Kamis
11 Juni 2026 | 12 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tangani Persoalan di Masyarakat, Bupati Kediri Minta Peran Aktif Ketua RT/RW

pdip jatim 250729 masbup rt rw 1

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) memberi arahan kepada ketua RT/RW untuk lebih peka dengan kondisi masyarakat dan lingkungan sekitar.

Arahan itu disampaikan Mas Dhito dalam acara pembinaan ketua RT/RW di wilayah Kecamatan Pare yang berlokasi di Balai Desa Sambirejo, Senin (28/7/2025).

Sebagai ujung tombak pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat, menurut Mas Dhito, ketua RT/RW harus mengetahui kondisi masyarakat di lingkungannya. Sebagai contoh, masalah stunting.

“Bapak/ibu harus lebih peka lagi, karena yang stunting itu, orang untuk mengakui anaknya stunting kadang malu, itu yang terjadi,” kata Mas Dhito.

Guna membantu mensukseskan program pemerintah dalam pengentasan stunting, Ketua RT/RW diharapkan dapat mensosialisasikan kepada masyarakat yang memiliki balita untuk aktif ke posyandu.

Di sisi lain, sebagai penyambung aspirasi masyarakat, ketua RT juga harus bisa mengetahui persoalan di lingkungan sekitar. Seperti masalah kerusakan jalan atau yang lain.

Melalui forum itu, Mas Dhito juga memberi kesempatan perwakilan dari ketua RT/RW untuk menyampaikan persoalan di daerahnya masing-masing.

Menurut Mas Dhito, untuk menangani persoalan infrastruktur seperti kerusakan jalan desa, perbaikan bisa dilakukan dengan sistem sharing antara pihak desa dengan pemerintah daerah.

“Bapak/Ibu (Ketua RT/RW) saya titip wilayahnya masing-masing, seorang bupati tidak bisa jalan sendiri, butuh jenengan semuanya,” pesannya.

Sebagaimana diketahui, dari 9 desa dan satu kelurahan di Kecamatan Pare, acara pembinaan tersebut diikuti ketua RT/RW dari lima desa. Meliputi Desa Sidorejo, Sambirejo, Sumberbendo, Darungan dan Bendo.

Camat Pare Nizam Subekhi menyebut acara pembinaan bagi ketua RT/RW di wilayahnya dibagi dalam dua sesi.

Sesi kedua, nantinya akan dilaksanakan dengan bertempat di Desa Tulungrejo.

Terkait penanganan stunting di Kecamatan Pare, Nizam kembali mengingatkan kepada ketua RT/RW untuk selalu membantu kader menyampaikan informasi kepada masyarakat supaya mau ke posyandu.

“Untuk wilayah yang kasus stuntingnya masih tinggi, kita geruduk bareng-bareng,” ujarnya. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Said Abdullah: Pemerintah Harus Terbuka terhadap Kritik di Tengah Tekanan Rupiah dan IHSG

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah meminta pemerintah membuka diri terhadap kritik di tengah pelemahan rupiah dan ...
SEMENTARA ITU...

Stadion GDJ Kediri Dikebut, Mas Dhito Bidik Bisa Digunakan pada 2027

Pemerintah Kabupaten Kediri mengalokasikan Rp57 miliar untuk melanjutkan pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati ...
SEMENTARA ITU...

Abidin Fikri Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cumlaude, Soroti Ketimpangan Distribusi Tenaga Medis

JAKARTA – Program Pascasarjana Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur Jakarta resmi meluluskan Abidin Fikri dalam ...
LEGISLATIF

Komisi II DPRD Ngawi Sidak SPMB, Temukan Kesenjangan Jumlah Pendaftar Antar Sekolah

NGAWI – Komisi II DPRD Kabupaten Ngawi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SMP Negeri di wilayah ...
KABAR CABANG

Dapur Umum DPC Sidoarjo Mengepul, Bagikan Ratusan Nasi Kotak untuk Pekerja Jalanan

SIDOARJO – Dapur Umum DPC PDI Perjuangan Sidoarjo kembali mengepul. Ratusan kotak nasi beserta lauk dibagikan ...
KABAR CABANG

Tantri Bararoh: Pelemahan Rupiah Harus Dijawab dengan Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan

Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Tantri Bararoh mengingatkan pelemahan rupiah berpotensi menekan daya ...