek.

Kegiatan yang digelar di Aula Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Trenggalek, Senin (13/10/2025), dihadiri oleh seluruh Bunda PAUD tingkat kecamatan dan kelurahan.

Dalam kesempatan itu, Novita Hardini yang saat ini duduk di Komisi VII menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memastikan setiap anak Trenggalek mendapat kesempatan yang sama untuk belajar.

“Hari ini kami mensosialisasikan Wajar 13 Tahun dan juga wajib belajar 1 tahun pra-SD bagi anak usia dini. Saya ingin tidak ada satu pun anak di Trenggalek yang tidak sekolah,” tegas Novita, sebagaimana keterangan kepada media ini, Selasa (14/10/2025).

Sebagai bentuk nyata dukungannya terhadap dunia pendidikan, Novita Hardini menyalurkan 2.000 beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) bagi siswa-siswi di 14 kecamatan di Trenggalek. Bantuan ini, menurutnya, merupakan tambahan di luar kuota Dinas Pendidikan setempat.

“Saya berharap beasiswa ini dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para orang tua dan sekolah. Ini bagian dari upaya bersama agar anak-anak Trenggalek tidak putus sekolah,” ujar politisi PDI Perjuangan itu.

Legislator perempuan satu-satunya dari Dapil VII Jawa Timur itu juga menekankan pentingnya peran semua elemen masyarakat mulai dari Dinas Pendidikan, gerakan PKK, hingga Bunda PAUD di tingkat dasawisma untuk memiliki semangat yang sama dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya sekolah.

“Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Kita semua harus berbondong-bondong menumbuhkan kesadaran bahwa sekolah adalah investasi masa depan,” tutur Novita.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Trenggalek, Agus Setiyono, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Novita Hardini.

Menurutnya, program Wajar 13 Tahun yang digagas sejalan dengan visi Pemkab Trenggalek dalam menekan angka putus sekolah.

“Kami berterima kasih atas dukungan Ibu Novita. Wajar 13 Tahun yang beliau sosialisasikan ini sangat relevan dengan program kami dalam memperluas akses pendidikan bagi semua anak,” ujarnya.

Agus menjelaskan, salah satu tantangan pendidikan di Trenggalek adalah masih adanya siswa yang berhenti sekolah setelah lulus SMP.

Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah daerah menggandeng desa dan kelurahan untuk mendorong anak-anak tersebut mengikuti pendidikan non-formal, seperti program Kejar Paket C, agar tetap memiliki kompetensi dan daya saing.

Novita Hardini berharap dengan kolaborasi lintas sektor dan dukungan dari berbagai pihak, baik pusat maupun daerah, dia optimistis Trenggalek dapat mewujudkan generasi penerus yang cerdas, berdaya saing, dan berkarakter. (aris/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Stadion GDJ Kediri Dikebut, Mas Dhito Bidik Bisa Digunakan pada 2027

Pemerintah Kabupaten Kediri mengalokasikan Rp57 miliar untuk melanjutkan pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati ...
SEMENTARA ITU...

Abidin Fikri Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cumlaude, Soroti Ketimpangan Distribusi Tenaga Medis

JAKARTA – Program Pascasarjana Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur Jakarta resmi meluluskan Abidin Fikri dalam ...
LEGISLATIF

Komisi II DPRD Ngawi Sidak SPMB, Temukan Kesenjangan Jumlah Pendaftar Antar Sekolah

NGAWI – Komisi II DPRD Kabupaten Ngawi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SMP Negeri di wilayah ...
KABAR CABANG

Dapur Umum DPC Sidoarjo Mengepul, Bagikan Ratusan Nasi Kotak untuk Pekerja Jalanan

SIDOARJO – Dapur Umum DPC PDI Perjuangan Sidoarjo kembali mengepul. Ratusan kotak nasi beserta lauk dibagikan ...
KABAR CABANG

Tantri Bararoh: Pelemahan Rupiah Harus Dijawab dengan Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan

Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Tantri Bararoh mengingatkan pelemahan rupiah berpotensi menekan daya ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Pastikan Layanan Kesehatan Warga Banyakan Tetap Berjalan Pasca Puskesmas Tiron Terbakar

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memastikan layanan kesehatan bagi warga Kecamatan Banyakan tetap berjalan ...