Jumat
17 April 2026 | 1 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tak Kan Lagi Pinjam Kursi Roda untuk Sang Ibu, Jota Oktavia: Terima Kasih Pak Eri

pdip-jatim-220409-safari-ramadhan-1

SURABAYA – Tepat pada malam ke-7 Ramadhan kemarin, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi didampingi sang istri Rini Indriyani bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) membagikan sembako dan 20 kursi roda di dua masjid sekaligus.

Pertama, membagikan 9 kursi roda di Masjid Marsuah Jalan Ploso Baru No 30, lalu dilanjutkan membagi 11 kursi roda di Masjid Baitul Amin Karang Empat Besar.

Pembagian puluhan paket sembako dan kursi roda itu sebagai rangkaian Roadshow Safari Ramadhan 1443 Hijriah Eri Cahyadi di tiap kecamatan se-Kota Pahlawan.

Saat di Masjid Marsuah, Ploso Baru, sembari membagi kursi roda, pria yang akrab disapa Cak Eri ini berbincang dengan salah satu penerima kursi roda, yakni Jota Oktavia Putri.

Dalam obrolan singkat hangat antara pemimpin daerah dengan rakyat itu, Jota sempat berurai air mata. Dia mengaku terharu karena kini mampu memberi kursi roda bagi sang ibu yang mengalami komplikasi jantung.

“Ibu saya sakit komplikasi, sempat kena sakit jantung beberapa kali, akhirnya tidak bisa jalan dan ibu saya hanya bisa tidur di kamar. Jadi dengan bantuan kursi roda ini, saya sangat bersyukur,” ucap Jota, terbata.

Jota mengaku, selama ini dirinya hanya meminjam kursi roda milik saudaranya untuk mempermudah aktivitas sang ibu. Dengan bantuan kursi roda ini, dia tak-kan lagi pinjam kursi roda untuk ibundanya.

“Terima kasih Pak Eri atas bantuan kursi roda ini, semoga barokah dan sehat selalu sekeluarga. Begitu pula kepada para donatur, kelurahan dan kecamatan yang sudah sedia menyampaikan keluh kesah warganya, terima kasih,” ucapnya.

Di Masjid Marsuah, Cak Eri juga menyempatkan berbuka puasa bersama warga sekitar dan jamaah masjid, dilanjutkan dan shalat berjamaah Magrib.

Usai dari sana, Cak Eri bergegas menuju Masjid Baitul Amin, Tambaksari untuk Shalat Tarawih bersama warga di sana sekaligus membagi kursi roda bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Dalam kesempatannya, Eri juga menyempatkan berdialog dengan salah satu penerima kursi roda, yakni perempuan berusia lanjut, Juleha, yang sejak remaja sudah lumpuh.

Melalui keponakan Juleha, Umi Susanti, dirinya menyampaikan terima kasih dan turut mendoakan kelencaran rezeki kader banteng SUrabaya. “Pak Eri matur nuwun (terima kasih) semoga mendapat berkah nggih pak (ya pak),” ujar Umi.

Melihat masih banyak warga belum tersentuh bantuan, politisi PDI Perjuangan itu tak henti-hentinya terus mengingatkan jajaran camat, lurah, RT/RW, hingga warganya, agar tidak segan untuk melapor pada Pemkot Surabaya saat mengetahui ada tetangga, ataupun sanak saudara yang mengalami kesusahan.

“Saya nyuwun tolong kepada panjenengan (minta tolong kepada warga Surabaya), begitu juga bu lurah, pak lurah, bu camat dan pak camat, sampaikan kalau ada yang gizi buruk, bayi stunting, kemudian ada rumah tidak layak huni, ada warga yang butuh bantuan. Tolong pak RW dan pak RT sampaikan itu ke lurah dan camatnya,” pinta Cak Eri.

Dia menekankan pentingnya saling gotong-royong dan rasa kekeluargaan agar Surabaya menjadi kota yang ‘baldatun toyyibatun warobbun ghofur’.

Sementara terkait UMKM dan Koperasi di Surabaya, dia menjelaskan bahwa 40% dari anggaran Pemkot dialokasikan ke sana. Tujuannya agar angka MBR dan pengangguran dapat terus ditekan di Kota Pahlawan.

“Ketika ada MBR yang belum dapat pekerjaan, kemudian ada warga kesusahan, itu tolong dilaporkan ke Pak Lurah dan Pak Camat. Jangan sampai banyak teori, sampaikan saja biar bisa segera ditangani,” ujarnya.

“Sedangkan, nanti UMKM dan koperasi itu yang mengerjakan harus warga Surabaya, jadi ke depannya tidak ada lagi yang namanya MBR bahkan orang susah di kota ini,” pungkas Eri. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

BERITA TERKINI

Said Abdullah: Pers Harus Jadi Pilar Keempat Demokrasi dan Kontrol Kekuasaan

Saat menerima penghargaan PWI Jatim di HPN 2026, Said Abdullah menegaskan pers harus menjadi pilar keempat ...
HEADLINE

PWI Jatim Anugerahi Said Abdullah, Dinilai Sukses Kelola Kebijakan Fiskal

MH Said Abdullah menerima penghargaan dari PWI Jawa Timur pada puncak Hari Pers Nasional 2026 di Surabaya, atas ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta OPD Surabaya Publikasikan Output dan Outcome Program ke Publik

Eri Cahyadi meminta OPD Surabaya mempublikasikan output dan outcome program untuk meningkatkan transparansi dan ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Terima Penghargaan KWP Awards 2026, Tekankan Peran Media Kawal Kinerja DPR

Puan Maharani menerima penghargaan KWP Awards 2026 dan menegaskan peran penting media dalam mengawal serta ...
LEGISLATIF

Sawah di Pakusari Terdampak Limbah, DPRD Minta Pemkab Jember Pahami UU Pengelolaan Sampah

Pemkab Jember diminta memahami UU Pengelolaan Sampah setelah limbah mencemari irigasi dan mengancam 10 hektare ...
LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...