Kamis
16 April 2026 | 6 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tak Hanya untuk Irigasi, Embung 23 M Ini Bisa Jadi Destinasi Wisata Baru di Malang

pdip-jatim-sanusi-embung-peniwen-2

MALANG – Pemerintah Kabupaten Malang mulai melaksanakan pembangunan embung Peniwen, di wilayah Kecamatan Kromengan.

Bupati Malang HM. Sanusi menjelaskan pembangunan embung Peniwen ini ditujukan agar masyarakat memperoleh manfaat dari pembangunan infrastruktur yang ada, terutama untuk para petani bisa memaksimalkan potensi hasil lahan pertaniannya.

“Pembangunan embung ini merupakan program pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian PUPR RI yang direalisasikan melalui Balai Besar Wilayah Sungai Brantas yang ada di Jawa Timur,” ungkap Sanusi, Sabtu (19/6/2021).

Sanusi mengatakan, setelah selesai proses pembangunannya, Embung ini kelak akan bermanfaat bagi Kabupaten Malang. Khususnya untuk irigasi pertanian,  menampung air hujan dan pariwisata.

“Jadi, fungsinya untuk menampung air dan menghindarkan air hujan agar tidak langsung meresap ke tanah. Supaya bisa dimanfaatkan untuk kepentingan lain seperti wisata dan pengolahan ikan,” terangnya.

Rencananya, Embung Peniwen akan memiliki luas genangan sebesar 16.552.50 meter kubik.

Dengan kapasitas menampung debit air sebesar itu maka diproyeksikan embung ini  dapat mengairi sekitar 70 hektare lahan pertanian. Sehingga masyarakat mendapatkan irigasi lahan pertanian melalui embung tersebut.

Diputuskannya Desa Peniwen sebagai lokasi pemilihan embung sudah melalui rangkaian survei dan proses yang cukup panjang.

Berdasarkan survei lokasi juga, Embung Peniwen ini kelak setelah selesai proses pembangunannya dapat menjadi destinasi wisata baru di Kabupaten Malang.

“Bisa (menjadi potensi wisata) seperti budidaya ikan. Lalu ada perahu dan lainnya yang berhubungan wisata air,” terang bupati dari PDI Perjuangan yang akrab disapa Abah Sanusi tersebut.

Pembangunan ini dapat terealisasi atas kerjasama antara Kementerian PUPR dengan Pemerintah Kabupaten Malang.

Dari segi pembiayaan semua ditanggung dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah Kabupaten Malang hanya melakukan pembebasan lahan sekitar 5 hektare.

“Biayanya hampir Rp 23 miliar. Dan targetnya bisa rampung akhir tahun ini,” pungkasnya. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...
KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...
LEGISLATIF

Indri Dukung Larangan Vape, Soroti Potensi Disalahgunakan untuk Narkotika

Indriani Yulia Mariska mendukung larangan vape karena berpotensi disalahgunakan untuk narkotika dan membahayakan ...
LEGISLATIF

Yordan Soroti Kesenjangan Antarwilayah Jadi Tantangan Utama Pembangunan Jatim

Yordan M Batara Goa menyoroti kesenjangan antarwilayah sebagai tantangan utama pembangunan Jawa Timur dalam RKPD ...
LEGISLATIF

Pastikan Keselamatan Pengendara Jalur Magetan – Sarangan, Diana Sasa Minta Peremajaan Alat Tebang Pohon Bina Marga UPT Madiun

MAGETAN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Timur melalui Bina Marga UPT Madiun ...
UMKM

Cerita Warsito, Kader Banteng Ngawi Merintis Usaha Greenhouse Anggur

NGAWI – Kesuksesan tidak melulu diukur dari gelimang harta yang melimpah ruah. Menemukan kepuasan batin dalam ...