Jumat
17 April 2026 | 2 : 49

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Takziah ke Rumah Korban Penganiayaan Suami, Mbak Nia Siap Kawal Hingga Tuntas

PDIP-Jatim-Nia-Kurnia-Fauzi-09102024

SUMENEP – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, takziah ke rumah Nihayatus Saadah, korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang diduga dilakukan suaminya sendiri hingga menyebabkan meninggal dunia, di Desa Lenteng Timur, Kecamatan Lenteng, Rabu (9/10/2024).

Mbak Nia, panggilan akrabnya, mengaku turut berduka atas meninggalnya Nihaya. Ia juga terenyuh mengingat korban memiliki anak kecil yang masih berumur 8 bulan.

“Untuk keluarga besar korban, saya ucapkan turut berduka cita yg mendalam. Semoga tetap diberikan ketabahan dan kesabaran. Dan semoga almarhumah ditempatkan di tempat yang layak di sisi Allah SWT,” ujar Mbak Nia.

Selain menyampaikan duka mendalam, Mbak Nia mendengarkan langsung kesaksian keluarga korban. Ia mencoba menguatkan pihak keluarga agar tabah dan mengikhlaskan semua yang sudah terjadi.

“Saya datang untuk memberi semangat kepada ibu dari almarhumah, dan mendoakan semoga almarhumah mendapatkan tempat yang mulya di surga Allah,” katanya.

Istri Calon Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, itu juga menegaskan bahwa pihaknya akan mengawal kasus ini hingga keluarga korban mendapat keadilan.

“Nanti kita akan komunikasi dengan Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak (KP2A) agar kasus ini dikawal sampai tuntas,” tuturnya.

Ketua TP PKK Kabupaten Sumenep itu berpesan kepada para perempuan agar berani speak up dan berani mengambil sikap, karena perempuan mempunyai hak untuk hidup bahagia dan hidup merdeka tanpa tekanan dan ancaman.

“Atas nama perempuan, saya berharap kasus semacam ini tidak terulang lagi di Kabupaten Sumenep,” tegasnya.

Sementara itu, keluarga korban Nihaya, Miftah, menyampaikan terima kasih kepada Mbak Nia karena telah menyempatkan datang ke rumah duka untuk takziah. Ia juga menyampaikan kepada Mbak Nia agar kasus ini didampingi dan dikawal hingga pihak berwajib.

“Terima kasih kepada ibu Nia karena telah datang ke rumah kami menguatkan keluarga kami. Kami juga minta ke ibu agar kasus ini dikawal, dan alhamdulillah, ibu Nia siap mengomunikasikan dengan pihak KP2A,” tandasnya. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

BERITA TERKINI

Said Abdullah: Pers Harus Jadi Pilar Keempat Demokrasi dan Kontrol Kekuasaan

Saat menerima penghargaan PWI Jatim di HPN 2026, Said Abdullah menegaskan pers harus menjadi pilar keempat ...
HEADLINE

PWI Jatim Anugerahi Said Abdullah, Dinilai Sukses Kelola Kebijakan Fiskal

MH Said Abdullah menerima penghargaan dari PWI Jawa Timur pada puncak Hari Pers Nasional 2026 di Surabaya, atas ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta OPD Surabaya Publikasikan Output dan Outcome Program ke Publik

Eri Cahyadi meminta OPD Surabaya mempublikasikan output dan outcome program untuk meningkatkan transparansi dan ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Terima Penghargaan KWP Awards 2026, Tekankan Peran Media Kawal Kinerja DPR

Puan Maharani menerima penghargaan KWP Awards 2026 dan menegaskan peran penting media dalam mengawal serta ...
LEGISLATIF

Sawah di Pakusari Terdampak Limbah, DPRD Minta Pemkab Jember Pahami UU Pengelolaan Sampah

Pemkab Jember diminta memahami UU Pengelolaan Sampah setelah limbah mencemari irigasi dan mengancam 10 hektare ...
LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...