Rabu
07 Oktober 2026 | 12 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tampilkan Sisik Melik Desa, Banyuwangi Ethno Carnival 2024 Pukau Ribuan Pasang Mata

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-14072024

BANYUWANGI – Parade fesyen kontemporer Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2024 kembali digelar dengan spektakuler. Ribuan pasang mata menjadi saksi keseruan puluhan talent menampilkan aneka kostum di sepanjang jalan, Sabtu (13/7/2024).

Seperti tak ada habisnya untuk mengulik kekhasan Banyuwangi, BEC kali ini menyajikan berbagai sisik melik potensi desa dalam tajuk “Ndaru Desa: Revival of Village”. Potensi yang tersebar di 189 desa dan 28 kelurahan di bumi Blambangan tersebut tersaji apik dalam enam defile.

Defile pertama menghadirkan warisan budaya yang masih lestari di berbagai desa di Banyuwangi. Seperti halnya kostum dengan nuansa Seblang Olehsari. Dihiasi dengan omprog hijau dan seperangkat gamelan tersaji aktratif melukiskan budaya agraris yang telah berusia ratusan tahun itu.

Disusul kemudian dengan defile keindahan alam yang membentang di ujung timur Jawa ini. Nuansa hijau mendominasi warna kostum yang ditampilkan, menandakan keasrian dan kelestarian alam Banyuwangi yang baru saja ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark. Dipadu dengan kekayaan geologi dan keindahan lautnya.

“Tema ini sengaja kami angkat untuk menekankan pentingnya menghidupkan kembali potensi dan kegiatan lokal dari desa-desa di Banyuwangi,” ujar Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.

Desa, imbuh Bupati Ipuk, tak semata harus memperkuat identitas lokalnya dengan beragam budaya dan potensi alamnya. Namun, juga tentang bagaimana desa beradapatasi dengan berbagai inovasi dan kemajuan teknologi.

“Smart Kampung yang dimulai dari desa sejatinya adalah upaya bagaimana kita semua harus bergegas menyongsong berbagai kemajuan zaman. Mewujudkan kesejahteraan dengan berbagai inovasi,” tutur politisi PDI Perjuangan itu.

Spirit inovasi dan penggunaan teknologi itu kemudian ditampilkan dalam defile berikutnya. Aneka kostum yang menyajikan beragam inovasi dan inklusivitas pemerintahan desa dalam penerapan teknologi digital terejawantah pada kostum-kostum yang futuristik.

Sementara Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, yang turut hadir, mengapresiasi pagelaran yang masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) tersebut.

“Saya melihat event ini bisa jadi acuan bagi penyelenggaraan Kharisma Event Nusantara (KEN) di beberapa daerah lainnya,” ujarnya seusai menyaksikan parade tersebut.

“Paduan dan kreasinya juga sangat bisa menarik banyak kunjungan wisatawan,” imbuhnya.

Selain Sandiaga Uno, pagelaran BEC kali ini juga dihadiri oleh sejumlah menteri lainnya, di antaranya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljo dan Menpan RB Abdullah Azwar Anas. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bupati Lukman Resmikan Pengaktifan Pompa P2AT Tragah, Harap Tingkatkan Intensitas Tanam

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten Bangkalan mengaktifkan kembali pompa P2AT (Proyek Pengembangan Air Tanah) di ...
KRONIK

Pejabat Banyuwangi Jalani Tes Urine dan Tandatangani Pakta Integritas Bebas Narkoba

BANYUWANGI – Pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, mulai camat hingga kepala Organisasi Perangkat ...
EKSEKUTIF

Sanusi Tegaskan Program Sampah di Malang Tak Boleh Berhenti Jadi Pilot Project

MALANG – Bupati Malang Sanusi menegaskan penanganan sampah tidak boleh berhenti sebagai proyek percontohan atau ...
LEGISLATIF

Gen Z Kutisari Gerakkan Ekonomi Kampung, Anas Karno: Patut Diteladani

SURABAYA – Upaya generasi muda di Kutisari, Surabaya, membangun usaha produktif untuk menggerakkan perekonomian ...
SEMENTARA ITU...

Cak Ji dan Risma Sapa Lansia dan Warga Pra-Sejahtera Peserta Periksa Mata Gratis

SURABAYA – Akses pemeriksaan mata bagi lansia dan warga pra-sejahtera perlu terus dibuka. Sebab, gangguan ...
SEMENTARA ITU...

Dari Tegang hingga Pecah dalam Sorak, Ribuan Warga Kediri Rayakan Kemenangan Timnas

KEDIRI – Malam di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG), Kabupaten Kediri, berubah menjadi lautan sorak. Ribuan warga ...