oleh

Taman Bunga Pandulestari, Taman Hobi yang ‘Berbunga’ Ratusan Juta

-UMKM-99 kali dibaca

NGAWI – Menjelang sore, di salah satu sudut Kota Ngawi, seorang pria nampak sibuk merapikan tanaman hias di rak displaynya. Sesekali dia mengamati tatanan tanaman hias, kemudian kembali menenggelamkan diri dalam keasikannya.

Pria ini Yosef Dani Kurniawan, seorang pebisnis tanaman hias yang sudah makan asam garam di dunia pertanaman hias. Yosef -demikan pria itu dipanggil- sudah 16 tahun menggeluti bisnis hobi jual-beli tanaman hias.

Usaha “Taman Bunga Pandulestari” sudah dirintis Yosef sejak tahun 2005. Semua berawal dari hobi yang digelutinya. Yosef beranggapan, hobi jangan malah menghabiskan uang, namun harus bisa membiayai hobi itu sendiri.

“Yang pasti berasal dari hobi, jadi saya ini pecinta lifestyle seperti tanaman hias, ikan, hewan, burung saya suka. Dan saya beranggapan, hobi itu jangan sampai menghabiskan uang, tapi harus bisa membiayai dirinya sendiri,” ujar Yosef, Minggu (23/5/21).

Selain itu, menurut Yosef potensi bisnis tanaman hias di Kabupaten Ngawi yang masih terbuka luas. Sebelum fokus pada usaha tanaman hias, Yosef sempat menggeluti bidang usaha lain: berternak hamster dan kelinci di Malang. Namun setelah menikah, Yosef memutuskan untuk fokus pada usaha tanaman hias.

“sebelum di tanaman hias, tiga tahun saya usaha hamster, kelinci di Malang. Jadi dulu saat hari Sabtu dan Minggu saya pasti di Malang. Nah, waktu usaha hamster itu, saat ambil hamster, peternaknya ternyata juga usaha tanaman hias. Jadi, tiga tahun saya juga ambil tanaman hias dari Malang. Tiga tahun halaman rumah itu sudah penuh dengan tanaman hias. Ya, wis usaha tanaman hias saja, di Ngawi peluangnya bagus,” tambah Yosef.

Menggeluti usaha selama belasan tahun, tentu ada pahit-manis yang dicecep Yosef. Untuk perkara omzet penjualan, Yosef bisa mendapatkan ratusan ribu hingga ratusan juta dalam sebulan.

Saat awal pandemi, usaha “Taman Bunga Pandulestari” juga termasuk yang terdampak. Namun, dampak itu positif untuk keberlangsungan usaha Yosef.

“Jadi, kita juga termasuk terdampak waktu awal pandemi, tapi dampak yang positif. Saat kebanyakan pekerja harus di rumah saja, tanaman hias menjadi penghilang suntuk ketika harus bekerja di rumah,” ungkap Yosef.

Pria pengagum Bung Karno ini pun tidak hanya sekedar berbisnis saja. Melainkan juga berupaya agar dirinya bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Tidak sekadar dagang saja. Saya juga ingin memberikan pelayanan kepada masyarakat. Eman-eman itu, orang beli tanaman sekali dua kali sudah. Seharusnya dengan memelihara tanaman, merawat, kemudian seharusnya bisa memberikan nilai ekonomi dengan menjual Kembali. Saya jual beli tanaman,” tegas Yosef.

Jika sedang berkunjung ke Ngawi sempatkan untuk mengunjungi “Taman Bunga Pandulestari.” Lokasinya tidak jauh dari Alun-alun Kabupaten Ngawi. Berbagai jenis tanaman hias berikut perlengkapan, dapat ditemukan di sana. (mmf/set)

Komentar